Bendol Tenangkan Kegalauan Skuat Sriwijaya FC
Selasa, 05 Mei 2015 - 06:06 WIB
Bendol Tenangkan Kegalauan Skuat Sriwijaya FC
A
A
A
PALEMBANG - Keputusan PSSI yang menghentikan kompetisi QNB League musim 2015 dengan alasan force majeure membuat Sriwijaya FC terkatung-katung. Pelatih Sriwijaya FC (SFC) Benny "Bendol" Dollo belum bisa menentukan sikap karena masih menunggu instruksi manajemen atas nasib tim ke depan.
"Saya belum bisa instruksikan pemain untuk melakukan apa pun. Kondisi sekarang semua pemain masih menjalankan libur,"kata Bendol saat dihubungi melalui telepon pribadinya, Senin, (4/5).
Dilanjutkannya, sebagai pelatih kepala, Bendol masih menunggu instruksi manajemen untuk mengarahkan tim ke depannya. Ia sendiri berada di kampung halamannya di Jakarta berkumpul bersama keluarga besarnya. "Sekarang konteksnya kami hanya menunggu. Bagaimana instruksi manajemen ke depannya,"ujar Bendol.
Menurutnya, kondisi itu harus disikapi secara bijaksana. Pasalnya, semua kondisi akan ada jalan keluarnya. Hal itu yang diyakini Bendol. "Bersikap tenang dalam kondisi sekarang itu lebih baik,"jelasnya singkat.
Dalam masa kekosongan kompetisi dalam jangka waktu tidak pasti. Bendol menenangkan kegalauan pemainnya dengan menginstruksi kepada pemain untuk menikmati masa liburnya. Dengan tetap berpikir positif dan menimbulkan tekanan batin. "Saya sudah hubungi semua pemain agar tetap tenang. Mereka nikmati saja liburnya. Ke depan biar saya yang akan memberikan kabar apabila ada keputusan dari manajemen,"pungkasnya.
"Saya belum bisa instruksikan pemain untuk melakukan apa pun. Kondisi sekarang semua pemain masih menjalankan libur,"kata Bendol saat dihubungi melalui telepon pribadinya, Senin, (4/5).
Dilanjutkannya, sebagai pelatih kepala, Bendol masih menunggu instruksi manajemen untuk mengarahkan tim ke depannya. Ia sendiri berada di kampung halamannya di Jakarta berkumpul bersama keluarga besarnya. "Sekarang konteksnya kami hanya menunggu. Bagaimana instruksi manajemen ke depannya,"ujar Bendol.
Menurutnya, kondisi itu harus disikapi secara bijaksana. Pasalnya, semua kondisi akan ada jalan keluarnya. Hal itu yang diyakini Bendol. "Bersikap tenang dalam kondisi sekarang itu lebih baik,"jelasnya singkat.
Dalam masa kekosongan kompetisi dalam jangka waktu tidak pasti. Bendol menenangkan kegalauan pemainnya dengan menginstruksi kepada pemain untuk menikmati masa liburnya. Dengan tetap berpikir positif dan menimbulkan tekanan batin. "Saya sudah hubungi semua pemain agar tetap tenang. Mereka nikmati saja liburnya. Ke depan biar saya yang akan memberikan kabar apabila ada keputusan dari manajemen,"pungkasnya.
(aww)