PBR Ganti Nama- Romantisme Sejarah Bandung Raya

Selasa, 09 Desember 2014 - 09:02 WIB
PBR Ganti Nama- Romantisme...
PBR Ganti Nama- Romantisme Sejarah Bandung Raya
A A A
BANDUNG - Direktur PT Kreasi Performa Pasundan (KPP) Marco Gracia Paulo mengaku belum dapat memastikan pada musim 2015 mendatang penggunaan nama Bandung Raya dapat digunakan sebagai pengganti nama tim Pelita Bandung Raya (PBR).

Keinginan mengganti nama tersebut belum disahkan PT Liga Indonesia selaku operator kompetisi Indonesia Super League (ISL). ”Yang pasti, kami sudah mengajukan pergantian nama PBR menjadi Bandung Raya ke PT Liga. Sampai saat ini prosesnya masih berlangsung,” ujar Marco.

Sejatinya, pergantian nama tersebut bisa saja disahkan mengingat dalam aturan manual Liga Indonesia jika sebuah klub ingin mengubah namanya diharuskan berjalan lebih dari dua musim. Sementara PBR sudah dua musim berjalan. Jadi, pihaknya akan mengupayakan mengganti nama menjadi Bandung Raya saja, meski secara entitas tetap PBR. Nama Bandung Raya memang sudah tidak tampak asing lagi didengar para penikmat sepak bola Tanah Air.

Nama tersebut merupakan sebuah klub yang pernah menjuarai Liga Indonesia kedua pada 1996. Dejan Glusevic hingga Peri Sandria menjadi nama-nama beken yang pernah membawa klub Bandung Raya juara pada saat itu. Klub ini berdiri sejak 1985 pada era kompetisi Galatama. Sejak 1994 Bandung Raya berlaga di kompetisi Liga Indonesia yang merupakan penggabungan dari Kompetisi Perserikatan dan Galatama.

Bandung Raya berjuluk Maung Totol(Macan Tutul) karena Wilayah Bandung Raya merupakan pusatnya Jawa Barat, sesuai dengan fauna identitas Jawa Barat, yaitu macan tutul yang dalam bahasa Sunda maung totol. Bandung Raya membubarkan diri setelah Liga Indonesia 1996/1997 selesai lantaran krisis keuangan. Pada 2007 nama Bandung Raya kembali muncul di Divisi Tiga Zona Jawa Barat, di mana Bandung Raya gagal lolos ke tingkat antarzona se-Jawa.

Pada 2012 Ari D Sutedi, pemilik 65% saham klub Bandung Raya, mengakuisisi seluruh saham Pelita Jaya dan mengganti nama klub tersebut menjadi Pelita Bandung Raya. Pelita Bandung Raya akhirnya bermain di Kompetisi Indonesia Super League (ISL) pada musim 2012/2013.

Musim 2014 nama Pelita Bandung Raya kembali mencuat setelah berhasil menerobos babak semifinal mengalahkan para klub-klub besar lain, seperti Persebaya Surabaya, Mitra Kukar, Sriwijaya FC, Persija Jakarta. ● muhammad ginanjar
(ars)
Berita Terkait
Sebanyak 12 Klub Liga...
Sebanyak 12 Klub Liga 1 Ramaikan Persaingan di Nusapay Indonesian Football e-League
INAF Gelar Audiensi...
INAF Gelar Audiensi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Berita Terkini
Wasit Resmi Piala Dunia...
Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Asal Somalia Ditolak Masuk AS
27 menit yang lalu
Justin Hubner Bisa Absen...
Justin Hubner Bisa Absen Perkuat Timnas Indonesia Lawan Mozambik
10 jam yang lalu
Shin Tae-yong Bawa Gerbong...
Shin Tae-yong Bawa Gerbong Lama Tim Pelatih Timnas Indonesia ke Persija
15 jam yang lalu
Shin Tae-yong Resmi...
Shin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Persija Jakarta
17 jam yang lalu
Insiden Penembakan Dekat...
Insiden Penembakan Dekat Markas Timnas Inggris Bayangi Piala Dunia 2026
18 jam yang lalu
Team RSTelkomsel 5G...
Team RSTelkomsel 5G Juarai Grup R pada Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
18 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved