Pemain Persebaya Asal Kroasia Kabur ke Singapura
Sabtu, 07 Maret 2015 - 18:31 WIB
Pemain Persebaya Asal Kroasia Kabur ke Singapura
A
A
A
SURABAYA - Persebaya sudah tak mungkin lagi berharap Roberto Alviz kembali. Pasalnya, gelandang asal Kroasia ini ternyata sudah resmi bergabung dengan salah satu peserta Singapura League, Tampines Rovers.
Tampines merekrut Alviz mengantikan posisi Srecko Mitrovic yang harus absen karena operasi tendon achilles. Bersama The Stags -julukan Tampines- mantan pemain DPMM itu dikontrak selama enam bulan. Bahkan, gelandang berusia 30 tahun tersebut sudah memulai debutnya bersama Tampines dalam pertandingan melawan Young Lions, Kamis (5/3/2015) malam di Jurong West Stadium. Dalam pertandingan itu, Alviz diusir wasit setelah menerima kartu kuning kedua.
Tak pelak kabar tersebut membuat kubu Persebaya geram. Maklum, sebelumnya Alfiz pamit pulang ke Kroasia untuk menjeguk istrinya, "Dia sudah menerima uang DP dari Persebaya. Tiba-tiba pergi tanpa alasan yang jelas. Dia bilang bilang pergi ke Kroasia karena istrinya melahirkan. Ternyata malah main di Singapura," kata Eko Yudiono, media officer Persebaya.
Sebaliknya, CEO Persebaya, Gede Widiade justru sangat senang sekaligus lega karena kehilangan Alviz. "Attitute-nya sangat tidak cocok dengan Persebaya. Dia sudah kita keluarkan dari Persebaya," ucapnya.
Ditambahkan Gede, selama berada di Persebaya, Alviz tergolong pemain yang sangat rewel. Bahkan, Alviz kerap marah di luar lapangan dengan sebab yang sepele. Padahal di lapangan, ketika bercengkrama dengan rekan pemain dan media, Alviz sangat ramah.
"Selama saya pegang tim, tidak pernah saya temui pemain yang seperti dia. Kelihatannya saja waktu di lapangan sangat ramah," ucap pria yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi PSSI Kota Surabaya ini.
Kepastian Alviz hengkang, membuat peluang dua pemain asing seleksi Berthand Mbamba dan Kim bergabung dengan Persebaya cukup besar. Apalagi juga ada kabar, manajeman akan mengevaluasi penampilan mantan pemain Manchester United, Eric Djemba-Djemba yang tidak kunjung membaik.
Tampines merekrut Alviz mengantikan posisi Srecko Mitrovic yang harus absen karena operasi tendon achilles. Bersama The Stags -julukan Tampines- mantan pemain DPMM itu dikontrak selama enam bulan. Bahkan, gelandang berusia 30 tahun tersebut sudah memulai debutnya bersama Tampines dalam pertandingan melawan Young Lions, Kamis (5/3/2015) malam di Jurong West Stadium. Dalam pertandingan itu, Alviz diusir wasit setelah menerima kartu kuning kedua.
Tak pelak kabar tersebut membuat kubu Persebaya geram. Maklum, sebelumnya Alfiz pamit pulang ke Kroasia untuk menjeguk istrinya, "Dia sudah menerima uang DP dari Persebaya. Tiba-tiba pergi tanpa alasan yang jelas. Dia bilang bilang pergi ke Kroasia karena istrinya melahirkan. Ternyata malah main di Singapura," kata Eko Yudiono, media officer Persebaya.
Sebaliknya, CEO Persebaya, Gede Widiade justru sangat senang sekaligus lega karena kehilangan Alviz. "Attitute-nya sangat tidak cocok dengan Persebaya. Dia sudah kita keluarkan dari Persebaya," ucapnya.
Ditambahkan Gede, selama berada di Persebaya, Alviz tergolong pemain yang sangat rewel. Bahkan, Alviz kerap marah di luar lapangan dengan sebab yang sepele. Padahal di lapangan, ketika bercengkrama dengan rekan pemain dan media, Alviz sangat ramah.
"Selama saya pegang tim, tidak pernah saya temui pemain yang seperti dia. Kelihatannya saja waktu di lapangan sangat ramah," ucap pria yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi PSSI Kota Surabaya ini.
Kepastian Alviz hengkang, membuat peluang dua pemain asing seleksi Berthand Mbamba dan Kim bergabung dengan Persebaya cukup besar. Apalagi juga ada kabar, manajeman akan mengevaluasi penampilan mantan pemain Manchester United, Eric Djemba-Djemba yang tidak kunjung membaik.
(rus)