Batal Jamu PBR, Arema Tekor Rp300 Juta

Sabtu, 25 April 2015 - 15:42 WIB
Batal Jamu PBR, Arema...
Batal Jamu PBR, Arema Tekor Rp300 Juta
A A A
MALANG - Panpel laga Arema Cronus kontra Persipasi Bandung Raya (PBR) gigit jari. Mereka rugi Rp300 juta menyusul pembatalan laga akibat tak mendapat izin dari pihak keamanan. Arema kontra PBR sedianya digelar di Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (25/4/2015), dalam lanjutan QNB League 2015.

Kepastian kedua tim tak boleh bertanding diketahui pada Jumat (24/4/2015) malam. Dalam manager meeting, diputuskan Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan tidak berani menggelar laga karena ada larangan 'serius' dari kepolisian. Kali ini polisi tak memberikan toleransi.

Awalnya Arema Cronus optimistis bisa menggelar pertandingan, karena sebelumnya masih bisa berlaga di Stadion Kanjuruhan walau tanpa izin Polda Jatim. Tapi, sekarang situasinya berubah. Polres Malang yang selama ini lunak kepada Arema, terpaksa harus menuruti perintah langsung dari Mabes Polri.

"Di pertandingan Arema lawan Persija Jakarta dan Barito Putra belum ada keputusan tetap. Menpora hanya sekadar melarang Arema dan Persebaya tanding. Tapi, sekarang melawan PBR ada keputusan tetap dari pemerintah sekaligus arahan Mabes Polri," demikian penjelasan polisi melalui Kapolres Malang AKBP Aris Haryanto.

Tidak adanya izin membuat Arema Cronus tak berkutik dan terpaksa membatalkan pertandingan dengan konsekuensi kerugian materi dan tenaga. Sebab hingga Jumat (24/4/2015) semua proses persiapan pertandingan sudah disiapkan termasuk cetak tiket. Kerugian Panpel sekitar Rp300 juta karena semua keperluan pertandingan kadung disiapkan.

"Kami jelas sangat kecewa karena kerugian bukan hanya materi saja. Kami sebelumnya memprediksi laga tetap digelar seperti sebelumnya," ungkap Ketua Panpel Arema Abdul Haris.

Kekecewaan juga ditunjukkan pelatih kedua kubu. Pelatih Arema Suharno menyatakan pembatalan ini membuat situasi timnya semakin buruk, terutama dari aspek psikis. "Dampaknya akan terus membesar. Jelas ada pengaruh luar biasa pada tim kalau situasinya begini terus," cetus Suharno.

Pelatih PBR Dejan Antonic pun kesulitan merangkai kata-kata dengan batalnya laga kontra Arema. "Saya sulit bicara kalau kondisinya seperti ini. Semua sudah siap, tim siap, pertandingan siap, tapi harus batal karena sebab lain," kata pelatih yang pernah menangani Arema IPL ini.

Sementara itu, situasi yang sama dialami Persela Lamongan. Saat manager meeting, Jumat (24/4) malam, diputuskan bahwa pertandingan dibatalkan karena tidak ada izin keramaian dari Polri. Pengawas pertandingan Made Witarke memutuskan tak bisa melanjutkan tahapan pertandingan.

"Dari manager meeting Jumat malam diputuskan pertandingan resmi dibatalkan. Sebelumnya Panpel memang sudah angkat tangan, tapi manajemen terus melanjutkan tahapan pertandingan. Namun semuanya terbentur pada tidak adanya surat izin dari kepolisian," kata Sekretaris Persela Muji Santoso.

Berdasarkan kalkulasi kasar Panpel, kerugian Persela karena pembatalan tersebut mencapai Rp200 juta. Sama halnya dengan Arema, Panpel Persela juga sudah terlanjur mencetak tiket dan menyiapkan keperluan pertandingan lainnya.
(sha)
Berita Terkait
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham Emiten Erick Thohir & Bank QNB
Bank QNB Indonesia Fokus...
Bank QNB Indonesia Fokus Garap Pasar Korporasi dan Konglomerasi
Upaya Bank Menyediakan...
Upaya Bank Menyediakan Solusi Akses Pendidikan Anak Berkualitas
Bank QNB Indonesia Luncurkan...
Bank QNB Indonesia Luncurkan Reksa Dana Berbasis USD
Bank QNB Indonesia Dapat...
Bank QNB Indonesia Dapat Setoran Modal Tambahan Sebesar Rp442,9 Miliar
Bank QNB Indonesia Memperkuat...
Bank QNB Indonesia Memperkuat Fokus pada Bisnis Perbankan Korporasi
Berita Terkini
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta, Norwegia Meroket 12 Tingkat
3 jam yang lalu
Legenda Liverpool Kevin...
Legenda Liverpool Kevin Keegan Meninggal Dunia di Usia 75 tahun
5 jam yang lalu
Jalanan Memerah, 2 Juta...
Jalanan Memerah, 2 Juta Suporter Spanyol Turun ke Jalan Rayakan Gelar Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Nico Williams Hadiahkan...
Nico Williams Hadiahkan Medali Emas Piala Dunia 2026 untuk Sang Ibunda
6 jam yang lalu
Argentina Terancam Sanksi...
Argentina Terancam Sanksi FIFA, Hukuman Berat Menanti usai Ricuh di Final Piala Dunia 2026
11 jam yang lalu
Terlibat Keributan,...
Terlibat Keributan, Keluarga Pemain Timnas Argentina Ditangkap Polisi AS
12 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved