Serbia Tuduh Albania Lakukan 'Aksi Teroris Terencana'

Kamis, 16 Oktober 2014 - 03:39 WIB
Serbia Tuduh Albania...
Serbia Tuduh Albania Lakukan 'Aksi Teroris Terencana'
A A A
BELGRADE - Asosiasi Sepak Bola Serbia (FSS) menuduh Albania telah melakukan "aksi teroris terencana" lewat Drone yang dikendalikan dari jarak jauh seraya membawa simbol bendera "Greater Albania" melayang rendah di atas lapangan. Tindakan itu memicu perkelahian yang melibatkan pemain, fans, dan petugas lapangan saat Serbia menjamu Albania pada penyisihan Grup I Kualifkasi Piala Eropa 2016 di Stadion Partizan, Belgrade, Selasa (15/10)

Seperti diberitakan sebelumnya, laga Serbia kontra Albania berakhir rusuh lantaran dipicu oleh Drone (pesawat tak berawak) yang membawa bendera pro Albania dan sebuah pesan bertuliskan 'autochthonous' atau pribumi yang melayang di atas lapangan pertandingan. Bek Serbia, Stefan Mitrovic kemudian menangkap dan menurunkan bendera yang dibawa Drone. Tapi hal itu justru memicu kemarahan pemain Albania sehingga terjadi bentrok antarpemain. Laga dihentikan wasit asal Inggris Martin Atkinson jelang babak pertama usai saat kedudukan 0-0.

"Itu adalah pengalihan politik yang terencana, dan pada akhirnya, itu merupakan faktor kunci yang menyebabkan pertandingan dihentikan," kata FSS dalam sebuah pernyataan, Rabu (15/10). "Yang Mitrovic ingin lakukan adalah melepaskan bendera sehingga pertandingan bisa dilanjutkan tapi pemain Albania menyerangnya. Kami juga ingin menunjukkan tidak ada banner ofensif yang terpampang di tribun pendukung Serbia."

Perkelahian antara pemain pecah setelah beberapa pemain Albania menyambar bendera dari Mitrovic dan kemudian para pemain Albania lari mencari perlindungan ke dalam terowongan untuk menghindari serangan fans tuan rumah. Sementara di atas mereka kembang api dan misil berseliweran.

Setelah penundaan laga sekitar setengah jam, Atkinson menghentikan laga di menit ke-41. Penggemar Albania telah dilarang menghadiri pertandingan, dan kini UEFA telah membuka proses disipliner terhadap Asosiasi Sepak Bola Serbia dan Albania, dan kasus ditangani Badan Kontrol, Etika, dan Disiplin UEFA pada 23 Oktober.
(sha)
Berita Terkait
Kampung di Purbalingga...
Kampung di Purbalingga Dihias Pernak-pernik Piala Eropa
Grup Neraka Bukan Apa-apa,...
Grup Neraka Bukan Apa-apa, Prancis dan Portugal Siapkan Skuad Terbaik
Perkenalkan! Skillzy,...
Perkenalkan! Skillzy, Maskot Piala Eropa 2020
Coret Kean, Italia Pede...
Coret Kean, Italia Pede Bawa Empat Attacante
David Alaba Raih Star...
David Alaba Raih Star of The Match Austria vs Makedonia Utara
Jelang Laga Jerman Melawan...
Jelang Laga Jerman Melawan Perancis
Berita Terkini
Lintasan Tokyo Siap...
Lintasan Tokyo Siap Menguji! Simak Jadwal Lengkap dan Live Streaming di VISION+
1 jam yang lalu
Daftar 26 Pemain Timnas...
Daftar 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Persib dan Persija Terbanyak!
2 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Suguhkan Persaingan Tim Sepak Bola Paling Bergengsi di Asia Tenggara
4 jam yang lalu
Jonatan Christie Tersingkir...
Jonatan Christie Tersingkir di Perempat Final China Open 2026
4 jam yang lalu
Timnas Indonesia Kembali...
Timnas Indonesia Kembali ke Jakarta Besok Jelang Piala AFF 2026, Langsung Uji Coba Stadion Pakansari
4 jam yang lalu
Piala AFF 2026, Juara...
Piala AFF 2026, Juara Bertahan Kenakan Patch Emas KhususMirip Argentina di Piala Dunia
6 jam yang lalu
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved