Sponsor Kabur, Klub ISL di Ambang Gulung Tikar

Selasa, 17 Februari 2015 - 14:51 WIB
Sponsor Kabur, Klub...
Sponsor Kabur, Klub ISL di Ambang Gulung Tikar
A A A
JAKARTA - Keinginan Tim 9 yang meminta PT Liga Indonesia (PT. Liga) memundurkan jadwal kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015 dinilai merugikan klub. Selain persoalan finansial yang pasti akan terganggu, pengunduran jadwal ISL membuat program klub menjadi amburadul. Yang dikhawatirkan, jika sponsor kabur, klub ISL tinggal menunggu ajal alias bubar karena gulung tikar.

"Dari sisi kontrak pemain. Diundur sampai kapan? Kalau seminggu mungkin nggak masalah, kalau lebih dari satu bulan tentu bermasalah dengan kontrak. Akan ada penambahan biaya kontrak dan gaji pemain karena banyak klub yang kontrak pemain selama satu tahun (biasanya dua bulan sebelum kompetisi+10 bulan). Nah, kalau mundur lama, ya tentu akan ada penambahan biaya yang cukup besar. Satu bulan gaji saja sudah sekitar 1 miliar kan?,"ungkap manajer Persebaya Surabaya, Sulaiman Hary "Gendhar" Ruswanto.

"Selain masalah finansial, dari sisi pelatih harus mengatur ulang peak performance pemain. Itu tentu sangat berpengaruh bagi persiapan tim. Pemain yang sudah bersiap tampil, tentu konsentrasinya akan menjadi terganggu juga dengan adanya kabar ketidakjelasan kompetisi seperti ini," sambung pria yang sempat menjabat sebagai manajer Persitara Jakarta Utara itu.

Seperti diketahui bersama, PSSI, Liga, dan 18 klub kontestan ISL 2015 satu suara jika kick off ISL tidak akan berubah dari jadwal awal. Yaitu tetap digulirkan pada 20 Februari dengan laga pembuka antara juara bertahan Persib Bandung kontra Persipura Jayapura di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung.

Keputusan yang diambil setelah PSSI, Liga, dan 18 klub ISL menggelar rapat darurat di Jakarta, Senin (16/2), tidak hanya menegaskan jika kick off ISL berjalan sesuai jadwal awal. Akan tetapi juga akan menyurati Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), dengan tujuan agar Presiden mengetahui dengan jelas apa yang terjadi di persepakbolaan Indonesia khususnya kompetisi.

Selain itu, setelah rapat darurat itu juga dijelaskan jika ke- 18 klub kontestan ISL akan mengajukan judicial review atau uji materi UU Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) nomor 3 tahun 2005. Yang ingin ditanyakan adalah kapan pendelegasian lisensi FIFA ke BOPI (Badan Olahraga Profesional Indonesia). Karena dimata klub, apa yang dilakukan BOPI sudah seperti FIFA dan juga AFC.

Setelah menggelar rapat darurat, ke- 18 klub, Liga, dan perwakilan PSSI menjadwalkan menggelar komunikasi dengan BOPI. Penjelasan langsung dari pihak BOPI terkait rekomendasi yang diberikan kepada Tim 9, adalah salah satu hal yang ingin ditanyakan secara langsung oleh pihak klub.
(aww)
Berita Terkait
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham Emiten Erick Thohir & Bank QNB
Bank QNB Indonesia Fokus...
Bank QNB Indonesia Fokus Garap Pasar Korporasi dan Konglomerasi
Upaya Bank Menyediakan...
Upaya Bank Menyediakan Solusi Akses Pendidikan Anak Berkualitas
Bank QNB Indonesia Luncurkan...
Bank QNB Indonesia Luncurkan Reksa Dana Berbasis USD
Bank QNB Indonesia Dapat...
Bank QNB Indonesia Dapat Setoran Modal Tambahan Sebesar Rp442,9 Miliar
Bank QNB Indonesia Memperkuat...
Bank QNB Indonesia Memperkuat Fokus pada Bisnis Perbankan Korporasi
Berita Terkini
Perjuangan Iran di Piala...
Perjuangan Iran di Piala Dunia 2026 Sentuh Hati Infantino
30 menit yang lalu
Messi Pemersatu, Ronaldo...
Messi Pemersatu, Ronaldo Biang Masalah Portugal
1 jam yang lalu
Hary Tanoesoedibjo Harap...
Hary Tanoesoedibjo Harap Atlet Maksimalkan Kemampuan di IIO 2026
1 jam yang lalu
IIO 2026 Resmi Dimulai,...
IIO 2026 Resmi Dimulai, Hary Tanoesoedibjo: Ini Komitmen POBSI Memajukan Biliar Indonesia
1 jam yang lalu
The Championships Wimbledon...
The Championships Wimbledon 2026 Tengah Berlangsung, Nonton Live Streaming di VISION+
2 jam yang lalu
Mengenal Michael Olise,...
Mengenal Michael Olise, Raja Assist dan Otak Serangan Prancis
3 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved