Sneijder Siap Jadi Pemimpin De Oranje

Kamis, 26 Maret 2015 - 12:00 WIB
Sneijder Siap Jadi Pemimpin...
Sneijder Siap Jadi Pemimpin De Oranje
A A A
AMSTERDAM - Badai cedera seakan menjadi mimpi buruk timtim besar jelang laga kualifikasi Piala Eropa 2016. Hal itu rupanya juga dialami Belanda.

De Oranje harus menerima kenyataan pahit lantaran kehilangan dua pemain kuncinya, Robin van Persie dan Arjen Robben. Van Persie harus beristirahat beberapa pekan akibat mengalami cedera engkel saat Manchester United (MU) dikalahkan Swansea City 1-2, Februari lalu.

Sementara Robben mengalami cedera robek otot perut. Dia hanya bermain selama 24 menit ketika Bayern Muenchen berhadapan dengan Borussia Moenchengladbach pada lanjutan Bundesliga, Minggu (22/3).

Sebelumnya, Belanda juga telah kehilangan bek Ron Vlaar. Ketiganya dipastikan absen saat Belanda melakoni penyisihan Grup A kualifikasi Piala Eropa 2016 melawan Turki, Sabtu (28/3), serta satu partai uji coba kontra Spanyol, Selasa (31/3).

Menurut gelandang Belanda Wesley Sneijder, absennya ketiga pemain tersebut menjadi sebuah kerugian besar bagi timnya. “Robben dan Van Persie telah menunjukkan bahwa mereka adalah salah satu pemain terbaik dunia bersama klubnya masingmasing, Bayern Muenchen dan MU. Sama seperti absennya Vlaar, ini pukulan telak bagi kami,” kata Sneijder, dilansir Goal.

Kendati merasa kehilangan, Sneijder menilai Belanda tetaplah sebuah tim yang kuat. Pemain berusia 30 tahun tersebut optimistis De Oranjeakan menunjukkan penampilan terbaik sehingga dapat meraih hasil maksimal, khususnya ketika berhadapan dengan Turki. Kemenangan wajib diraih Belanda.

Maklum, meski berada di peringkat 3 klasemen sementara Grup A dengan enam poin, De Oranjehanya berselisih dua angka dari Turki yang menghuni peringkat 4. “Kami bisa mendapatkan hasil yang baik, meski tanpa Robben, Van Persie, dan Vlaar. Saya pernah mengalami situasi seperti ini sebelumnya.

Dengan kekuatan yang ada, kami akan melakukan segalanya untuk mengalahkan Turki. Saya bersama Klaas Jan Huntelaar dan Nigel de Jong akan membantu para pemain muda,” paparnya.

Motivasi Sneijder dipastikan semakin berlipat. Pasalnya, minus Van Persie dan Robben membuat Guus Hiddink menunjuk pemain Galatasaray tersebut sebagai kapten Belanda pada laga melawan Turki dan Spanyol.

Bagi Sneijder, ini menjadi pembuktian bahwa dirinya layak dipercaya kembali sebagai kapten tim. Sebelumnya, pemain bertinggi 170 cm tersebut kehilangan jabatannya itu pada tahun 2013 lantaran tidak mampu mempertahankan performa terbaik.

“Ini (ban kapten) sangat berarti bagi saya. Ini selalu terasa spesial. Sekarang, saya tidak mau memikirkan saat saya kehilangan jabatan sebagai kapten tim. Itu telah menjadi masa lalu,” pungkasnya.

Alimansyah
(bhr)
Berita Terkait
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Messi Tops The World’s...
Messi Tops The World’s Richest Football Player List
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Download Football Manager...
Download Football Manager Gratis! Begini Caranya
Berita Terkini
VAR Batalkan Gol Kroasia...
VAR Batalkan Gol Kroasia atas Portugal, FIFA: Teknologi Canggih Bola Trionda Deteksi Sentuhan Matanovic
2 jam yang lalu
Formula E Shanghai Round...
Formula E Shanghai Round 13 Siap Digelar, Saksikan Keseruannya di VISION+
6 jam yang lalu
Tuchel Kritik FIFA,...
Tuchel Kritik FIFA, Timnas Inggris Dipaksa Lawan Meksiko dalam Kondisi Tak Menguntungkan
7 jam yang lalu
VAR Untungkan Portugal...
VAR Untungkan Portugal di Piala Dunia 2026, Kenapa Gol Injury Time Kroasia Dianulir?
9 jam yang lalu
Swiss Lolos ke 16 Besar...
Swiss Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Aljazair
9 jam yang lalu
TMCR 2026 Satukan Tokoh...
TMCR 2026 Satukan Tokoh Nasional dan Komunitas Otomotif
10 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved