Persegres Gigit Jari Gagal Jajal Tim ISL
Rabu, 04 Maret 2015 - 16:53 WIB
Persegres Gigit Jari Gagal Jajal Tim ISL
A
A
A
GRESIK - Persegres Gresik United gigit jari gagal menjajal tim sesama tim Indonesia Super League (ISL). Pasalnya, hingga saat ini Persegres tidak memiliki satu pun agenda uji tanding dengan tim selevel ISL. Padahal Persela Lamongan sudah menghadapi Persija Jakarta. Arema Cronus pun menjadwalkan lawan Persija, Sriwijaya FC, serta mengikuti turnamen di Bali.
Persebaya Surabaya rencananya ikut andil di Piala Gubernur Sumatera Selatan pertengahan Maret nanti. Terpaksa Persegres hanya mengoptimalkan uji coba lawan tim-tim lokal yang kekuatannya jelas bukan ujian bagus bagi tim asuhan Liestiadi.
"Sampai sekarang belum ada (rencana uji coba lawan tim ISL). Saya inginnya menghadapi tim besar ISL yang kekuatannya di atas Persegres. Tapi ternyata sebagian besar tim sudah memiliki rencana sendiri," jelas Liestiadi, Pelatih Persegres Gresik United.
Tim-tim seperti Persija Jakarta, Sriwijaya FC, Arema Cronus, serta Persib Bandung, sejatinya menjadi lawan yang diinginkan Liestiadi. Mereka tentu akan memberikan tekanan pada tim Persegres, sehingga pelatih lebih mudah mendeteksi kelemahan-kelemahan di tim.
Jika selama Maret tak juga menemukan lawan sepadan, maka dia cukup mengoptimalkan tim lokal. Tim berjuluk Laskar Joko Samudro juga berencana mencari lawan dari kompetisi level dua atau Divisi Utama. "Semoga ada tim profesional yang bisa diajak ujicoba," tambahnya.
Sejak bertarung menghadapi PSM Makassar dan Persela Lamongan pada awal Februari silam, belum ada lawan tangguh lagi yang dicicipi Bima Sakti dkk. Lawan terakhir adalah Dalegan FC, yakni tim amatir asal Gresik. Praktis, progres tim Persegres belum begitu terlihet jelas.
Situasi itu sangat kontras dengan tim lain. Persela yang notabene tetangga terdekat, bahkan menggelar empat ujicoba lawan tim profesional dalam sepekan, yakni lawan Persija Jakarta, Persibat Batang, Persipur Purwodadi, serta PSM Makassar.
Persebaya Surabaya rencananya ikut andil di Piala Gubernur Sumatera Selatan pertengahan Maret nanti. Terpaksa Persegres hanya mengoptimalkan uji coba lawan tim-tim lokal yang kekuatannya jelas bukan ujian bagus bagi tim asuhan Liestiadi.
"Sampai sekarang belum ada (rencana uji coba lawan tim ISL). Saya inginnya menghadapi tim besar ISL yang kekuatannya di atas Persegres. Tapi ternyata sebagian besar tim sudah memiliki rencana sendiri," jelas Liestiadi, Pelatih Persegres Gresik United.
Tim-tim seperti Persija Jakarta, Sriwijaya FC, Arema Cronus, serta Persib Bandung, sejatinya menjadi lawan yang diinginkan Liestiadi. Mereka tentu akan memberikan tekanan pada tim Persegres, sehingga pelatih lebih mudah mendeteksi kelemahan-kelemahan di tim.
Jika selama Maret tak juga menemukan lawan sepadan, maka dia cukup mengoptimalkan tim lokal. Tim berjuluk Laskar Joko Samudro juga berencana mencari lawan dari kompetisi level dua atau Divisi Utama. "Semoga ada tim profesional yang bisa diajak ujicoba," tambahnya.
Sejak bertarung menghadapi PSM Makassar dan Persela Lamongan pada awal Februari silam, belum ada lawan tangguh lagi yang dicicipi Bima Sakti dkk. Lawan terakhir adalah Dalegan FC, yakni tim amatir asal Gresik. Praktis, progres tim Persegres belum begitu terlihet jelas.
Situasi itu sangat kontras dengan tim lain. Persela yang notabene tetangga terdekat, bahkan menggelar empat ujicoba lawan tim profesional dalam sepekan, yakni lawan Persija Jakarta, Persibat Batang, Persipur Purwodadi, serta PSM Makassar.
(aww)