Permintaan Menpora

Jum'at, 31 Oktober 2014 - 11:12 WIB
Permintaan Menpora
Permintaan Menpora
A A A
JAKARTA - Kasus "sepak bola gajah" yang menggemparkan persepakbolaan Indonesia tidak lepas dari perhatian pemerintah. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi meminta PSSI mengusut kasus itu hingga tuntas sampai ke akar-akarnya.

Imam yang belum seminggu sebagai Menpora selepas dilantik Presiden Joko Widodo langsung dihadapkan pada masalah olahraga Indonesia, khususnya sepak bola Tanah Air. Tidak ayal, politikus asal Partai Kebangkitan Rakyat (PKB) itu langsung melakukan pergerakan setelah serah terima jabatan dengan Menpora yang lama Roy Suryo.

Imam menyatakan bahwa dirinya akan melakukan pertemuan dengan PSSI sebagai otoritas tertinggi sepak bola Indonesia dalam waktu dekat ini. Tidak hanya itu, dia juga sangat berharap PSSI bisa menyelesaikan permasalahan itu sampai tuntas. Imam berharap kasus seperti itu tidak terjadi lagi ke depannya.

"Dalam waktu dekat, saya akan bertemu pihak PSSI. Tapi, untuk sementara ini saya mengucapkan terima kasih kepada PSSI karena mereka sudah bertindak cepat. Tidak boleh tebang pilih. Kami Kemenpora akan mengamati itu semua. Mana yang kami anggap perlu diperbaiki akan kami sampaikan semua," ungkap Imam.

Kasus sepak bola gajah yang dilakukan PSS Sleman dan PSIS Semarang pada babak 8 besar Divisi Utama 2014 memang mencoreng citra sepak bola Indonesia. Saking parahnya, kasus itu sudah sampai diperbincangkan di media-media internasional. FIFA bahkan dikabarkan akan ambil bagian untuk menginvestigasi kasus tersebut.

Sementara PSSI melalui komisi disiplin (komdis) terlebih dahulu memberikan hukuman berat kepada PSS dan PSIS. Mereka didiskualifikasi dari keikutsertaan di Divisi Utama musim ini. Hukuman itu membuat keduanya dipastikan gagal lolos ke babak semifinal kompetisi kasta kedua di Indonesia tersebut.

Hukuman itu sebenarnya sangat disayangkan karena mereka telah dipastikan lolos ke semifinal. Akan tetapi, demi menghindari Borneo FC, mereka melakukan aksi tak lazim dengan memasukkan bola ke gawang sendiri di Stadion Sasana Krida, Kompleks Akademi Angkatan Udara (AAU), Yogyakarta, Minggu (26/10).

Parahnya, aksi tidak terpuji mereka berdampak buruk atas kelangsungan Divisi Utama. Setelah keduanya didiskualifikasi, babak semifinal Divisi Utama tidak bisa digelar sesuai jadwal semula. PT Liga Indonesia (Liga) bahkan belum bisa memastikan apakah Divisi Utama akan digelar sampai selesai atau tidak?

CEO Liga Joko Driyono menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu proses investigasi yang tengah dilakukan komdis terkait kasus PSS dan PSIS. Investigasi itu membuat Kompetisi Divisi Utama masih menggantung."Belum tahu apakah nanti ada semifinal atau tidak. Kami tidak mau berandai-andai dulu akan seperti apa ke depannya. Kami masih akan menunggu hasil komdis," ujar Joko, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PSSI tersebut.

Decky irawan jasri
(bbg)
Berita Terkait
Sebanyak 12 Klub Liga...
Sebanyak 12 Klub Liga 1 Ramaikan Persaingan di Nusapay Indonesian Football e-League
INAF Gelar Audiensi...
INAF Gelar Audiensi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Berita Terkini
AEF/MANTENA Cup Jadi...
AEF/MANTENA Cup Jadi Ajang Persiapan Atlet Berkuda Indonesia Menuju Asian Games 2026
5 menit yang lalu
HGI Jakarta Domino Tournament...
HGI Jakarta Domino Tournament 2026, Ribuan Peserta Ramaikan Olahraga Pikiran
8 menit yang lalu
Aroma Konspirasi Mencuat....
Aroma Konspirasi Mencuat. Gol Dianulir Wasit, Iran Gagal Lolos Otomatis ke Fase Gugur
11 menit yang lalu
Pesan Menyentuh di Ruang...
Pesan Menyentuh di Ruang Ganti Timnas Iran: Bermain Jujur adalah Jiwa Sepak Bola
21 menit yang lalu
Kapten Timnas Iran Mehdi...
Kapten Timnas Iran Mehdi Taremi: Kemenangan Kami Dirampok Wasit dan FIFA
1 jam yang lalu
Pancasakti Run 2026:...
Pancasakti Run 2026: Lari Sambil Selamatkan Bumi
1 jam yang lalu
Infografis
Jenderal yang Berani...
Jenderal yang Berani Tolak Permintaan AS Memulai Perang Dunia III
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved