Kemenpora Jajal Intelijen Olahraga

Jum'at, 05 Desember 2014 - 09:57 WIB
Kemenpora Jajal Intelijen...
Kemenpora Jajal Intelijen Olahraga
A A A
JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menargetkan bisa meningkatkan prestasi saat menjadi tuan rumaah Asian Games 2018. Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan menggunakan intelijen olahraga untuk mengintip kekuatan lawan sekaligus meningkatkan performa atlet Indonesia.

Sekretaris Kemenpora Alfitra Salam mengatakan, pihaknya serius menggarap intelijen olahraga karena selama ini belum ada peningkatan prestasi signifikan yang dialami oleh atlet Indonesia seusai mengikuti multiajang olahraga internasional yang menjadi jadwal rutin keikutsertaan atlet Indonesia tiap tahun.

"Dalam waktu dekat, kami akan membentuk tim kecil yang bertugas melakukan pengkajian soal intelijen olahraga. Sekaligus juga akan kita pikirkan mengenai sumber daya manusia (SDM) yang menjadi pelaku intelijen olahraga tersebut," kata Alfitra dalam diskusi dengan pers di Kemenpora, Kamis (4/12).

Alfitra menjelaskan, program intelijen olahraga itu dilakukan melalui kerja sama dengan Kementerian Luar Negeri. Nantinya, kedutaan besar atau konsulat jenderal Indonesia yang ada di luar negeri akan menjadi agen dalam mengumpulkan data terkait perkembangan latihan cabang olahraga tertentu dari negara lain.

"Sekarang, kita tentukan dulu cabang olahraga apa yang menjadi prioritas kita untuk mendulang medali emas pada Asian Games 2018. Saya berharap program intelijen olahraga ini bisa berlanjut, kalau bisa malah dibentuk dengan atase olahraga," ujar Alfitra menambahkan.

Sedangkan itu koordinator cabang olahraga terukur Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) Hadi Wihardja menegaskan, intelijen olahraga berarti membicarakan detail yang berhubungan dengan ketersediaan data. Dengan hal itu, lanjutnya pelatih bisa merumuskan program latihan yang tepat untuk atlet.

"Atlet dan pelatih juga perlu mengadopsi perkembangan terbaru, jangan sampai ada 'mental blocking' diantara pelatih sehingga tidak mengadopsi perkembangan pola latihan terbaru," kata mantan lifter nasional tersebut.
(wbs)
Berita Terkait
Senyum Dito Ariotedjo...
Senyum Dito Ariotedjo saat Dipanggil Prabowo ke Kertanegara
Menpora dan Komisi X...
Menpora dan Komisi X DPR Bahas Pemangkasan Anggaran Rp1,29 Triliun untuk 202
Menpora Dito Terima...
Menpora Dito Terima Kunjungan Organisasi Kerja Sama Islam Hissein Brahim Taha
Piala Menpora Jadi Benchmark...
Piala Menpora Jadi Benchmark Bergulirnya Kompetisi Olahraga di Indonesia
Terpilih Sebagai Waketum...
Terpilih Sebagai Waketum PSSI, Menpora Belum Pastikan Pengunduran Dirinya
Ini Sosok Dito Ariotedjo,...
Ini Sosok Dito Ariotedjo, Menpora Baru Pilihan Jokowi
Berita Terkini
Ricuh usai Final Piala...
Ricuh usai Final Piala Dunia 2026! Pemain Argentina Layangkan Pukulan Terancam Sanksi
1 jam yang lalu
Daftar Lengkap Juara...
Daftar Lengkap Juara Piala Dunia Terbanyak dari Masa ke Masa: Spanyol 2 Gelar!
2 jam yang lalu
Tangis Lionel Messi...
Tangis Lionel Messi Pecah, Jadi Laga Terakhirnya di Piala Dunia?
2 jam yang lalu
Trump dan Presiden FIFA...
Trump dan Presiden FIFA Disoraki Penonton saat Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Daftar Lengkap Penghargaan...
Daftar Lengkap Penghargaan Individu Piala Dunia 2026: RodriPemain Terbaik!
3 jam yang lalu
Momen Spanyol Angkat...
Momen Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia 2026, Rodri Disetop Trump Sebelum Selebrasi
4 jam yang lalu
Infografis
YouTuber India Ditangkap,...
YouTuber India Ditangkap, Dituding Jadi Agen Intelijen Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved