Belum Cetak Gol, Djanur Tetap Puji Spaso
Rabu, 08 April 2015 - 14:40 WIB
Belum Cetak Gol, Djanur Tetap Puji Spaso
A
A
A
BANDUNG - Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman tetap memuji penampilan penyerang anyar, Ilija Spasojevic. Dari dua laga kandang kompetisi QNB League 2015 yang di mainkan Maung Bandung, pemain yang akrab disapa Spaso masih mencari bentuk permainannya.
Djanur, sapaan akrab pelatih Persib, mempunyai alasan mengapa memuji penampilan mantan penggawa Pelita Bandung Raya (PBR) itu. Menurutnya, kinerja Spaso di dua laga, baik saat menghadapi Semen Padang maupun PBR tetap impresif. Salah satu buktinya, striker berkebangsaan Montenegro tersebut berhasil memberikan satu assist berbuah gol pada laga melawan Semen Padang, 4 April lalu.
"Buat saya, Spaso sudah kerja impresif. Tidak apa-apa tidak mencetak gol, yang penting yang lain mencetak gol," ujar Djanur, Rabu (8/4/2015).
Pada dua laga tersebut, Persib Bandung sukses meraih poin sempurna setelah membungkam Semen Padang dengan skor 1-0 dan PBR dengan skor cukup telak 3-0. Akan tetapi dari keempat gol yang tercipta, secara keseluruhan dicetak para pemain yang berposisi sebagai gelandang. Seperti Atep, Makan Konate, M Ridwan dan M Taufiq.
Spaso sendiri mengaku cukup kesulitan dalam mencetak gol, sebab di dua laga tersebut, para pelatih yang menangani setidaknya sudah mengetahui karakter bermainnya. "Sulit untuk saya keluar dari penjagaan yang dijaga dua sampai tiga pemain. Apalagi Semen Padang mempunyai pelatih Nil Maizar yang pernah melatih saya dan pelatih Dejan (pelatih PBR) juga sudah mengetahui cara bermain saya," ungkap Spaso.
Meski begitu, hal itu tidak bisa menjadi sebuah persoalan. Sebab dengan penjagaan ketat yang dilakukan, dirinya bisa membuka ruang bagi rekan setimnya untuk menerobos pertahanan lawan dan menciptakan gol.
Djanur, sapaan akrab pelatih Persib, mempunyai alasan mengapa memuji penampilan mantan penggawa Pelita Bandung Raya (PBR) itu. Menurutnya, kinerja Spaso di dua laga, baik saat menghadapi Semen Padang maupun PBR tetap impresif. Salah satu buktinya, striker berkebangsaan Montenegro tersebut berhasil memberikan satu assist berbuah gol pada laga melawan Semen Padang, 4 April lalu.
"Buat saya, Spaso sudah kerja impresif. Tidak apa-apa tidak mencetak gol, yang penting yang lain mencetak gol," ujar Djanur, Rabu (8/4/2015).
Pada dua laga tersebut, Persib Bandung sukses meraih poin sempurna setelah membungkam Semen Padang dengan skor 1-0 dan PBR dengan skor cukup telak 3-0. Akan tetapi dari keempat gol yang tercipta, secara keseluruhan dicetak para pemain yang berposisi sebagai gelandang. Seperti Atep, Makan Konate, M Ridwan dan M Taufiq.
Spaso sendiri mengaku cukup kesulitan dalam mencetak gol, sebab di dua laga tersebut, para pelatih yang menangani setidaknya sudah mengetahui karakter bermainnya. "Sulit untuk saya keluar dari penjagaan yang dijaga dua sampai tiga pemain. Apalagi Semen Padang mempunyai pelatih Nil Maizar yang pernah melatih saya dan pelatih Dejan (pelatih PBR) juga sudah mengetahui cara bermain saya," ungkap Spaso.
Meski begitu, hal itu tidak bisa menjadi sebuah persoalan. Sebab dengan penjagaan ketat yang dilakukan, dirinya bisa membuka ruang bagi rekan setimnya untuk menerobos pertahanan lawan dan menciptakan gol.
(bbk)