Barcelona Gelar Pemilu Akhir Musim
Jum'at, 09 Januari 2015 - 11:09 WIB
Barcelona Gelar Pemilu Akhir Musim
A
A
A
BARCELONA - Berbagai masalah membuat Barcelona limbung. Guna menjaga stabilitas di dalam tim, klub asal Katalan tersebut berencana mempercepat pemilihan presiden baru.
Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu melontarkan rencana ini. Setelah melakukan pembicaraan dengan anggota dewan klub, dia memutuskan untuk memajukan jadwal pemilihan pemimpin baru pada akhir musim nanti. Seharusnya pemilihan presiden baru bergulir 2016. Bartomeu saat ini mengisi posisi Sandro Rosell yang mengundurkan diri awal tahun lalu karena skandal transfer proses transfer kepindahan Neymar.
”Saya ingin menyelesaikan mandat hingga 2016. Tetapi, selama seminggu terakhir, terjadi ketegangan di dalam klub dan itu menciptakan tekanan. Kami ingin meredakan ketegangan sehingga kami bisa fokus untuk hal yang lebih penting, yakni tim, pemain, dan pelatih. Kami ingin terus memberikan dukungan kepada mereka,” ungkap Bartomeu, dilansir ESPN.
Meski baru akan dilaksanakan akhir musim mendatang, beberapa nama calon presiden Barcelona telah bermunculan. Dari sekian banyak kandidat, terdapat empat nama yang dilaporkan siap maju. Salah satunya adalah Bartomeu sendiri. Bartomeu dianggap memiliki kemampuan untuk memimpin klub khususnya dalam periode transisi semasa mengisi pos yang ditinggalkan Rosell. Yang kedua Agusti Benedito.
Kalah bersaing dengan Rosell pada pemilihan 2010, Benedito dinilai cukup layak menjadi salah satu kandidat presiden. Pasalnya, pengusaha otomotif itu memiliki hubungan yang cukup baik dengan pihak klub dan aktif berpartisipasi dalam memberikan pandangannya atas kondisi Barcelona.
Nama lain adalah Victor Font yang merupakan sahabat dari mantan petinggi sebelumnya, Ferran Soriano. Namun, pemimpin konsultan terkemuka, Delta Partners, tersebut lebih banyak menekuni bisnis di luar negeri sehingga banyak yang meragukan dirinya bakal fokus untuk El Azulgrana. Calon terakhir adalah Joan Laporta. Dia menjadi kandidat terkuat karena memiliki pengalaman saat menjadi presiden periode 2003–2010.
Laporta dianggap sebagai salah satu presiden terbaik karena sejumlah kebijakannya yang sukses, salah satunya menunjuk Pep Guardiola sebagai pelatih. Penyelenggaraan pemilu ini diharapkan dapat membantu klub yang tengah diguncang serangkaian masalah. Saat ini Barcelona tidak boleh membeli pemain karena merekrut banyak pemain di bawah umur. Vonis itu berlaku tetap setelah Pengadilan Arbitrase Olahraga menolak banding mereka.
Penampilan di lapangan juga turut buruk. Xavi Hernandez dkk secara mengejutkan takluk 0-1 dari Real Sociedad pada lanjutan Primera Liga, Minggu (4/1). Kekalahan di San Sebastian berbuntut dengan dipecatnya Andoni Zubizarreta dari jabatan sebagai direktur olahraga, disusul wakilnya Carles Puyol.
Alimansyah
Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu melontarkan rencana ini. Setelah melakukan pembicaraan dengan anggota dewan klub, dia memutuskan untuk memajukan jadwal pemilihan pemimpin baru pada akhir musim nanti. Seharusnya pemilihan presiden baru bergulir 2016. Bartomeu saat ini mengisi posisi Sandro Rosell yang mengundurkan diri awal tahun lalu karena skandal transfer proses transfer kepindahan Neymar.
”Saya ingin menyelesaikan mandat hingga 2016. Tetapi, selama seminggu terakhir, terjadi ketegangan di dalam klub dan itu menciptakan tekanan. Kami ingin meredakan ketegangan sehingga kami bisa fokus untuk hal yang lebih penting, yakni tim, pemain, dan pelatih. Kami ingin terus memberikan dukungan kepada mereka,” ungkap Bartomeu, dilansir ESPN.
Meski baru akan dilaksanakan akhir musim mendatang, beberapa nama calon presiden Barcelona telah bermunculan. Dari sekian banyak kandidat, terdapat empat nama yang dilaporkan siap maju. Salah satunya adalah Bartomeu sendiri. Bartomeu dianggap memiliki kemampuan untuk memimpin klub khususnya dalam periode transisi semasa mengisi pos yang ditinggalkan Rosell. Yang kedua Agusti Benedito.
Kalah bersaing dengan Rosell pada pemilihan 2010, Benedito dinilai cukup layak menjadi salah satu kandidat presiden. Pasalnya, pengusaha otomotif itu memiliki hubungan yang cukup baik dengan pihak klub dan aktif berpartisipasi dalam memberikan pandangannya atas kondisi Barcelona.
Nama lain adalah Victor Font yang merupakan sahabat dari mantan petinggi sebelumnya, Ferran Soriano. Namun, pemimpin konsultan terkemuka, Delta Partners, tersebut lebih banyak menekuni bisnis di luar negeri sehingga banyak yang meragukan dirinya bakal fokus untuk El Azulgrana. Calon terakhir adalah Joan Laporta. Dia menjadi kandidat terkuat karena memiliki pengalaman saat menjadi presiden periode 2003–2010.
Laporta dianggap sebagai salah satu presiden terbaik karena sejumlah kebijakannya yang sukses, salah satunya menunjuk Pep Guardiola sebagai pelatih. Penyelenggaraan pemilu ini diharapkan dapat membantu klub yang tengah diguncang serangkaian masalah. Saat ini Barcelona tidak boleh membeli pemain karena merekrut banyak pemain di bawah umur. Vonis itu berlaku tetap setelah Pengadilan Arbitrase Olahraga menolak banding mereka.
Penampilan di lapangan juga turut buruk. Xavi Hernandez dkk secara mengejutkan takluk 0-1 dari Real Sociedad pada lanjutan Primera Liga, Minggu (4/1). Kekalahan di San Sebastian berbuntut dengan dipecatnya Andoni Zubizarreta dari jabatan sebagai direktur olahraga, disusul wakilnya Carles Puyol.
Alimansyah
(ars)