ISL Sesuai Jadwal, Persib Dipastikan Tanpa Penyerang Asing
Selasa, 17 Februari 2015 - 14:53 WIB
ISL Sesuai Jadwal, Persib Dipastikan Tanpa Penyerang Asing
A
A
A
BANDUNG - Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman mengaku tidak mempermasalahkan jadwal kick off Indonesia Super League (ISL) 2015 tetap digelar pada 20 Februari 2015 mendatang. Namun, Persib dipastikan tidak akan diperkuat penyerang asing menyusul belum dapatnya tukang gedor yang sesuai keinginan.
Untuk persiapan, pelatih yang akrab disapa Djanur itu menjelaskan semuanya telah dilakukan termasuk dalam menghadapi AFC Cup 2015 melawan New Radiant (Maladewa), 25 Februari 2015. Pada kick off ISL 2015 nanti, Persib Bandung akan menjamu Persipura Jayapura, di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang Kabupaten Bandung. "Secara keseluruhan kami sudah siap kalaupun tetap digelar tanggal 20 (Februari)," tegas Djanur itu, Selasa (17/2/2015).
Meski begitu, Djanur memastikan pada kick off ISL nanti, skuatnya tidak diperkuat striker asing. Silvio Escobar yang telah menjalani seleksi bersama Maung Bandung pun belum membuktikan kelasnya sebagai mesin gol andalan.
"Kalau main tanggal 20 kita pasti tanpa pemain asing. Escobar kita pastikan tidak lagi menjalani seleksi bersama kita (Persib), karena tidak masuk dalam kriteria. Selain striker asing, kita juga tidak akan menyertakan Firman (Utina). Karena Firman sendiri sampai saat ini kondisi cederanya belum membaik," katanya.
Dengan begitu, pada laga pembuka ISL nanti, jumlah skuatnya masih 21 pemain. Tentu saja dia berharap dalam waktu dekat kuota 25 pemain dapat terpenuhi agar skuatnya tampil maksimal dalam setiap pertandingannya.
"Sampai saat ini baru 22 pemain. Kalau dapat pemain asing jadi 22 pemain. Jelas kita inginkan musim ini diperkuat 25 pemain. Karena kalau 22 pemain cukup sulit juga melakukan rotasi. Artinya kita akan selalu lakukan rotasi dari pertandingan satu ke pertandingan selanjutnya," jelasnya.
Sementara itu, manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar menyambut baik jadwal kick off ISL sesuai jadwal yang telah ditetapkan yakni 20 Februari 2015. Pasalnya, jika jadwal ISL kembali mengalami kemunduran, ditakutkan akan berdampak negatif khususnya bagi manajemen klub itu sendiri.
"Kalau diundur misalkan satu bulan, pasti sangat berbahaya. Seperti misalnya, kalau satu bulan, berarti kita sudah rugi Rp 1 miliar karena harus menggaji pemain," kata Umuh.
Beruntung, kata dia, PT Liga telah menetapkan kick off ISL tetap digelar sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Sehingga tidak ada satupun klub termasuk Persib, yang mengalami kerugian.
Seperti diberitakan PT Liga Indonesia memastikan kick off ISL 2015 tetap sesuai jadwal yakni 20 Februari 2015 yang mempertemukan tuan rumah Persib Bandung melawan Persipura Jayapura. Hal ini disepakati Liga bersama 18 klub peserta ISL 2015 usai menggelar pertemuan darurat di Hotel Parklane, Jakarta, Senin (16/2/2015) malam.
Rapat tersebut digelar untuk membahas pernyataan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) yang ingin menunda kick off ISL 2015 karena tim-tim belum memenuhi persyaratan dan poin yang diinginkan BOPI maupun Tim Sembilan. "Klub ingin mendapatkan garansi dari PT Liga dan PSSI tentang jadwal kompetisi. Statement PT Liga dan PSSI malam ini, Senin (16/2), bahwa PT Liga menetapkan jadwal tetap tidak berubah kick-off 20 Februari dan jadwal-jadwal lainnya," kata CEO PT Liga, Joko Driyono.
Untuk persiapan, pelatih yang akrab disapa Djanur itu menjelaskan semuanya telah dilakukan termasuk dalam menghadapi AFC Cup 2015 melawan New Radiant (Maladewa), 25 Februari 2015. Pada kick off ISL 2015 nanti, Persib Bandung akan menjamu Persipura Jayapura, di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang Kabupaten Bandung. "Secara keseluruhan kami sudah siap kalaupun tetap digelar tanggal 20 (Februari)," tegas Djanur itu, Selasa (17/2/2015).
Meski begitu, Djanur memastikan pada kick off ISL nanti, skuatnya tidak diperkuat striker asing. Silvio Escobar yang telah menjalani seleksi bersama Maung Bandung pun belum membuktikan kelasnya sebagai mesin gol andalan.
"Kalau main tanggal 20 kita pasti tanpa pemain asing. Escobar kita pastikan tidak lagi menjalani seleksi bersama kita (Persib), karena tidak masuk dalam kriteria. Selain striker asing, kita juga tidak akan menyertakan Firman (Utina). Karena Firman sendiri sampai saat ini kondisi cederanya belum membaik," katanya.
Dengan begitu, pada laga pembuka ISL nanti, jumlah skuatnya masih 21 pemain. Tentu saja dia berharap dalam waktu dekat kuota 25 pemain dapat terpenuhi agar skuatnya tampil maksimal dalam setiap pertandingannya.
"Sampai saat ini baru 22 pemain. Kalau dapat pemain asing jadi 22 pemain. Jelas kita inginkan musim ini diperkuat 25 pemain. Karena kalau 22 pemain cukup sulit juga melakukan rotasi. Artinya kita akan selalu lakukan rotasi dari pertandingan satu ke pertandingan selanjutnya," jelasnya.
Sementara itu, manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar menyambut baik jadwal kick off ISL sesuai jadwal yang telah ditetapkan yakni 20 Februari 2015. Pasalnya, jika jadwal ISL kembali mengalami kemunduran, ditakutkan akan berdampak negatif khususnya bagi manajemen klub itu sendiri.
"Kalau diundur misalkan satu bulan, pasti sangat berbahaya. Seperti misalnya, kalau satu bulan, berarti kita sudah rugi Rp 1 miliar karena harus menggaji pemain," kata Umuh.
Beruntung, kata dia, PT Liga telah menetapkan kick off ISL tetap digelar sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Sehingga tidak ada satupun klub termasuk Persib, yang mengalami kerugian.
Seperti diberitakan PT Liga Indonesia memastikan kick off ISL 2015 tetap sesuai jadwal yakni 20 Februari 2015 yang mempertemukan tuan rumah Persib Bandung melawan Persipura Jayapura. Hal ini disepakati Liga bersama 18 klub peserta ISL 2015 usai menggelar pertemuan darurat di Hotel Parklane, Jakarta, Senin (16/2/2015) malam.
Rapat tersebut digelar untuk membahas pernyataan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) yang ingin menunda kick off ISL 2015 karena tim-tim belum memenuhi persyaratan dan poin yang diinginkan BOPI maupun Tim Sembilan. "Klub ingin mendapatkan garansi dari PT Liga dan PSSI tentang jadwal kompetisi. Statement PT Liga dan PSSI malam ini, Senin (16/2), bahwa PT Liga menetapkan jadwal tetap tidak berubah kick-off 20 Februari dan jadwal-jadwal lainnya," kata CEO PT Liga, Joko Driyono.
(bbk)