Sriwijaya FC Hidupkan Lagi Skema Juara
Rabu, 25 Februari 2015 - 16:55 WIB
Sriwijaya FC Hidupkan Lagi Skema Juara
A
A
A
PALEMBANG - Sriwijaya FC mengirim sinyal akan memainkan dua skema permainan di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015. Formasi 4-2-3-1 dan 4-4-2 dianggap pas dengan karakter dan materi pemain Laskar Wong Kito yang musim ini bertabur bintang.
Asisten Pelatih Sriwijaya FC (SFC) Hartono Ruslan menjelaskan, ketika formasi 4-2-3-1 digunakan kekuatan striker asal Kroasia Goran Ljubojevic menjadi tumpuhan kekuatan tim. "Kita gunakan dua formasi 4-2-3-1 dan 4-2-2 untuk kompetisi nanti,"kata Hartono.
Dilanjutkannya, formasi 4-2-3-1 baginya hampir sama dengan pola permainan masa kepelatihan Kas Hartadi. Kala itu striker andalan di lini depan Laskar Wong Kito adalah Hilton Morera. Tipikal permainan cepat dengan satu sentuhan (one-two) berhasil memboyong trofi ISL 2011-2012. "Hampir sama seperti permainan SFC di masa kepelatihannya Mas Kas,"ujarnya.
Sementara pada formasi 4-2-2, pelatih akan menarik duo kapten SFC Titus "Tibo" Bonai dan Ferdinand Sinaga. Sedangkan di lini depan duet Patrich Wanggai dan Goran Ljubojevic dipercaya untuk menjadi senjata pemungkas tim. "Pada formasi ini, kita akan memplot empat penyerang secara langsung. Tetapi proyeksi gol berada di duet Goran dan Wanggai,"ungkapnya.
Secara umum, Hartono menjelaskan, kondisi tim terus melakukan pematangan. Demi memperlihatkan progres jajaran pelatih tentunya ingin melihatnya di laga uji coba nanti. "Tentunya kami membutuhkan laga uji coba untuk kematangan tim. Karena kita akan menggelar turnamen Piala Gubernur di sini. Jadi kita memfokuskan laga tersebut. Dan tur Jawa Timur kembali kami batalkan,"pungkasnya.
Asisten Pelatih Sriwijaya FC (SFC) Hartono Ruslan menjelaskan, ketika formasi 4-2-3-1 digunakan kekuatan striker asal Kroasia Goran Ljubojevic menjadi tumpuhan kekuatan tim. "Kita gunakan dua formasi 4-2-3-1 dan 4-2-2 untuk kompetisi nanti,"kata Hartono.
Dilanjutkannya, formasi 4-2-3-1 baginya hampir sama dengan pola permainan masa kepelatihan Kas Hartadi. Kala itu striker andalan di lini depan Laskar Wong Kito adalah Hilton Morera. Tipikal permainan cepat dengan satu sentuhan (one-two) berhasil memboyong trofi ISL 2011-2012. "Hampir sama seperti permainan SFC di masa kepelatihannya Mas Kas,"ujarnya.
Sementara pada formasi 4-2-2, pelatih akan menarik duo kapten SFC Titus "Tibo" Bonai dan Ferdinand Sinaga. Sedangkan di lini depan duet Patrich Wanggai dan Goran Ljubojevic dipercaya untuk menjadi senjata pemungkas tim. "Pada formasi ini, kita akan memplot empat penyerang secara langsung. Tetapi proyeksi gol berada di duet Goran dan Wanggai,"ungkapnya.
Secara umum, Hartono menjelaskan, kondisi tim terus melakukan pematangan. Demi memperlihatkan progres jajaran pelatih tentunya ingin melihatnya di laga uji coba nanti. "Tentunya kami membutuhkan laga uji coba untuk kematangan tim. Karena kita akan menggelar turnamen Piala Gubernur di sini. Jadi kita memfokuskan laga tersebut. Dan tur Jawa Timur kembali kami batalkan,"pungkasnya.
(aww)