Persib Tambah Peluru Lokal untuk Kompetisi 2015
Senin, 16 Maret 2015 - 16:01 WIB
Persib Tambah Peluru Lokal untuk Kompetisi 2015
A
A
A
BANDUNG - Hasrat pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurjaman untuk menambah peluru guna menghadapi ketatnya kompetisi 2015 belum berhenti. Setelah sukses mendatangkan Dedi Kusnandar dan Yandy Sofyan, kini giliran Gherry Stya Adhi Nugraha digaet.
Gherry bukan nama asing buat pelatih yang biasa disapa Djanur itu. Jalinan kebersamaan mereka pernah terbina saat Gherry berhasil membawa Pelita Jaya Karawang menjuarai kompetisi Indonesia Super League (ISL) U-21 musim lalu.
Menariknya, pemilihan Djadjang terhadap Gherry memang di luar dugaan. Sebab kebutuhan striker di Persib Bandung terutama untuk pemain lokal bukan merupakan jalan keluarnya. Mengingat dua nama yang saat ini sudah berseragam Persib saja seperti Yandi Sofyan dan Rudiyana masih minim bermain.
Namun, Djanur memiliki alasan tersendiri. Baginya, perekrutan striker lokal tersebut dilakukan agar dirinya dapat memiliki banyak stok striker, apalagi kompetisi 2015 ini memiliki jadwal yang cukup padat. "Karena memang kita masih butuh striker. Selain striker asing, lokal juga masih kita butuhkan," tegas Djanur, Senin (16/3/2015).
Peluang Gherry untuk berseragam Persib memang belum dapat dipastikan, sebab striker berusia 26 tahun itu masih berstatus sebagai pemain seleksi. Dia harus mampu menunjukkan kelasnya dan kemampuan terbaiknya sebagai pemain yang masuk dalam kriteria yang diinginkan.
"Kita akan uji dia (Gherry) di Ciamis (Turnamen Segitiga). Kita sengaja bawa dia kesini (Bandung), karena saya sudah tahu kemampuannya, perkembangan dia seperti apa, dia juga sempat membela beberapa klub. Tapi saya perlu lihat dia, apakah layak atau tidaknya," tegasnya.
Sebenarnya, lanjut Djanur keinginannya untuk memboyong Gherry ke Persib Bandung sudah cukup lama. Namun, kata dia, baru kali ini Gherry memiliki waktu untuk bergabung dan menjalani seleksi bersama Persib Bandung. "Jadi saya tinggal melihat perkembangannya. Saya sudah lama hubungi dia, baru sekarang dia sempat datang kesini. Kita lihat, kalau bagus kita rekrut," tuturnya.
Sementara itu, pemain mantan Gresik United ini berharap dapat menjadi salah satu skuat Persib yang dipersiapkan untuk menghadapi kompetisi 2015 mendatang. Keakraban yang terjalin dengan para penggawa Persib lainnya, menjadi salah satu alasannya.
Sebut saja, Dedi Kusnandar, M. Ridwan, Achmad Jufriyanto, Supardi merupakan pemain Persib yang dikenalnya. Sebab keakraban tersebut sudah terjalin saat bersama-sama membela Arema dan Pelita Jaya Karawang pada musim-musim sebelumnya.
Dengan begitu, besar harapan dilontarkan penggawa berusia 26 tahun tersebut untuk membela tim kebanggaan masyarakat Jawa Barat itu. "Ya semoga saja, saya akan berusaha menunjukkan yang terbaik dan pasti harus tetap optimis," harap Gherry.
Hanya saja, pemain yang berposisi sebagai striker ini mengaku jika kondisi fisiknya belum kembali ke performa terbaiknya. Sebab dirinya mengaku sudah cukup lama beristirahat lantaran mengalami cedera lutut.
"Fisik masih ketinggalan karena sudah lama juga engga latihan. Paling cuma latihan sendiri di rumah, jadi fisiknya terus disesuaikan dengan yang lain," tandasnya.
Gherry merupakan pemain lokal kedua yang menjalani seleksi bersama Persib Bandung. Sebelumnya, pemain asal Medan, Nico Malau mencoba peruntungannya di Persib Bandung. Namun, pemain yang berposisi sebagai gelandang sayap itu tidak masuk dalam kriteria yang diinginkan.
Gherry bukan nama asing buat pelatih yang biasa disapa Djanur itu. Jalinan kebersamaan mereka pernah terbina saat Gherry berhasil membawa Pelita Jaya Karawang menjuarai kompetisi Indonesia Super League (ISL) U-21 musim lalu.
Menariknya, pemilihan Djadjang terhadap Gherry memang di luar dugaan. Sebab kebutuhan striker di Persib Bandung terutama untuk pemain lokal bukan merupakan jalan keluarnya. Mengingat dua nama yang saat ini sudah berseragam Persib saja seperti Yandi Sofyan dan Rudiyana masih minim bermain.
Namun, Djanur memiliki alasan tersendiri. Baginya, perekrutan striker lokal tersebut dilakukan agar dirinya dapat memiliki banyak stok striker, apalagi kompetisi 2015 ini memiliki jadwal yang cukup padat. "Karena memang kita masih butuh striker. Selain striker asing, lokal juga masih kita butuhkan," tegas Djanur, Senin (16/3/2015).
Peluang Gherry untuk berseragam Persib memang belum dapat dipastikan, sebab striker berusia 26 tahun itu masih berstatus sebagai pemain seleksi. Dia harus mampu menunjukkan kelasnya dan kemampuan terbaiknya sebagai pemain yang masuk dalam kriteria yang diinginkan.
"Kita akan uji dia (Gherry) di Ciamis (Turnamen Segitiga). Kita sengaja bawa dia kesini (Bandung), karena saya sudah tahu kemampuannya, perkembangan dia seperti apa, dia juga sempat membela beberapa klub. Tapi saya perlu lihat dia, apakah layak atau tidaknya," tegasnya.
Sebenarnya, lanjut Djanur keinginannya untuk memboyong Gherry ke Persib Bandung sudah cukup lama. Namun, kata dia, baru kali ini Gherry memiliki waktu untuk bergabung dan menjalani seleksi bersama Persib Bandung. "Jadi saya tinggal melihat perkembangannya. Saya sudah lama hubungi dia, baru sekarang dia sempat datang kesini. Kita lihat, kalau bagus kita rekrut," tuturnya.
Sementara itu, pemain mantan Gresik United ini berharap dapat menjadi salah satu skuat Persib yang dipersiapkan untuk menghadapi kompetisi 2015 mendatang. Keakraban yang terjalin dengan para penggawa Persib lainnya, menjadi salah satu alasannya.
Sebut saja, Dedi Kusnandar, M. Ridwan, Achmad Jufriyanto, Supardi merupakan pemain Persib yang dikenalnya. Sebab keakraban tersebut sudah terjalin saat bersama-sama membela Arema dan Pelita Jaya Karawang pada musim-musim sebelumnya.
Dengan begitu, besar harapan dilontarkan penggawa berusia 26 tahun tersebut untuk membela tim kebanggaan masyarakat Jawa Barat itu. "Ya semoga saja, saya akan berusaha menunjukkan yang terbaik dan pasti harus tetap optimis," harap Gherry.
Hanya saja, pemain yang berposisi sebagai striker ini mengaku jika kondisi fisiknya belum kembali ke performa terbaiknya. Sebab dirinya mengaku sudah cukup lama beristirahat lantaran mengalami cedera lutut.
"Fisik masih ketinggalan karena sudah lama juga engga latihan. Paling cuma latihan sendiri di rumah, jadi fisiknya terus disesuaikan dengan yang lain," tandasnya.
Gherry merupakan pemain lokal kedua yang menjalani seleksi bersama Persib Bandung. Sebelumnya, pemain asal Medan, Nico Malau mencoba peruntungannya di Persib Bandung. Namun, pemain yang berposisi sebagai gelandang sayap itu tidak masuk dalam kriteria yang diinginkan.
(bbk)