Garuda Jaya Gagal di Laga Perdana
Jum'at, 10 Oktober 2014 - 17:56 WIB
Garuda Jaya Gagal di Laga Perdana
A
A
A
YANGON - Timnas Indonesia U-19 harus menelan hasil pahit di laga perdana Piala AFC U-19 kontra Uzbekistan, Jumat (10/10). Garuda Jaya yang lambat panas membuat diterkam tim berjuluk Serigala Putih dengan skor 1-3.
Kedua tim yang sama-sama mengincar kemenangan perdana di Grup B bersaing sengit di lini tengah lapangan Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar. Sayang dua kali kelengahan yang terjadi di lini belakang membuat Indonesia sementara tertinggal 0-2 di babak pertama.
Dua gol yang tercipta tersebut akibat kesalahan yang dibuat Indonesia dalam waktu lima menit. Tepatnya di menit ke-19, ketika koordinasi pertahanan Indonesia kurang baik, sayap Uzbekistan Khamdamov Dostonbek berhasil mencuri satu gol.
Kemudian di menit ke-23, Uzbekistan kembali menambah keunggulan. Kesalahan Fatchu Rochman yang melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti memberi keuntungan Urienbov untuk mencetak gol melalui titik putih. 0-2 Indonesia kembali tertinggal dari Uzbekistan yang bertahan hingga turun minum.
Babak kedua bergulir, beberapa pemain diganti Indra Sjafri. Maldini Pali diganti Septian David Maulana di menit ke-47 dan Paulo Sitanggang yang menggantikan Zulfiandi di menit ke-53.
Hasilnya langsung terlihat. Paulo yang belum genap main lima menit mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti untuk memperkecil kedudukan. Tendangan kerasnya gagal dibendung kiper Uzbekistan, Khamraev Dilshod.
Setelah kedudukan berubah, Indonesia yang terlambat panas mulai bangkit. Beberapa kali Evan Dimas mendapat ruang untuk mencetak gol yang sayangnya belum membuahkan hasil.
Hingga memasuki sepuluh menit terakhir waktu normal, Indonesia masih sulit mencari gol penyeimbang. Masuknya Ichsan Kurniawan yang menggantikan Hargianto juga belum memberikan efek manis.
Di menit ke-85, Uzbekistan malah kembali menambah luka Indonesia usai Shukurov Otabek mencetak gol sehingga kedudukan menjadi 3-1. Skor tak berubah hingga peluit panjang menggema di Stadion berkapasitas 50.000 kursi itu yang berarti pertandingan berakhir.
Hasil ini membuat Indonesia gagal mengemas poin perdana di ajang Piala AFC U-19. Dangan kata lain, dua pertandingan sisa kontra Australia dan Uni Emirat Arab harus disapu bersih guna menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya.
Kedua tim yang sama-sama mengincar kemenangan perdana di Grup B bersaing sengit di lini tengah lapangan Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar. Sayang dua kali kelengahan yang terjadi di lini belakang membuat Indonesia sementara tertinggal 0-2 di babak pertama.
Dua gol yang tercipta tersebut akibat kesalahan yang dibuat Indonesia dalam waktu lima menit. Tepatnya di menit ke-19, ketika koordinasi pertahanan Indonesia kurang baik, sayap Uzbekistan Khamdamov Dostonbek berhasil mencuri satu gol.
Kemudian di menit ke-23, Uzbekistan kembali menambah keunggulan. Kesalahan Fatchu Rochman yang melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti memberi keuntungan Urienbov untuk mencetak gol melalui titik putih. 0-2 Indonesia kembali tertinggal dari Uzbekistan yang bertahan hingga turun minum.
Babak kedua bergulir, beberapa pemain diganti Indra Sjafri. Maldini Pali diganti Septian David Maulana di menit ke-47 dan Paulo Sitanggang yang menggantikan Zulfiandi di menit ke-53.
Hasilnya langsung terlihat. Paulo yang belum genap main lima menit mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti untuk memperkecil kedudukan. Tendangan kerasnya gagal dibendung kiper Uzbekistan, Khamraev Dilshod.
Setelah kedudukan berubah, Indonesia yang terlambat panas mulai bangkit. Beberapa kali Evan Dimas mendapat ruang untuk mencetak gol yang sayangnya belum membuahkan hasil.
Hingga memasuki sepuluh menit terakhir waktu normal, Indonesia masih sulit mencari gol penyeimbang. Masuknya Ichsan Kurniawan yang menggantikan Hargianto juga belum memberikan efek manis.
Di menit ke-85, Uzbekistan malah kembali menambah luka Indonesia usai Shukurov Otabek mencetak gol sehingga kedudukan menjadi 3-1. Skor tak berubah hingga peluit panjang menggema di Stadion berkapasitas 50.000 kursi itu yang berarti pertandingan berakhir.
Hasil ini membuat Indonesia gagal mengemas poin perdana di ajang Piala AFC U-19. Dangan kata lain, dua pertandingan sisa kontra Australia dan Uni Emirat Arab harus disapu bersih guna menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya.
(bbk)