Malaysia Tunggu Sanksi dan Denda

Selasa, 09 Desember 2014 - 14:13 WIB
Malaysia Tunggu Sanksi...
Malaysia Tunggu Sanksi dan Denda
A A A
PETALING JAYA - Asosiasi Sepak bola Malaysia (FAM) harus siap menerima sanksi dan denda atas insiden penyerangan pendukung Malaysia terhadap suporter Vietnam di leg pertama semifinal Piala AFF 2014. Surat teguran sudah dilayangkan Federasi Sepakbola ASEAN (AFF) terkait insiden berdarah tersebut.

Seperti diwartakan sebelumnya, penyerangan sekelompok pendukung Malaysia ini terjadi di Stadion Shah Alam, Minggu (7/12). Penyebab sementara kemungkinan pendukung Malaysia ini marah setelah Macan Malaya dipermalukan di kandang sendiri dengan skor 1-2.

Tindakan memalukan ini bukan yang pertama. Sebelumnya, pendukung Malaysia juga sempat berulah saat pertandingan persahabatan melawan Filipina. Namun kala itu bukan penyerangan melainkan menyalakan kembang api. Akibatnya, pekan lalu FIFA telah menjatuhkan denda USD 10.000 atau setara dengan Rp123 Juta.
Bukan tidak mungkin insiden yang membuat sejumlah pendukung Vietnam mengalami cedera itu berbuah sanksi yang lebih berat lagi.

Sekjen AFF Datuk Azzuddin Ahmad mengaku geram dengan tindakan memalukan insiden tersebut. "Menang atau kalah adalah bagian dalam permainan dan kami harus menerima hasilnya bukannya menjadi pecundang sakit," tegas Azzuddin dilansir bernama, Selasa (9/12).

"Saya menyesalkan insiden tersebut. Negara lain tidak mempunyai masalah seperti ini. Saya tidak mau berspekulasi soal hukuman yang akan dijatuhkan, dapat denda atau larangan bertanding," imbuhnya.

FAM diberikan waktu tujuh hari untuk memberikan tanggapan atas surat teguran AFF sebelum nantinya dijatuhkan tindakan. Sementara itu, Sekjan FAM Datuk Hamidin Mohd Amin mengatakan polisi telah menahan lima orang terkait penyerangan. "Laporan polisi telah dibuat dan diharapkan polisi bisa menangkap lagi para perusuh," ucapnya.

"Kami pun telah meminta maaf pada Asosiasi Sepak bola Vietnam (VFA) dan Duta Besar Malaysia atas insiden tersebut. Kami pun sudah berbicara dan VFA memberikan jaminan keamanan di leg kedua nanti," pungkas Amin.
(bbk)
Berita Terkait
Piala AFF 2022: Indonesia...
Piala AFF 2022: Indonesia Terakhir Menang Tahun 2016, Ini yang Membuat Vietnam Besar Kepala
Puji Mentalitas dan...
Puji Mentalitas dan Fisik Skuad Timnas Indonesia U-16, Erick Thohir Minta Tak Berpuas Diri
Piala ASEAN Mitsubishi...
Piala ASEAN Mitsubishi Electric Cup 2024, Timnas Singapura Benamkan Kamboja 2-1
Intip Latihan Terakhir...
Intip Latihan Terakhir Timnas Indonesia Jelang Lawan Kamboja di Piala AFF 2022
Jelang Filipina vs Indonesia,...
Jelang Filipina vs Indonesia, Ini Syarat Skuad Garuda Lolos ke Semifinal Piala AFF 2022
Persiapkan AFF di Singapura,...
Persiapkan AFF di Singapura, Timnas Indonesia Diberangkatkan ke Turki
Berita Terkini
5 Fakta Menarik Prancis...
5 Fakta Menarik Prancis Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
56 menit yang lalu
Prancis Lolos ke 16...
Prancis Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Swedia, Mbappe Borong 2 Gol
1 jam yang lalu
Gol Kylian Mbappe Bawa...
Gol Kylian Mbappe Bawa Prancis Ungguli Swedia 1-0 pada Babak Pertama
2 jam yang lalu
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
3 jam yang lalu
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli
3 jam yang lalu
Ramalan Diego Maradona...
Ramalan Diego Maradona Jadi Kenyataan? Kritik Piala Dunia di Amerika Serikat Kembali Viral
4 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved