Gagal Menang, Enrique Ogah Cari Alasan
Kamis, 25 September 2014 - 10:28 WIB
Gagal Menang, Enrique Ogah Cari Alasan
A
A
A
BARCELONA - Gagal meneruskan tren kemenangan setelah ditahan imbang tanpa gol melawan Malaga, tidak lantas membuat pelatih Barcelona, Luis Enrique pesimis melihat perkembangan tim asuhannya. La Blaugrana -julukan Barca- terlihat frustasi mencetak gol selama 90 menit, tapi Enrique ogah mencari alasan tentang kinerja anak asuhnya.
"Masih ada banyak pekerjaan tersisa yang harus dilakukan, tapi tim ini berada di jalur yang benar. Kami tahu rasanya kekalahan, tapi ini tentang cara mencarai solusi bukan alasan. Kami bakal terus melakukan intropeksi diri dalam ruang ganti," ucap Enrique dilansir Football-Espana, Kamis (25/9).
"Kami melakukannya ketika menang, atau bahkan ketika menderita kekalahan. Pertandingan ini jelas sangat sulit, tapi kami cukup berhasil. Kami bakal terus melakukan perbaikan," lanjutnya.
Sementara itu terkait dengan penampilan dua pemain Barca yang baru menjalani debut yakni Douglas dan Lionel Messi, mantan juru taktik Barca B itu cukup puas dengan permainan penyerang asal Argentina itu. "Messi layak mendapatkan kredit ketika melawan Malaga. Sementara Douglas berada pada level yang sama sebagai sebuah tim," tutup pelatih 44 tahun itu.
"Masih ada banyak pekerjaan tersisa yang harus dilakukan, tapi tim ini berada di jalur yang benar. Kami tahu rasanya kekalahan, tapi ini tentang cara mencarai solusi bukan alasan. Kami bakal terus melakukan intropeksi diri dalam ruang ganti," ucap Enrique dilansir Football-Espana, Kamis (25/9).
"Kami melakukannya ketika menang, atau bahkan ketika menderita kekalahan. Pertandingan ini jelas sangat sulit, tapi kami cukup berhasil. Kami bakal terus melakukan perbaikan," lanjutnya.
Sementara itu terkait dengan penampilan dua pemain Barca yang baru menjalani debut yakni Douglas dan Lionel Messi, mantan juru taktik Barca B itu cukup puas dengan permainan penyerang asal Argentina itu. "Messi layak mendapatkan kredit ketika melawan Malaga. Sementara Douglas berada pada level yang sama sebagai sebuah tim," tutup pelatih 44 tahun itu.
(akr)