Panahan Jabar Terapkan Seleksi Ketat

Rabu, 07 Januari 2015 - 15:22 WIB
Panahan Jabar Terapkan...
Panahan Jabar Terapkan Seleksi Ketat
A A A
BANDUNG - Jika beberapa cabang olah raga yang akan berlaga di PON PON XIX/2016 telah menjalani pemusatan latihan daerah (pelatda), berbeda dengan panahan. Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Jawa Barat akan melakukan seleksi ketat sebelum nantinya memasukan atletnya ke pelatda.

Pelatih panahan Jabar, Asep Rahmat menuturkan para atlet yang berhasil meraih medali di Porda XII/2014 lalu tidak otomatis masuk pelatda. Sehingga tim pelatih panahan Jabar memutuskan untuk menggelar seleksi atlet potensial.

Seleksi sendiri dijadwalkan tiga tahap untuk tiga nomor. Di mana untuk nomor ronde compound seleksi akan digelar pada 8-9 Januari, nomor recurve 12-13 Januari dan untuk ronde nasional dilaksanakan 15-16 Januari 2015 di Lapangan Pajajaran, Bandung.

"Kalau permintaan KONI Jabar tanggal 5 Januari 2015 sudah harus masuk Pelatda. Tapi waktu di Porda untuk cabor panahan tidak ada kata peraih mesali otomatis masuk Pelatda. Jadi untuk lebih selektif kami melakukan seleksi lagi,"ungkapnya, Rabu (7/1/2015).

Seleksi sendiri akan diikuti tim Pelatda utuh ditambah dengan atlet peraih mesali di Porda XII/2014 lalu di Kabupaten Bekasi. Hasil dari selesksi itu baru atlet yang lolos akan masuk tim Pelatda Jabar 2015.

Meski begitu, KONI Jabar memberikan jatah Pelatda dimulai dari 125 persen. Sehingga Perpani Jabar tetap menggunakan sistem promosi degradasi.

"Untuk tim Pelatda yang sudah ada kan empat atlet per nomor. Jadi 24 atlet untuk tiga nomor. Ditambah atlet peraih medali di Porda jadi kita ambil sembilan orang tiap nomor. Ini untuk bahan kami laporan ke KONI,"ujarnya.

Mengenai persiapan peralatan sendiri, lanjut Asep, tahun ini peralatan masih menggunakan peralatan yang sudah ada sebelumnya. "Potensi atlet lebih semarak, ternyata daerah banyak atlet tidak masuk Pelatda sebelumnya tapi sekarang mulai muncul. Kami menginginkan ke depan atlet ini yang muncul mengganti seniornya. Karena kualitasnya mulai menyamai seniornya. PPLP juga membantu program junior untuk regenerasi," pungkasnya.
(bbk)
Berita Terkait
Dua Finalis PON XIX...
Dua Finalis PON XIX Jawa Barat dan Maluku Utara Bertemu di Group B
5 Fakta Unik PON XX...
5 Fakta Unik PON XX Papua 2021, dari Keamanan hingga Noken
7 Arena PON XX Papua...
7 Arena PON XX Papua 2021 yang Diresmikan Presiden Jokowi
Memalukan! Muktamar...
Memalukan! Muktamar XIX Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Kendari Ricuh
Muktamar XIX Pemuda...
Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah, Affandi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Intelektual
2 Partai Tinju Internasional...
2 Partai Tinju Internasional Guncang Bali Big Fight XIX
Berita Terkini
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
12 menit yang lalu
The Legend Continues...
The Legend Continues Bergulir di Semarang, Team RS-Telkomsel 5G Siap Hadapi Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
28 menit yang lalu
Simpati Woman Rally...
Simpati Woman Rally Team Siap Tampil di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
45 menit yang lalu
Emil Audero Minta Timnas...
Emil Audero Minta Timnas Indonesia Tak Cepat Puas Usai Kalahkan Oman
1 jam yang lalu
Mathew Baker Cetak Sejarah...
Mathew Baker Cetak Sejarah Jadi Pemain Termuda di Timnas Indonesia
3 jam yang lalu
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
12 jam yang lalu
Infografis
Keras! 5 Negara Ini...
Keras! 5 Negara Ini Terapkan Hukuman Mati untuk Koruptor
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved