Gawat! ISL Molor Lagi, Sanksi FIFA Menanti

Selasa, 17 Maret 2015 - 17:04 WIB
Gawat! ISL Molor Lagi,...
Gawat! ISL Molor Lagi, Sanksi FIFA Menanti
A A A
PALEMBANG - Nakhoda Sriwijaya FC (SFC) Benny "Bendol" Dollo kecewa munculnya kabar kick off kompetisi Indonesia Super League 2015 ditunda lagi. Opsi penundaan tersebut sampai ke telinga Bendol karena Badan Olahraga Indonesia (BOPI) tidak ingin mengeluarkan rekomendasi pelaksanaan kompetisi terkait verifikasi klub.

"Gawat kalau sampai ditunda lagi kita-kita pelatih dan pemain mau ngapain lagi. Tidak hanya saya, pemain juga bosan kalau hingga sekarang kompetisi belum berjalan,"kata Bendol saat dibincangi di Mes Pertiwi, Selasa, (17/3).

Selain itu, Bendol juga mengeluhkan program latihan yang dijalankan tim telah rampung. Ia harus kembali memutar otak agar tetap menjaga ritme tim."Tentunya saya pusing harus lagi-lagi buat program baru. Biarkan verifikasi jalan, kompetisi juga harus berjalan,"tegas pelatih senior ini.

Menurut Pelatih Interim Timnas Indonesia ini, telah banyak komplik terjadi di Indonesia. Ia berharap konflik-konflik seperti itu tidak masuk ke arena olahraga. "Kalau seperti ini jelas kita bisa terkena sanksi FIFA,"tegasnya.

Hasil verifikasi BOPI sebelumnya mengeluarkan tiga kategori A,B dan C terkait kelengkapan berkas. Di kategori A dengan kelengkapan di atas 75 persen yaitu Persib Bandung, Persipura Jayapura dan Srwijaya FC.

Lalu, kategori B dengan pemenuhan kelengkapan 50-75 persen yaitu Persija Jakarta, Persela Lamongan, Persiba Balikpapan, Mitra Kukar, Barito Putra, Perseru Serui dan Semen Padang.
Sedangkan kategori C atau kelengkapan di bawah 50 persen yaitu Pelita Bandung Raya, Arema Indonesia, Persegres Gresik United, Pusamania Borneo FC, Bali United, PSM Makassar, Persiram Raja Ampat, dan Persebaya Surabaya.

"Kita belum mendapatkan surat edaran resmi dari PSSI ataupun BOPI adanya rencana penudaan jadwal kick off lagi. Tetapi jelas apabila terjadi penundaan lagi kita tentunya merugi,"kata Sekretaris PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Faisal Muryid.

Faisal menuturkan, pihak sponsor akan protes dan tentunya manajemen harus kembali merogoh kocek lebih dalam untuk kebutuhan tim. "Tentunya kita akan merugi. Kami tidak ingin seperti itu,"tegasnya.
(aww)
Berita Terkait
Ditahan Imbang Bhayangkara...
Ditahan Imbang Bhayangkara Sriwijaya FC, David FC Gagal Tembus Babak Nasional Liga 3
Menengok Kesiapan Sriwijaya...
Menengok Kesiapan Sriwijaya FC Jelang Kompetisi Liga Dua
Gubernur Sumsel Turun...
Gubernur Sumsel Turun Langsung Jual Jersey Sriwijaya FC
Liga 2 Indonesia : Sriwijaya...
Liga 2 Indonesia : Sriwijaya FC Hempaskan Persikabo 1973 5-1
Redam Sriwijaya FC,...
Redam Sriwijaya FC, Rans Cilegon ke Semifinal Liga 2 2021/2022
Duel Pemungkas 8 Besar...
Duel Pemungkas 8 Besar Liga 2: Sriwijaya FC vs Rans Cilegon Habis-habisan di Cikarang
Berita Terkini
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
2 jam yang lalu
Raymond/Joaquin Kalah,...
Raymond/Joaquin Kalah, Merah Putih Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
3 jam yang lalu
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
3 jam yang lalu
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
3 jam yang lalu
An Se-young Juara Indonesia...
An Se-young Juara Indonesia Open 2026, Rekor Susy Susanti Terancam
5 jam yang lalu
Jonatan Christie Gagal...
Jonatan Christie Gagal Juara, Viktor Lai Taklukkan Istora di Final Indonesia Open 2026
5 jam yang lalu
Infografis
Pembagian Grup FIFA...
Pembagian Grup FIFA Series 2026: Timnas Indonesia Bentrok Bulgaria
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved