Membangun Karakter Positif sejak Dini

Sabtu, 21 Februari 2015 - 11:13 WIB
Membangun Karakter Positif...
Membangun Karakter Positif sejak Dini
A A A
Milo terus memberikan kontribusi positif atas perkembangan olahraga di Indonesia, khususnya memberikan wadah kompetisi berkesinambungan sejak usia dini.

Terbukti, selain menggelar ajang bulu tangkis MILO School Competition sejak 2002, lomba lari jalan raya Jakarta 10K sejak 2010, mereka kini memperkenalkan program pembinaan MILO Football Championship. Turnamen itu sangat penting, khususnya menjaring talenta-talenta muda dari ajang sepak bola sejak usia dini. Karena itu, MILO fokus menggelar kompetisi sepak bola antar- Sekolah Dasar yang diikuti lebih dari 1.300 siswa dari 32 sekolah di Jakarta, Medan, dan Makassar.

MILO Football Championship sejatinya bisa menjadi wadah candradimuka tim nasional Indonesia ke depannya. PSSI pun terbantu dengan diadakannya program tersebut. Selain memperkenalkan sepak bola sebagai salah satu cabang olahraga paling populer di Tanah Air, program ini pun bisa menjaring talenta dari seluruh pelosok negeri. Yang jelas, MILO adalah perusahaan swasta yang getol dalam melaksanakan program “Ayo Olahraga”.

MILO juga memberikan kontribusi nyata kepada anak berprestasi kurang mampu dengan mendonasikan 1.000 pasang sepatu olahraga dan memberikan beasiswa sepak bola. Tujuan semua itu untuk mengajarkan mereka, terutama anakanak belajar nilai-nilai penting kehidupan seperti prinsip pantang menyerah, sportivitas, percaya diri, dan kerja sama tim sejak dini.

Semua langkah itu pula yang membuat MILO mendapat penghargaan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berupa Trofi Sanggraha Krida pada 2005. Sementara legendaris bulu tangkis Indonesia Taufik Hidayat bangga terhadap kontribusi MILO.

“Bulu tangkis Indonesia, baik saya maupun PP PBSI bersyukur masih ada salah satu perusahaan, yaitu MILO yang begitu peduli. Padahal, sebetulnya banyak perusahaan yang bisa melakukan itu. Jarang orang mau peduli dan terus konsisten sampai sekarang terus berlanjut,” ujarnya.

Taufik mengatakan, ajang MILO School Competition bertujuan mencari bibit-bibit bulu tangkis masa depan. Di samping itu, dia bersyukur jika ada yang mau, minimal olahraga saja. Karena, hal itu bisa membentuk mereka lebih sportif, membentuk karakter lebih baik, menjauhkan hal negatif.

“Jika sudah jiwanya sportif, kita bisa jadi pribadi yang jujur dan yang pasti sehat. Kalau tidak dari kami, siapa lagi yang bisa membentuk anak-anak muda tersebut?” pungkasnya.

Decky Irawan Jasri
(ftr)
Berita Terkait
Sebanyak 12 Klub Liga...
Sebanyak 12 Klub Liga 1 Ramaikan Persaingan di Nusapay Indonesian Football e-League
INAF Gelar Audiensi...
INAF Gelar Audiensi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Messi Tops The World’s...
Messi Tops The World’s Richest Football Player List
Berita Terkini
Klarifikasi Desak Made...
Klarifikasi Desak Made usai Raih Emas di Krakow: Bukan Kritik kepada Pihak Tertentu
2 jam yang lalu
Presiden FIFA Akhirnya...
Presiden FIFA Akhirnya Mengakui Ditelepon Trump terkait Kartu Merah Balogun
2 jam yang lalu
Angka 7 Tak Lagi Bersahabat...
Angka 7 Tak Lagi Bersahabat dengan Cristiano Ronaldo
4 jam yang lalu
6 Tim Lolos ke Perempat...
6 Tim Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026: Argentina Menyusul atau Tersingkir?
4 jam yang lalu
Amerika Serikat Tersingkir,...
Amerika Serikat Tersingkir, Belgia Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Ronaldo: Portugal Belum...
Ronaldo: Portugal Belum Menang Apa Pun Sebelum Saya, Euro 2016 Setara Piala Dunia
6 jam yang lalu
Infografis
Penampakan Cumi-cumi...
Penampakan Cumi-cumi Raksasa Pertama Kalinya Sejak 100 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved