Jatim-Jabar Barter Atlet

Selasa, 27 Januari 2015 - 10:15 WIB
Jatim-Jabar Barter Atlet
Jatim-Jabar Barter Atlet
A A A
SURABAYA - Sukses Jawa Timur merekrut perenang Jawa Barat, Glen Viktor dan Resa Kania Dewi, berimbas pada cabor tenis meja. Dua atlet tenis meja Jawa Timur harus direlakan pindah ke Jabar.

Dua atlet tenis meja itu adalah Gilang Maulana dan Dahlan Haruri yang sudah berlabel nasional. Keduanya beberapa kali menjadi penghuni pelatnas dan kerap membela Indonesia di ajang internasional. Sistem “barter” atlet Jabar dengan Jatim itu terungkap dari pengakuan Ketua Pengprov Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jatim Marzuki Rofi’i.

“Keduanya sudah pindah ke Jabar. Kata orang KONI Jatim, ditukar sama atlet renang Jabar,” kata Marzuki. Ironisnya, Pengprov PTMSI Jatim sebagai induk organisasi tenis meja tidak mengetahui proses kepindahan Gilang maupun Dahlan. “Saya tidak pernah tahu proses kepindahannya dan PTMSI tidak pernah dilibatkan,” ujar Marzuki.

Belum lama ini KONI Jatim memang pernah mengumumkan telah merekrut beberapa perenang dari luar, termasuk Glen Viktor dan Resa Kania Dewi dari Jabar. Kehadiran dua perenang ini diharapkan bisa mendongkrak prestasi renang Jatim pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Jabar. Di PON 2012/ Riau sebelumnya, prestasi renang Jatim memang terpuruk setelah gagal mendapatkan medali emas.

Mereka hanya merebut delapan perak dan enam perunggu. Padahal, dalam sejarah PON, renang selalu menjadi salah satu lumbung emas Jatim. Namun, menurut Marzuki, jika benar KONI Jatim melakukan barter dengan KONI Jabar, keputusan tersebut dianggap kurang bijak. Alasannya, jika ingin mendongkrak prestasi renang jangan mengorbankan cabor lain.

Apalagi, pihak PTSMI Jatim, lanjut Marzuki, belum melakukan tindakan sebelum ada kepastian keduanya benar-benar memperkuat Jabar. Salah satu acuannya adalah April nanti saat Kejurnas Senior yang akan digelar di Surabaya. “Kita lihat saja, apa keduanya turun membela Jabar,” tutur Marzuki.

Rencananya, Kejurnas Tenis Meja Senior akan digelar pada 16–19 April di GOR Unesa Surabaya, “Kami siap melakukan protes jika memang proses mutasi kedua atlet ini tidak sesuai aturan,” ungkap Marzuki.

Rachmad tomy
(bbg)
Berita Terkait
Bikin Sulit Bernapas,...
Bikin Sulit Bernapas, Hindari Pemicu Asma dengan Mosehat
Kejutkan Pelanggan,...
Kejutkan Pelanggan, Brand Fashion Lokal Ini Bagikan Pandora Box
Mengandung Ekstrak Daun...
Mengandung Ekstrak Daun Kelor, Mosehat Diyakini Mampu Luruhkan Batu Ginjal
Jaga Kebersihan Lantai...
Jaga Kebersihan Lantai agar Selalu Nyaman Berada di Rumah
Dukung Pemulihan Pariwisata,...
Dukung Pemulihan Pariwisata, Eazy Property Lavaya Bali Gelar Soft Launching
Penunjang Kinerja Profesional...
Penunjang Kinerja Profesional dengan Mobilitas Tinggi
Berita Terkini
Brasil Resmi Gugat Keputusan...
Brasil Resmi Gugat Keputusan VAR ke FIFA, Gol Lionel Messi Ikut Terseret
3 jam yang lalu
Jadwal Formula 1 Lenovo...
Jadwal Formula 1 Lenovo Austrian Grand Prix 2026, Live Streaming di VISION+
6 jam yang lalu
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen, Streaming VISION+
10 jam yang lalu
Jakarta Siap Jadi Tuan...
Jakarta Siap Jadi Tuan Rumah Kompetisi Berkuda Internasional Terbesar di Asia
10 jam yang lalu
20 Negara yang Lolos...
20 Negara yang Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
11 jam yang lalu
Amerika Serikat Dipecundangi...
Amerika Serikat Dipecundangi Turki 2-3
13 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved