Urung Jajal Semen Padang, PSIS Tambah Jam Tanding
Senin, 23 Februari 2015 - 16:03 WIB
Urung Jajal Semen Padang, PSIS Tambah Jam Tanding
A
A
A
SEMARANG - PSIS Semarang mengurungkan uji coba dengan kontestan Indonesia Super League (ISL) Semen Padang. Laga yang direncanakan akan digelar pada Sabtu (28/2) malam itu, dibatalkan lantaran ada agenda lain pada saat yang bersamaan dari tim berjuluk Kabau Sirah itu.
Meski gagal mendatangkan Esteban Viscara dkk di Stadion Jatidiri, Mahesa Jenar tetap akan menyiapkan laga uji coba selanjutnya. Pembatalan uji coba itu disampaikan langsung oleh CEO PT. Mahesa Jenar Semarang, perusahaan pengelola PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, saat dihubungi.
''Kemungkinan besar batal. Uji coba akan diganti dengan program latihan dan peningkatan fisik,''kata pemilik nama lengkap Alamsyah Satyanegara Sukawijaya ini.
Dia mengaku senang tidak jadi uji coba, lantaran saat ini masih banyak pemain yang dibekap cedera. Seperti Welly Siagian, yang masih berkutat pada penyembuhan engkelnya. Kemudian beberapa pemain lainnya, yang mengalami cedera ringan. ''Banyak pemain yang masih memar. Harapan saya mereka yang cedera bisa recovery dulu,''ucapnya.
Politisi Partai Demokrat ini belum bisa memastikan pada Maret mendatang sudah ada agenda uji coba lagi. Pihaknya akan melihat terlebih dulu kondisi tim secara keseluruhan.''Ya belum tentu,''katanya.
Meski belum ada agenda uji coba dengan tim selevel ataupun yang levelnya di atas, Direktur Teknik PSIS Setyo Agung Nugroho berharap tetap ada agenda uji coba lagi setelah kontra Semen Padang dibatalkan. Pembatalan memang tidak bisa ditawar lagi karena dari kubu tim tamu sedang ada agenda lain pada hari yang sama.
''Tapi meski tidak dengan Semen Padang, tentu tetap harus uji coba lagi dengan tim yang setara atau pun yang levelnya di atas. Saat ini kami masih sounding-sounding. Dengan begitu, kita jadi tahu kekurangan maupun kelemahan tim sebelum kompetisi resmi bergulir,''ujarnya.
Menurut dia, uji coba tersebut tidak semata-mata mencari kemenangan. Tapi yang lebih penting di sini adalah mengetahui kekuatan tim. Uji coba secara maraton sangat penting untuk mengetahui kondisi tim yang sebanarnya dan sebagai ajang untuk mencoba banyak taktik dan komposisi pemain.
Dengan begitu, kelebihan atau pun kekurangan atas komposisi anyar yang dicoba bisa diukur positif dan negatifnya.''Supaya kesalahan-kesalahan bisa diminimalisasi, perlu ada evaluasi secara berkelanjutan. Misal kekurangan pada uji coba sebelumnya apa, bisa diperbaiki pada uji coba selanjutnya. Tim ini masih perlu banyak jam bertanding,” jelasnya.
Meski gagal mendatangkan Esteban Viscara dkk di Stadion Jatidiri, Mahesa Jenar tetap akan menyiapkan laga uji coba selanjutnya. Pembatalan uji coba itu disampaikan langsung oleh CEO PT. Mahesa Jenar Semarang, perusahaan pengelola PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, saat dihubungi.
''Kemungkinan besar batal. Uji coba akan diganti dengan program latihan dan peningkatan fisik,''kata pemilik nama lengkap Alamsyah Satyanegara Sukawijaya ini.
Dia mengaku senang tidak jadi uji coba, lantaran saat ini masih banyak pemain yang dibekap cedera. Seperti Welly Siagian, yang masih berkutat pada penyembuhan engkelnya. Kemudian beberapa pemain lainnya, yang mengalami cedera ringan. ''Banyak pemain yang masih memar. Harapan saya mereka yang cedera bisa recovery dulu,''ucapnya.
Politisi Partai Demokrat ini belum bisa memastikan pada Maret mendatang sudah ada agenda uji coba lagi. Pihaknya akan melihat terlebih dulu kondisi tim secara keseluruhan.''Ya belum tentu,''katanya.
Meski belum ada agenda uji coba dengan tim selevel ataupun yang levelnya di atas, Direktur Teknik PSIS Setyo Agung Nugroho berharap tetap ada agenda uji coba lagi setelah kontra Semen Padang dibatalkan. Pembatalan memang tidak bisa ditawar lagi karena dari kubu tim tamu sedang ada agenda lain pada hari yang sama.
''Tapi meski tidak dengan Semen Padang, tentu tetap harus uji coba lagi dengan tim yang setara atau pun yang levelnya di atas. Saat ini kami masih sounding-sounding. Dengan begitu, kita jadi tahu kekurangan maupun kelemahan tim sebelum kompetisi resmi bergulir,''ujarnya.
Menurut dia, uji coba tersebut tidak semata-mata mencari kemenangan. Tapi yang lebih penting di sini adalah mengetahui kekuatan tim. Uji coba secara maraton sangat penting untuk mengetahui kondisi tim yang sebanarnya dan sebagai ajang untuk mencoba banyak taktik dan komposisi pemain.
Dengan begitu, kelebihan atau pun kekurangan atas komposisi anyar yang dicoba bisa diukur positif dan negatifnya.''Supaya kesalahan-kesalahan bisa diminimalisasi, perlu ada evaluasi secara berkelanjutan. Misal kekurangan pada uji coba sebelumnya apa, bisa diperbaiki pada uji coba selanjutnya. Tim ini masih perlu banyak jam bertanding,” jelasnya.
(aww)