Ditangkap Polisi saat Berhubungan Badan dengan ABG

Rabu, 04 Maret 2015 - 10:45 WIB
Ditangkap Polisi saat...
Ditangkap Polisi saat Berhubungan Badan dengan ABG
A A A
Setelah sempat mendekam di penjara selama kurang dari 24 jam, Kepolisian Durham akhirnya melepaskan Adam Johnson. Winger Sunderland itu harus berurusan dengan aparat keamanan setelah tertangkap berkencan dengan seorang anak baru gede (ABG) berusia 15 tahun di rumah mewah seharga 1,85 juta pounds miliknya di Durham, timur laut Inggris.

Laporan sejumlah media Inggris menyatakan, polisi menyerbu rumah Johnson pada Senin (2/3) pagi waktu setempat. Kabarnya, penggerebekan itu dilakukan atas laporan orang tua sang remaja. Polisi lalu menyatakan pesepak bola bergaji 50.000 pounds per pekan yang memiliki 12 caps bersama tim nasional Inggris itu melanggar regulasi tentang larangan berhubungan badan dengan seseorang di bawah usia 16 tahun.

Di Inggris dan sejumlah negara, usia 15 tahun masih tergolong kanak-kanak. “Sunderland memutuskan membekukan sementara posisi Johnson di klub hingga polisi menyelesaikan proses investigasinya. Kami tidak akan mengeluarkan pernyataan lagi hingga masalah ini selesai,” bunyi pernyataan resmi manajemen The Black Cats , yang bergerak cepat merespons tindakan tidak terpuji mantan pemain Manchester City tersebut, dilansir AFP.

Tertangkapnya Johnson oleh Polisi Durham tidak terlalu mengejutkan. Pasalnya, pesepak bola seharga 10 juta pounds itu membangun reputasi sebagai penggemar pesta saat masih membela Man City, lima tahun lalu. Saat itu, dia menyewa rumah yang pernah ditempati Cristiano Ronaldo saat membela Manchester United (MU) di Alderley Edge. Di tempat tersebut, Johnson sering menggelar pesta bersama rekan-rekan pria dan wanitanya.

Akibat aktivitas yang melebihi batas kewajaran itulah karier Johnson di Man City mereda. Dia lalu pindah ke Sunderland pada 24 Agustus 2012. Di klub tempat kota kelahirannya itulah Johnson mulai berkencan dengan seorang model lokal, Stacey Flounders. Pasangan ini telah dikaruniai seorang putri yang diberi nama Ayla Sofia.

Ayla lahir pada 8 Januari 2015. Menanggapi skandal yang dialami Johnson, otoritas tertinggi sepak bola Inggris (FA) belum bersedia memberi tanggapan. Sama seperti manajemen The Black Cats , para petinggi FA juga menyerahkan sepenuhnya masalah tersebut kepada pihak berwajib.

Mereka memastikan hukuman tambahan kemungkinan akan dijatuhkan bila polisi dan pengadilan menyatakan pemain kelahiran 14 Juli 1987 itu bersalah berhubungan badan dengan ABG. “Untuk saat ini tidak ada komentar resmi dari FA. Kami tidak pada posisi menilai masalah ini. Kami menyerahkan semuanya kepada pihak yang berwenang untuk melakukan penyelidikan mendalam,” bunyi pernyataan juru bicara FA kepada sejumlah media olahraga Inggris saat dimintakan komentar tentang penangkapan Johnson.

Andri Ananto
(bbg)
Berita Terkait
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Messi Tops The World’s...
Messi Tops The World’s Richest Football Player List
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Download Football Manager...
Download Football Manager Gratis! Begini Caranya
Berita Terkini
AS vs Paraguay: Tuan...
AS vs Paraguay: Tuan Rumah Unggul Tipis
12 menit yang lalu
Perbandingan Harga Tiket...
Perbandingan Harga Tiket Piala Dunia 2022 vs 2026 Bikin Melongo: Final Tembus Rp113 Juta
42 menit yang lalu
Amerika Serikat vs Paraguay:...
Amerika Serikat vs Paraguay: Awal Krusial di Grup D Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Megah di Panggung, Sepi...
Megah di Panggung, Sepi di Tribun: Potret Pembukaan Piala Dunia 2026 di Kanada
3 jam yang lalu
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved