Tim Kasta Kedua Diuntungkan Jadwal ISL Molor
Selasa, 24 Februari 2015 - 15:09 WIB
Tim Kasta Kedua Diuntungkan Jadwal ISL Molor
A
A
A
KEDIRI - Mundurnya kick off Indonesia Super League (ISL) tak terlalu dipikirkan tim-tim kontestan Divisi Utama 2015. Mereka tetap mempersiapkan skuad dengan serius walau jadwal kompetisi belum menentu setelah adanya penundaan dimulainya ISL 2015.
Seperti musim-musim sebelumnya, kompetisi kasta kedua digelindingkan setelah ISL berjalan. Demikian juga dengan musim ini, rencananya tetap demikian walau mungkin jarak antara dimulainya ISL dan Divisi Utama tak terpaut jauh.
Namun jadwal dimulainya Divisi Utama dipastikan ikut molor. Jauh sebelumnya, PT Liga Indonesia berencana menggelar Divisi Utama pada akhir Februari atau awal Maret. Namun rencana itu berubah seiring perubahan jadwal ISL dan tim kasta kedua coba ambil keuntungan dari situasi ini.
Salah satu tim Divisi Utama, Persepam Madura United, sejauh ini tak begitu terganggu dengan polemik di ISL hingga molornya jadwal kick off. Pelatih Widodo C. Putro mengatakan dirinya siap kapan saja kompetisi Divisi Utama digelar, walau sebenarnya memproyeksikan tim siap pada Maret.
"Yang terpenting Persepam siap segalanya, terlepas kapan kompetisi akan dimulai. Hingga saat ini memang belum ada kepastian (kick off Divisi Utama), sehingga langkah terbaik adalah terus melakukan perbaikan. Semoga tim semakin matang ketika kompetisi bergulir,"harap Widodo C. Putro.
Persepam adalah tim kasta kedua yang paling awal mempersiapkan diri untuk musim ini. Sejak Desember 2014 lalu tim berjuluk Sape Ngamok sudah melakukan seleksi pemain, serta memulai rangkaian uji coba mulai Januari hingga Februari ini.
Persiapan dini tersebut atas pertimbangan Divisi Utama digelar medio Februari-Maret. Ternyata meleset jauh, disebabkan persoalan yang membelit ISL hingga dua kali menunda kick off. Diakui Widodo, situasi ini ada dampak positif dan negatifnya.
Persik Kediri juga coba mengambil keuntungan dari mundurnya Divisi Utama musim ini. Tim asuhan Agus Yuwono bakal lebih memiliki kesempatan membangun kekuatan mengingat Persik relatif terlambat karena sempat membubarkan tim setelah gagal lolos verifikasi.
Dari aspek finansial, Macan Putih juga memiliki waktu untuk menambah modal musim ini, baik dari sumbangan, sponsor, atau patungan Persikmania yang tengah berjalan. Paling tidak Persik memiliki waktu untuk mengatur nafas setelah diterpa krisis.
"Semoga saja jadi keuntungan (bagi Persik) karena kami masih butuh tambahan pemain dan persiapan teknis. Selain itu butuh banyak uji coba lagi agar tim bisa lebih kompak,"kata Musikan, asisten pelatih Persik.
Seperti musim-musim sebelumnya, kompetisi kasta kedua digelindingkan setelah ISL berjalan. Demikian juga dengan musim ini, rencananya tetap demikian walau mungkin jarak antara dimulainya ISL dan Divisi Utama tak terpaut jauh.
Namun jadwal dimulainya Divisi Utama dipastikan ikut molor. Jauh sebelumnya, PT Liga Indonesia berencana menggelar Divisi Utama pada akhir Februari atau awal Maret. Namun rencana itu berubah seiring perubahan jadwal ISL dan tim kasta kedua coba ambil keuntungan dari situasi ini.
Salah satu tim Divisi Utama, Persepam Madura United, sejauh ini tak begitu terganggu dengan polemik di ISL hingga molornya jadwal kick off. Pelatih Widodo C. Putro mengatakan dirinya siap kapan saja kompetisi Divisi Utama digelar, walau sebenarnya memproyeksikan tim siap pada Maret.
"Yang terpenting Persepam siap segalanya, terlepas kapan kompetisi akan dimulai. Hingga saat ini memang belum ada kepastian (kick off Divisi Utama), sehingga langkah terbaik adalah terus melakukan perbaikan. Semoga tim semakin matang ketika kompetisi bergulir,"harap Widodo C. Putro.
Persepam adalah tim kasta kedua yang paling awal mempersiapkan diri untuk musim ini. Sejak Desember 2014 lalu tim berjuluk Sape Ngamok sudah melakukan seleksi pemain, serta memulai rangkaian uji coba mulai Januari hingga Februari ini.
Persiapan dini tersebut atas pertimbangan Divisi Utama digelar medio Februari-Maret. Ternyata meleset jauh, disebabkan persoalan yang membelit ISL hingga dua kali menunda kick off. Diakui Widodo, situasi ini ada dampak positif dan negatifnya.
Persik Kediri juga coba mengambil keuntungan dari mundurnya Divisi Utama musim ini. Tim asuhan Agus Yuwono bakal lebih memiliki kesempatan membangun kekuatan mengingat Persik relatif terlambat karena sempat membubarkan tim setelah gagal lolos verifikasi.
Dari aspek finansial, Macan Putih juga memiliki waktu untuk menambah modal musim ini, baik dari sumbangan, sponsor, atau patungan Persikmania yang tengah berjalan. Paling tidak Persik memiliki waktu untuk mengatur nafas setelah diterpa krisis.
"Semoga saja jadi keuntungan (bagi Persik) karena kami masih butuh tambahan pemain dan persiapan teknis. Selain itu butuh banyak uji coba lagi agar tim bisa lebih kompak,"kata Musikan, asisten pelatih Persik.
(aww)