Jajal Persela Sebelum Turnamen Segitiga

Minggu, 01 Maret 2015 - 13:50 WIB
Jajal Persela Sebelum...
Jajal Persela Sebelum Turnamen Segitiga
A A A
JAKARTA - Daftar cedera pemain tak membuat Persija Jakarta mengurungkan niat menggelar uji coba melawan Persela Lamongan. Sore nanti di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Persija mencari modal sebelum menjalani turnamen segitiga melawan Arema Cronus dan Sriwijaya FC (SFC).

Turnamen yang diikuti Persija menggunakan dua tempat, yaitu Palembang dan Malang dengan format home and away. Ketiga tim bertanding sebanyak empat kali, sedangkan untuk menentukan juara dengan cara pengumpulan poin peringkat 1 dan 2 akan bertemu pada final. Putaran pertama berlangsung pada 5–9 Maret dimainkan di Stadion Kanjuruhan, Malang, kandang Arema.

Putaran kedua dimainkan di kandang SFC, Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring pada 12–16 Maret. Sementara final diperkirakan berlangsung pada 18 atau 19 Maret. Nah, laga melawan Persela dianggap tepat untuk membentuk kepercayaan diri pemain, sebelum terbang ke Malang dan Palembang.

Selain itu, uji coba juga digunakan untuk menguji kesiapan Persija karena banyak pemain inti yang dihantam cedera sehingga Pelatih Rahmad Darmawan harus tampil dengan komposisi pemain alternatif. Pemain yang cedera adalah Greg Nwokolo, Martin Vunk, Ismed Sofyan, Gilbert Dwaramury, Vava Mario Yagalo, Abdul Rahmad Lestaluhu, Alfin Tuasalamony, Gunawan Dwi Cahyo, dan Muhammad Ilham.

”Ada beberapa pemain cedera, tapi masih ada alternatif lain. Ini justru bagus untuk persiapan tim,” kata Rahmad. Sementara Persela tetap percaya diri melawan Persija. Mereka akan tampil dengan gaya yang biasa dimainkan selama ini, yakni bermain lebih ”dalam”, tidak terlalu membuka diri dan mengoptimalkan serangan balik dengan cepat. ”Mungkin strateginya tidak jauh dengan waktu di SCM Cup lalu.

Persela memiliki kemampuan bertahan dengan baik serta kecepatan untuk melakukan serangan balik. Tapi, semuanya masih tergantung situasi pada pertandingan nanti,” ujar Didik Ludiyanto, Asisten Pelatih Persela Lamongan, Sabtu (28/2). Walau selama ini dikenal sebagai tim defensif, Didik meyakini timnya mempunyai potensi untuk bermain ofensif. Sebab, menurut dia, Persela memiliki beberapa pemain yang berbahaya saat melakukan penetrasi ke pertahanan lawan.

Jika Persela terperangkap pada strategi negatif, ada beberapa pemain yang bisa mengotaki strategi serangan balik. Ada nama Zaenal Arifin, Pedro Javier, Yogi Novrian, Arif Ariyanto, dan Balsa Bozovic yang bisa dilibatkan secara efektif dalam taktik tersebut. ”Kami belum memutuskan bagaimana formasi lawan Persija nanti. Bagaimana pun susunan pemainnya, kami tetap akan mencoba melakukan rotasi. Saya berharap tim bisa bermain dengan kemampuan terbaiknya, walau hanya uji coba,” ujar Didik.

Kukuh setyawan
(bbg)
Berita Terkait
Sebanyak 12 Klub Liga...
Sebanyak 12 Klub Liga 1 Ramaikan Persaingan di Nusapay Indonesian Football e-League
INAF Gelar Audiensi...
INAF Gelar Audiensi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Messi Tops The World’s...
Messi Tops The World’s Richest Football Player List
Berita Terkini
Jadwal Formula 1 Lenovo...
Jadwal Formula 1 Lenovo Austrian Grand Prix 2026, Live Streaming di VISION+
2 jam yang lalu
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen, Streaming VISION+
6 jam yang lalu
Jakarta Siap Jadi Tuan...
Jakarta Siap Jadi Tuan Rumah Kompetisi Berkuda Internasional Terbesar di Asia
6 jam yang lalu
20 Negara yang Lolos...
20 Negara yang Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Amerika Serikat Dipecundangi...
Amerika Serikat Dipecundangi Turki 2-3
9 jam yang lalu
Australia Lolos ke 32...
Australia Lolos ke 32 Besar usai Bermain Imbang Lawan Paraguay
9 jam yang lalu
Infografis
7 Negara Tertua di Dunia,...
7 Negara Tertua di Dunia, Lahir sebelum Dunia Punya Peta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved