DIY Andalkan Tujuh Cabor di PON Jabar

Selasa, 10 Maret 2015 - 01:40 WIB
DIY Andalkan Tujuh Cabor...
DIY Andalkan Tujuh Cabor di PON Jabar
A A A
YOGYAKARTA - KONI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan mengandalkan tujuh cabang olahraga (cabor) menghadapi PON XIX 2016 di Jawa Barat. Balap sepeda, wushu, panahan, taekwondo, terbang layang, gantole dan voli pasir adalah cabor yang diandalkan untuk mendulang medali emas.

Wakil Ketua II KONI DIY Mansur MS mengatakan, dari setiap cabang olah raga itu mampu mengantongi 15 medali emas. Namun mereka yakin dari ketujuh cabor andalannya tersebut 12 medali emas optimis bisa direbut oleh kontingen dari DIY.

"Sesuai hasil pemetaan kami, dari 15 emas yang kami targetkan, sudah 12 medali emas yang optimis bisa kami raih dari beberapa cabang olahraga. Cabor-cabor yang akan jadi andalan kami ada tujuh," kata Mansur MS, Senin (9/3/2015) kemarin.

Balap sepeda menurutnya, menjadi cabor yang paling diharapkan bisa menyumbang emas terbanyak. Dari 12 medali yang dipetakan, empat medali diharapkan bisa diperoleh dari balap sepeda. Sementara untuk panahan dan wushu diharapkan masing-masing bisa menyumbangkan dua medali emas.

Sementara untuk empat cabor lainnya, target sementara yang disematkan adalah mampu membawa pulang satu medali emas. "Yang diprediksi bisa menyumbangkan emas sementara ini ada tujuh cabor. Namun diharapkan cabor lain tetap akan dimaksimalkan meski persaingan ketat."

Cabor lain yang dinilai memiliki peluang untuk dimaksimalkan meski persaingan yang dialami akan cukup ketat adalah renang indah, aeromodeling dan balap motor. Khusus renang indah PON lalu berhasil membawa pulang perunggu.

Dengan pemetaan yang dilakukan, selama setahun kedepan KONI DIY menyiapkan enam program untuk persiapan. Mengambil tema PON sebelumnya yakni Jogja Istimewa (Jois) KONI DIY siap untuk melakukan Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda). Selain Puslatda, untuk mendukung prestasi dari atlet, Mansur menyebutkam KONI DIY juga sudah menyiapkan agenda try out. Pengiriman atlet ke luar negeri tersebut diklaim sudah mendapatkan restu dari Ketua Umum KONI DIY GBPH Prabukusumo.

"Kami kembali menggunakan tema Jois untuk Puslatda kali ini. Program yang telah disiapkan diantaranya, Puslatda Pra PON, pelaksanaan tes fisik, tes kesehatan dan tes psikologi atlet, pemberian bimbingan karakter bagi atlet dan ofisial serta menggiatkan monitoring dan evaluasi. Dengan program-program tersebut, kami berharap target tersebut bisa dipenuhi," tandas staf pengajar UNY tersebut.
(akr)
Berita Terkait
Dua Finalis PON XIX...
Dua Finalis PON XIX Jawa Barat dan Maluku Utara Bertemu di Group B
5 Fakta Unik PON XX...
5 Fakta Unik PON XX Papua 2021, dari Keamanan hingga Noken
7 Arena PON XX Papua...
7 Arena PON XX Papua 2021 yang Diresmikan Presiden Jokowi
Memalukan! Muktamar...
Memalukan! Muktamar XIX Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Kendari Ricuh
Muktamar XIX Pemuda...
Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah, Affandi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Intelektual
2 Partai Tinju Internasional...
2 Partai Tinju Internasional Guncang Bali Big Fight XIX
Berita Terkini
Local Pride, Ini 8 Tim...
Local Pride, Ini 8 Tim Piala Dunia 2026 yang Pakai Skuad Full Kelahiran Negaranya Sendiri
5 jam yang lalu
Fakta Menarik Piala...
Fakta Menarik Piala Dunia 2026: Italia Gagal ke Piala Dunia, tapi Serie A Penyumbang Pemain Terbanyak
7 jam yang lalu
Gelandang Meksiko Gilberto...
Gelandang Meksiko Gilberto Mora Jadi Pemain Termuda di Piala Dunia 2026
8 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Jafar/Felisha Menang, Fajar/Fikri Tumbang
19 jam yang lalu
Adaptasi Cepat Jadi...
Adaptasi Cepat Jadi Modal Timnas Futsal U-17 Indonesia Menuju Spanyol
22 jam yang lalu
TC Timnas Futsal Indonesia...
TC Timnas Futsal Indonesia U-17 Digeber Jelang Beraksi di Spanyol
22 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved