Keputusan BOPI Menghukum PSSI itu Salah Kaprah

Jum'at, 10 April 2015 - 20:52 WIB
Keputusan BOPI Menghukum...
Keputusan BOPI Menghukum PSSI itu Salah Kaprah
A A A
JAKARTA - Mantan Pelaksana Tugas (Plt) Badan Olah Raga Profesional Indonesia (BOPI) Harjo Yuniarto mengatakan langkah BOPI memberikan sanksi terhadap PSSI itu salah kaprah. BOPI seharusnya bisa melakukan tugasnya mengayomi, membina, dan membantu masing-masing cabang olah raga.

"BOPI itu tugasnya seharusnya membantu seluruh cabang olah raga profesional, tidak ada urusan untuk mematikan atau menyusahkan cabang-cabang olah raga," ujar Harjo Yuniarto dalam Diskusi Olah Raga Profesional Indonesia, di Hotel Blue Sky, Jakarta, Jumat (10/4/2015).

Haryo menjelaskan tugas pokok utama BOPI itu hanya empat, yakni pengawasan dan pengendalian sesuai dengan Pasal 87 Undang-Undang (UU) Sistem Keolahragaan Nasional serta Pembinaan dan Pengembangan sesuai pasal 58 undang-undang Nomor 3 Tahun 2005.

Haryo menduga keputusan yang lahir dari Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Imam Nahrawi dengan mengeluarkan ancaman akan membekukan PSSI dan PT Liga Indonesia (Liga) akibat tetap mengikutsertakan dua klub Persebaya Surabaya dan Arema Cronus yang tidak mengantongi rekomendasi BOPI, itu karena mendapatkan bisikan yang salah.

"Kalau memang Menpora ingin menyelenggarakan sepak bola yang benar, beliau harus membuka pintu lebar untuk mendengar kritikan atau dukugan dari berbagai insan olah raga atau komunitas olah raga, bukan membentengi dengan orang-orangnya," ujarnya.

Haryo mengkritisi situasi yang terjadi saat ini. Ia mempertanyakan kenapa BOPI buang badan ketika banyak masyarakat menyerang balik lantaran terlalu jauh mencampuri urusan kompetisi sepak bola. "Kenapa begitu diserang BOPI buang badan. Kalau menterinya tidak tahu saya menaruh hormat. Kalau deputi yang nggak tahu, itu kan pejabat teknis dan pegalaman sudah lebih dari dua tahun. UU itu hanya satu buku, masa tidak bisa difahami dengan baik, kasihan pak menterinya," ujarnya.
(bbk)
Berita Terkait
Undian Piala Dunia 2023...
Undian Piala Dunia 2023 Dibatalkan FIFA, Exco PSSI Khawatir Sanksi 2015 Terulang di Indonesia
Jelang KLB PSSI: CEO...
Jelang KLB PSSI: CEO Bandung Premier League Serahkan Berkas untuk 3 Posisi Pengurus
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham Emiten Erick Thohir & Bank QNB
Bank QNB Indonesia Fokus...
Bank QNB Indonesia Fokus Garap Pasar Korporasi dan Konglomerasi
Upaya Bank Menyediakan...
Upaya Bank Menyediakan Solusi Akses Pendidikan Anak Berkualitas
Bank QNB Indonesia Luncurkan...
Bank QNB Indonesia Luncurkan Reksa Dana Berbasis USD
Berita Terkini
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
11 jam yang lalu
Link Nonton Timnas Indonesia...
Link Nonton Timnas Indonesia vs Kamboja di ASEAN Hyundai Cup: Pembuktian John Herdman!
11 jam yang lalu
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
11 jam yang lalu
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
13 jam yang lalu
FIFA Tepis Isu Pengaturan...
FIFA Tepis Isu Pengaturan Skor Pertandingan di Piala Dunia 2026
13 jam yang lalu
Norwegia Siap Laporkan...
Norwegia Siap Laporkan FIFA, Protes Campur Tangan Trump dalam Kasus Kartu Merah Balogun
13 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved