Inilah Curhat Gelandang Sriwijaya FC via BBM
Kamis, 19 Maret 2015 - 17:54 WIB
Inilah Curhat Gelandang Sriwijaya FC via BBM
A
A
A
PALEMBANG - Rotasi pemain membuat gelandang Sriwijaya FC Asri Akbar dilanda trauma. Curahan hati Asri mengenai trauma rotasi itupun diunggah mantan pemain Persib Bandung tersebut ke dinding personal message BlackBerry. Dalam kicauannya, Asri menuliskan, ''Trauma rotasi...#disitu kadang saya merasa sedih".
Ternyata, pemain kelahiran Banjeng, 29 Januari 1984 ini, selalu ingin memperkuat Laskar Wong Kito. Asri tidak ingin sekalipun melewati laga yang dimainkan tim tanpa kehadirannya. "Iya mas, kalau ada kata-kata rotasi sekarang saya trauma. Karena saya tidak ingin jadi cadangan. Saya ingin selalu memperkuat tim,"kata Asri ketika di hubungi melalui BlackBerry Messenger (BBM), Kamis, (19/3).
Asri menjelaskan, pada pertandingan kedua di turnamen Piala Gubernur Sumsel SFC kontra Martapura ia diinturksikan beristirahat alias menjadi pemain cadangan Kamis, (19/3) pukul 16.00 WIB."Saya ingin main mas,"jelasnya lagi.
Rotasi yang dilakukan jajaran pelatih dikarenakan Asri diturunkan di laga pertama SFC versus PSPS Riau skor 2-0, Selasa, (17/3) pukul 19.00 WIB. Ketika itu Asri berhasil mempersembahkan satu gol lewat shooting kerasnya menit ke-21."Saya mau bikin gol lagi mas,"sambungnya.
Tampaknya rotasi dilakukan jajaran pelatih sengaja diterapkan untuk memberikan kesempatan kepada para pemain senior. Sedangkan di laga ketiga SFC pun harus menghadapi Semen Padang, tentunya tenanga pemain senior itu dibutuhkan ditim nantinya.
"Saya ingin di setiap laga kita harus menang! Sebenarnya sih mau diturunkan atau tidak keputusan ada di pelatih. Hanya luapan rasa cinta kepada tim saja mas agar setiap laga saya bisa berjuang bersama SFC,"ungkapnya.
Secara dalam Asri tampaknya tidak ingin lagi kecolongan di depan publik para pendukung. Pasca kehilangan muka di laga SCM Cup, SFC versus Arema Cronus memperebutkan tropi. Laskar Wong Kito harus kalah dan merelakan trofi yang berada di depan mata harus diboyong oleh Singo Edan.
"Kita harus menang di turnamen ini! Jangan sampai dua kali kecolongan trofi dikandang sendiri,"pungkasnya.
Ternyata, pemain kelahiran Banjeng, 29 Januari 1984 ini, selalu ingin memperkuat Laskar Wong Kito. Asri tidak ingin sekalipun melewati laga yang dimainkan tim tanpa kehadirannya. "Iya mas, kalau ada kata-kata rotasi sekarang saya trauma. Karena saya tidak ingin jadi cadangan. Saya ingin selalu memperkuat tim,"kata Asri ketika di hubungi melalui BlackBerry Messenger (BBM), Kamis, (19/3).
Asri menjelaskan, pada pertandingan kedua di turnamen Piala Gubernur Sumsel SFC kontra Martapura ia diinturksikan beristirahat alias menjadi pemain cadangan Kamis, (19/3) pukul 16.00 WIB."Saya ingin main mas,"jelasnya lagi.
Rotasi yang dilakukan jajaran pelatih dikarenakan Asri diturunkan di laga pertama SFC versus PSPS Riau skor 2-0, Selasa, (17/3) pukul 19.00 WIB. Ketika itu Asri berhasil mempersembahkan satu gol lewat shooting kerasnya menit ke-21."Saya mau bikin gol lagi mas,"sambungnya.
Tampaknya rotasi dilakukan jajaran pelatih sengaja diterapkan untuk memberikan kesempatan kepada para pemain senior. Sedangkan di laga ketiga SFC pun harus menghadapi Semen Padang, tentunya tenanga pemain senior itu dibutuhkan ditim nantinya.
"Saya ingin di setiap laga kita harus menang! Sebenarnya sih mau diturunkan atau tidak keputusan ada di pelatih. Hanya luapan rasa cinta kepada tim saja mas agar setiap laga saya bisa berjuang bersama SFC,"ungkapnya.
Secara dalam Asri tampaknya tidak ingin lagi kecolongan di depan publik para pendukung. Pasca kehilangan muka di laga SCM Cup, SFC versus Arema Cronus memperebutkan tropi. Laskar Wong Kito harus kalah dan merelakan trofi yang berada di depan mata harus diboyong oleh Singo Edan.
"Kita harus menang di turnamen ini! Jangan sampai dua kali kecolongan trofi dikandang sendiri,"pungkasnya.
(aww)