OCA Dukung Qatar

Senin, 06 Oktober 2014 - 13:02 WIB
OCA Dukung Qatar
OCA Dukung Qatar
A A A
INCHEON - Presiden Dewan Olimpiade Asia (OCA) Sheikh Ahmad Al Fahad Al Sabah mendukung penuh Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2002. Ia berkeyakinan bahwa tudingan adanya penyuapan tak lebih dari tindakan rasis.

Sheikh Ahmad berkeyakinan jika terpilihnya Qatar berjalan secara adil dan ia menginginkan semua komunitas olahraga di Asia bersatu untuk melawan tindakan yang menyudutkan Qatar. Ia ingin negeri teluk tetap dipercaya untuk menggelar pesta sepakbola dunia itu.

Soal berita suap ini bukan hal baru. Berita ini sudah marak diberitakan beberapa bulan lalu setelah kali pertama diangkat oleh media Inggris, Sunday Times. Dalam pemberitaannya, disebutkan jika mantan Komite Eksekutif FIFA mendapatkan gelontoran dana dari Presiden Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) Mohamed Bin Hammam sebesar USD 5 Juta (Rp 61 Miliar) untuk menjadikan Qatar sebagai tuan rumah.

Adanya kabar itu langsung membuat FIFA menunjuk Michael Garcia yang merupakan Jaksa di Pengadilan Federal AS untuk melakukan penyelidikan. Tapi, sampai saat ini Garcia belum membeberkan hasil penemuannya tersebut.

"Saya pikir Qatar telah melakukan penawaran dengan fair dan melalui prosedur FIFA. Kami tidak mau membatalkan Piala Dunia di Qatar itu hanya karena pemberitaan negatif di media," ungkapnya dilansir insidethegame, Senin (6/10).

"Kami akan melawan terus sampai akhir dan akan berjuang untuk mendapatkan hak Qatar sebagai tuan rumah. Karena ini semua terkait dengan tindakan rasis. Rata-rata pemberitaan berbau rasis. Kami untuk menang untuk pertama kali, kami bisa memenangkannya untuk kedua kali. Kami menang melawan Amerika dan London. Kami tidak akan menyerahkan hak kami buat siapapun dengan alasan apapun. Asia akan ambil alih, semua Asia akan mengambil posisi, bukan hanya Qatar," lanjut Sheikh Ahmad.

Presiden FIFA Sepp Blatter sendiri sempat membuat blunder saat mengatakan jika pemilihan Qatar sebagai sebuah kesalahan. Namun ia mengatakan hal tersebut karena alasan teknis, yakni soal cuaca panas yang akan dialami peserta dan penonton.

Blatter tidak mempunyai rencana untuk melakukan pemungutan suara ulang. Qatar tetap menjadi tuan rumah sekaligus menepis kabar jika Australia, Jepang, Korsel, dan AS siap menjadi negara pengganti. Kabar ini masih simpang siur, mengingat anggota Komite Eksekutif FIFA asal Jerman, Theo Zwanziger menegaskan jika Qatar bukan tuan rumah Piala Dunia 2002.
(bbk)
Berita Terkait
Fans Timnas Tim Tango...
Fans Timnas Tim Tango Menangis Bangga Usai Argentina Juara Piala Dunia 2022
Promosi Piala Dunia...
Promosi Piala Dunia U-17 di Jakarta
Latihan Timnas U-17...
Latihan Timnas U-17 Jelang Piala Dunia U-17
Latihan Timnas Polandia...
Latihan Timnas Polandia U-17 di Bali
Kisah Volunteer Indonesia...
Kisah Volunteer Indonesia di Piala Dunia 2022, Rela Tak Dibayar dan Beli Tiket Pesawat Sendiri
Profil Abel Lafleur,...
Profil Abel Lafleur, Seniman Prancis Pembuat Trofi Piala Dunia Pertama
Berita Terkini
Local Pride, Ini 8 Tim...
Local Pride, Ini 8 Tim Piala Dunia 2026 yang Pakai Skuad Full Kelahiran Negaranya Sendiri
1 jam yang lalu
Fakta Menarik Piala...
Fakta Menarik Piala Dunia 2026: Italia Gagal ke Piala Dunia, tapi Serie A Penyumbang Pemain Terbanyak
4 jam yang lalu
Gelandang Meksiko Gilberto...
Gelandang Meksiko Gilberto Mora Jadi Pemain Termuda di Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Jafar/Felisha Menang, Fajar/Fikri Tumbang
15 jam yang lalu
Adaptasi Cepat Jadi...
Adaptasi Cepat Jadi Modal Timnas Futsal U-17 Indonesia Menuju Spanyol
19 jam yang lalu
TC Timnas Futsal Indonesia...
TC Timnas Futsal Indonesia U-17 Digeber Jelang Beraksi di Spanyol
19 jam yang lalu
Infografis
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Satelit China Dukung Houthi Yaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved