Persegres Perpanjang Kontrak Mantan Kiper Timnas U-23
Jum'at, 28 November 2014 - 16:01 WIB
Persegres Perpanjang Kontrak Mantan Kiper Timnas U-23
A
A
A
GRESIK - Kiper muda Persegres Gresik United Aji Saka menjadi salah satu pemain lokal yang masuk rencana perpanjangan kontrak musim depan. Kiper jebolan Arema Indonesia ini bertekad mendapat lebih banyak kesempatan lagi di Indonesia Super League (ISL) 2015.
Musim 2014 lalu menjadi momen terbaik kiper yang pernah mengawal Tim Nasional U-23 tersebut. Bergabung ke Stadion Petrokimia di paruh kedua kompetisi, dia langsung dipercaya menjadi kiper utama oleh pelatih Alfredo Vera.
Bahkan dia menyingkirkan dua kiper senior, yakni Hery Prasetya dan Sukasto Efendi. Sangat beralasan jika manajemen Persegres ingin terus mempertahankannya di Kota Pudak. Kebetulan Aji Saka juga masih berambisi menjadi kiper utama di tim kuning.
Bahkan dia menolak tawaran klub yang membesarkannya, Arema Cronus, untuk kembali ke Malang. Pemain berusia 23 tahun ini merasa sudah waktunya mendapatkan banyak kesempatan di tim reguler sesuai dengan kemampuannya.
Penolakan atas tawaran Arema cukup masuk akal. Sebab dengan bergabung ke Malang lagi, dia tentunya menjadi kiper kedua setelah Kurnia Meiga. Sedangkan peluang untuk menggeser kiper tim nasional tersebut sangat sulit.
"Saya ingin lebih baik dan bermain di banyak pertandingan lagi. Selama di Persegres kemarin saya mendapatkan kepercayaan dan siap bersaing untuk musim depan. Persegres telah memberikan kesempatan yang bagus," ujar Aji Saka.
Aji Saka sendiri musim kemarin sebenarnya juga kurang beruntung di paruh pertama ISL. Sempat membela Persepam Madura United, dia kemudian dilepas dan mencoba peruntungan di Persik Kediri. Tapi lagi-lagi nasibnya kurang bagus.
Baru ketika menuju Gresik, kemampuannya menarik minat pelatih Alfredo Vera yang memberinya kesempatan menjadi kiper ketiga. Di luar dugaan, performanya lebih menjanjikan ketimbang kiper pertama dan kedua, Hery Prasetya dan Sukasto Efendi.
Hingga pertandingan terakhir ISL 2014, pemain ini masih kokoh di bawah mistar Laskar Joko Samudro. "Rata-rata kiper di ISL usianya di atas saya. Tapi saya harus percaya diri bisa bersaing dengan mereka yang sudah banyak pengalaan,"tekadnya.
Hingga kini manajemen Persegres belum menguak siapa di antara tiga kiper yang bakal dipakai untuk musim depan. Namun Manajer Persegres Bagoes Cahyo Yuwono pernah mengatakan Aji Saka menjadi kiper dengan prioritas tertinggi perpanjangan kontrak.
Musim 2014 lalu menjadi momen terbaik kiper yang pernah mengawal Tim Nasional U-23 tersebut. Bergabung ke Stadion Petrokimia di paruh kedua kompetisi, dia langsung dipercaya menjadi kiper utama oleh pelatih Alfredo Vera.
Bahkan dia menyingkirkan dua kiper senior, yakni Hery Prasetya dan Sukasto Efendi. Sangat beralasan jika manajemen Persegres ingin terus mempertahankannya di Kota Pudak. Kebetulan Aji Saka juga masih berambisi menjadi kiper utama di tim kuning.
Bahkan dia menolak tawaran klub yang membesarkannya, Arema Cronus, untuk kembali ke Malang. Pemain berusia 23 tahun ini merasa sudah waktunya mendapatkan banyak kesempatan di tim reguler sesuai dengan kemampuannya.
Penolakan atas tawaran Arema cukup masuk akal. Sebab dengan bergabung ke Malang lagi, dia tentunya menjadi kiper kedua setelah Kurnia Meiga. Sedangkan peluang untuk menggeser kiper tim nasional tersebut sangat sulit.
"Saya ingin lebih baik dan bermain di banyak pertandingan lagi. Selama di Persegres kemarin saya mendapatkan kepercayaan dan siap bersaing untuk musim depan. Persegres telah memberikan kesempatan yang bagus," ujar Aji Saka.
Aji Saka sendiri musim kemarin sebenarnya juga kurang beruntung di paruh pertama ISL. Sempat membela Persepam Madura United, dia kemudian dilepas dan mencoba peruntungan di Persik Kediri. Tapi lagi-lagi nasibnya kurang bagus.
Baru ketika menuju Gresik, kemampuannya menarik minat pelatih Alfredo Vera yang memberinya kesempatan menjadi kiper ketiga. Di luar dugaan, performanya lebih menjanjikan ketimbang kiper pertama dan kedua, Hery Prasetya dan Sukasto Efendi.
Hingga pertandingan terakhir ISL 2014, pemain ini masih kokoh di bawah mistar Laskar Joko Samudro. "Rata-rata kiper di ISL usianya di atas saya. Tapi saya harus percaya diri bisa bersaing dengan mereka yang sudah banyak pengalaan,"tekadnya.
Hingga kini manajemen Persegres belum menguak siapa di antara tiga kiper yang bakal dipakai untuk musim depan. Namun Manajer Persegres Bagoes Cahyo Yuwono pernah mengatakan Aji Saka menjadi kiper dengan prioritas tertinggi perpanjangan kontrak.
(aww)