Cegah Gigit Lagi, Suarez Dapat Bantuan
Sabtu, 25 Oktober 2014 - 04:03 WIB
Cegah Gigit Lagi, Suarez Dapat Bantuan
A
A
A
BARCELONA - Penyerang Barcelona, Luis Suarez mengaku telah menerima bantuan untuk mencegahnya menggigit kembali saat pertandingan. Pemain asal Uruguay itu baru saja mengakhiri sanksi larangan bermain selama empat, setelah menggigit bek Italia, Giorgio Chiellini di Piala Dunia 2014, Juni lalu.
Insiden gigitan Suarez itu bukan yang pertama kali, dua kali ia pernah melakukan gigitan kepada pemain lain. Pertama kepada gelandang PSV Eindhoven, Otman Bakkal pada 2010 dan Bek Chelsea, Branislav Ivanovic di 2013. Kini jelang laga El Clasico kontra Real Madrid di Santiago Bernabeu, Suarez mengaku sudah bisa mengatasi masalah untuk tidak menggigit lagi.
"Saya pikir semua hal buruk telah terjadi di masa lalu. Saya percaya kini sudah berada di jalur yang benar karena banyak orang yang telah membantu. Saya berada ditangan orang yang tepat. Setiap orang mempunyai cara ketiak tertekan. Dalam kasus saya, tekanan dan ketegangan berakhir seperti ini," jelas Suarez dilansir Soccerway, Sabtu (25/10).
"Ada pemain lain yang bereaksi dengan melanggar kaki seseorang, atau menghancurkan muka pemain lain. Apa yang terjadi dengan Chiellini memang sangat buruk. Saya mengerti kenapa semuanya terlihat sangat buruk," tandasnya.
Insiden gigitan Suarez itu bukan yang pertama kali, dua kali ia pernah melakukan gigitan kepada pemain lain. Pertama kepada gelandang PSV Eindhoven, Otman Bakkal pada 2010 dan Bek Chelsea, Branislav Ivanovic di 2013. Kini jelang laga El Clasico kontra Real Madrid di Santiago Bernabeu, Suarez mengaku sudah bisa mengatasi masalah untuk tidak menggigit lagi.
"Saya pikir semua hal buruk telah terjadi di masa lalu. Saya percaya kini sudah berada di jalur yang benar karena banyak orang yang telah membantu. Saya berada ditangan orang yang tepat. Setiap orang mempunyai cara ketiak tertekan. Dalam kasus saya, tekanan dan ketegangan berakhir seperti ini," jelas Suarez dilansir Soccerway, Sabtu (25/10).
"Ada pemain lain yang bereaksi dengan melanggar kaki seseorang, atau menghancurkan muka pemain lain. Apa yang terjadi dengan Chiellini memang sangat buruk. Saya mengerti kenapa semuanya terlihat sangat buruk," tandasnya.
(akr)