Terlalu Individual
Senin, 09 Maret 2015 - 09:46 WIB
Terlalu Individual
A
A
A
BILBAO - Real Madrid terancam kehilangan takhtanya di puncak klasemen sementara Primera Liga. Tumpulnya daya gedor dan permainan individualis menjadi biang kerok yang berujung kekalahan 0-1 di San Mames, markas Athletic Bilbao, dini hari kemarin.
Mendominasi jalannya pertandingan dan memiliki sejumlah peluang tak membuat Los Blancos pulang dengan apa yang diharapkan. Gol semata wayang Aritz Aduriz pada menit ke-26 membuat Madrid meninggalkan San Mames dengan tangan hampa. Kekalahan tersebut memperpanjang torehan buruk Madrid yang belum pernah menang dalam dua pertandingan Primera Liga terakhir.
Sebelumnya Iker Casillas dkk juga gagal memetik tiga poin setelah ditahan 1-1 oleh Villarreal, Senin (2/3). Menanggapi kekalahan yang dialami timnya, Carlo Ancelotti mengaku bertanggung jawab penuh. Dia mengatakan, buruknya penyelesaian akhir menjadi salah satu faktor utama kegagalan Madrid meraih kemenangan. ”Masalah kami bukan di lini pertahanan.
Dalam dua pertandingan, kami hanya mencetak satu gol dan itu dari titik penalti. Ini harus segera diperbaiki. Kami justru bermain terlalu individual ketika kami memerlukan bermain cepat dengan sedikit sentuhan,” kata Ancelotti, dilansir Inside Spanish Football.
Buruknya penampilan Madrid tidak terlepas dari melempemnya trio BBC Karim Benzema, Gareth Bale, dan Cristiano Ronaldo. Namun, Ancelotti mengatakan, seluruh anggota tim bertanggung jawab penuh atas kekalahan yang mereka alami. ”Ini bukan masalah individu. Mereka (Benzema, Bale, dan CR7) memang tidak bermain baik, tetapi itu bukan kesalahan mereka. Setiap orang bertanggung jawab dalam melakukan serangan dan melakukan tugas mereka masing-masing,” ujarnya.
Kekalahan di San Mames membuat persaingan memperebutkan gelar Primera Liga makin menarik. Los Blancos yang mogok di poin 61, terancam turun dari takhta jika Barcelona menang saat menjamu Rayo Vallecano dini hari tadi. Pasalnya, saat berita ini diturunkan, kedua tim hanya berselisih dua angka. Ancaman kudeta itu takmembuat Ancelotti khawatir. Pelatih asal Italia itu menilai perburuan gelar Primera Liga masih sangat panjang. Karena itu, dia memilih fokus memperbaiki kesalahan agar timnya dapat kembali ke bentuk permainan terbaik.
”Saya tidak akan menyerah. Kenyataannya Primera Liga menjadi semakin sulit, tetapi ini belum berakhir. Kami akan berjuang untuk memperbaiki situasi secepat mungkin. Kami bisa mencari solusi dengan kualitas yang kami miliki,” paparnya.
Di kubu lawan, kesuksesan mengalahkan Madrid menjadi kemenangan ketiga secara beruntun yang diraih Bilbao dalam tiga pertandingan terakhir Primera Liga. Tim berjuluk Los Leonesitu kini terdongkrak ke peringkat 8 klasemen sementara dengan koleksi 33 poin. Menurut Pelatih Bilbao Ernesto Valverde, kemenangan atas Madrid sekaligus menjadi pembuktian jika semua tim di Primera Liga bisa dikalahkan.
”Ini adalah pertandingan sulit karena mereka (Madrid) merupakan tim papan atas yang bersaing merebut gelar. Kami berhasil mencetak gol dan mengetahui bakal mendapatkan tekanan bertubi-tubi. Sepertinya dunia hanya berputar di sekitar Madrid dan Barca. Bagi kami, hasil ini tidak mengejutkan karena kami juga telah mengalami banyak kekalahan,” pungkasnya.
Alimansyah
Mendominasi jalannya pertandingan dan memiliki sejumlah peluang tak membuat Los Blancos pulang dengan apa yang diharapkan. Gol semata wayang Aritz Aduriz pada menit ke-26 membuat Madrid meninggalkan San Mames dengan tangan hampa. Kekalahan tersebut memperpanjang torehan buruk Madrid yang belum pernah menang dalam dua pertandingan Primera Liga terakhir.
Sebelumnya Iker Casillas dkk juga gagal memetik tiga poin setelah ditahan 1-1 oleh Villarreal, Senin (2/3). Menanggapi kekalahan yang dialami timnya, Carlo Ancelotti mengaku bertanggung jawab penuh. Dia mengatakan, buruknya penyelesaian akhir menjadi salah satu faktor utama kegagalan Madrid meraih kemenangan. ”Masalah kami bukan di lini pertahanan.
Dalam dua pertandingan, kami hanya mencetak satu gol dan itu dari titik penalti. Ini harus segera diperbaiki. Kami justru bermain terlalu individual ketika kami memerlukan bermain cepat dengan sedikit sentuhan,” kata Ancelotti, dilansir Inside Spanish Football.
Buruknya penampilan Madrid tidak terlepas dari melempemnya trio BBC Karim Benzema, Gareth Bale, dan Cristiano Ronaldo. Namun, Ancelotti mengatakan, seluruh anggota tim bertanggung jawab penuh atas kekalahan yang mereka alami. ”Ini bukan masalah individu. Mereka (Benzema, Bale, dan CR7) memang tidak bermain baik, tetapi itu bukan kesalahan mereka. Setiap orang bertanggung jawab dalam melakukan serangan dan melakukan tugas mereka masing-masing,” ujarnya.
Kekalahan di San Mames membuat persaingan memperebutkan gelar Primera Liga makin menarik. Los Blancos yang mogok di poin 61, terancam turun dari takhta jika Barcelona menang saat menjamu Rayo Vallecano dini hari tadi. Pasalnya, saat berita ini diturunkan, kedua tim hanya berselisih dua angka. Ancaman kudeta itu takmembuat Ancelotti khawatir. Pelatih asal Italia itu menilai perburuan gelar Primera Liga masih sangat panjang. Karena itu, dia memilih fokus memperbaiki kesalahan agar timnya dapat kembali ke bentuk permainan terbaik.
”Saya tidak akan menyerah. Kenyataannya Primera Liga menjadi semakin sulit, tetapi ini belum berakhir. Kami akan berjuang untuk memperbaiki situasi secepat mungkin. Kami bisa mencari solusi dengan kualitas yang kami miliki,” paparnya.
Di kubu lawan, kesuksesan mengalahkan Madrid menjadi kemenangan ketiga secara beruntun yang diraih Bilbao dalam tiga pertandingan terakhir Primera Liga. Tim berjuluk Los Leonesitu kini terdongkrak ke peringkat 8 klasemen sementara dengan koleksi 33 poin. Menurut Pelatih Bilbao Ernesto Valverde, kemenangan atas Madrid sekaligus menjadi pembuktian jika semua tim di Primera Liga bisa dikalahkan.
”Ini adalah pertandingan sulit karena mereka (Madrid) merupakan tim papan atas yang bersaing merebut gelar. Kami berhasil mencetak gol dan mengetahui bakal mendapatkan tekanan bertubi-tubi. Sepertinya dunia hanya berputar di sekitar Madrid dan Barca. Bagi kami, hasil ini tidak mengejutkan karena kami juga telah mengalami banyak kekalahan,” pungkasnya.
Alimansyah
(ars)