18 Klub Sebut PT. Liga Layak Jalankan Kompetisi
Kamis, 07 Mei 2015 - 05:07 WIB
18 Klub Sebut PT. Liga Layak Jalankan Kompetisi
A
A
A
MAKASSAR - 18 klub kontestan QNB League menganggap saat ini PT. Liga yang paling layak menggulirkan kompetisi di tengah kekisruhan antara PSSI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Meski sebenarnya, kompetisi tertinggi di Indonesia tersebut sudah resmi dihentikan oleh PSSI sebagai induk organisasi, namun sejumlah klub menyayangkan keputusan tersebut.
Mereka menilai keputusan PSSI menghentikan kompetisi di tengah jalan merupakan tindakan sepihak dan tidak mendengarkan saran dari setiap klub peserta. Untuk itu, seluruh klub berupaya agar kompetisi ini tetap dijalankan oleh PT. Liga selaku operator.
Direktur Klub PSM Makassar Sumirlan mengatakan, dengan kondisi saat ini, hanya PT. Liga yang bisa menggulirkan kompetisi. Karena itu, pihaknya berupaya agar QNB League ini bisa tetap jalan sesuai jadwal yang ada. "PT. Liga layak jalankan kompetisi, kami hanya ingin bertanding. Untuk itu diharap seluruh pihak bisa mendukung langkah ini,"kata dia saat dikonfirmasi.
Penghentian kompetisi yang dilakukan oleh PSSI pada 2 Mei lalu, mengundang sanksi dari FIFA. Bahkan, otoritas sepak bola dunia tersebut mengancam menjatuhkan sanksi pada sepak bola Indonesia jika kompetisi Liga Indonesia tidak dijalankan hingga 29 Mei mendatang.
Kondisi ini, lanjut Sumirlan membuat seluruh klub kukuh menjalankan kompetisi di bawah kendali PT Liga. Bahkan seharusnya pihak PSSI dan Menpora harus menyelesaikan persoalannya masing-masing. "Kalau memang nanti ada Tim Transisi tugasnya hanya mengawasi, kami tetap berjalan di bawah kendali PT. Liga,"ungkapnya lagi.
Untuk itu lebih jauh Sumirlan menerangkan permasalahan Kemenpora dan PSSI seharusnya tidak merugikan setiap klub. Apalagi, saat ini sudah banyak pengeluaran klub untuk menghadapi kompetisi. "Kami ini kan hanya ingin bertanding. Jadi, kita harap ada jalan keluarnya," jelasnya.
Mereka menilai keputusan PSSI menghentikan kompetisi di tengah jalan merupakan tindakan sepihak dan tidak mendengarkan saran dari setiap klub peserta. Untuk itu, seluruh klub berupaya agar kompetisi ini tetap dijalankan oleh PT. Liga selaku operator.
Direktur Klub PSM Makassar Sumirlan mengatakan, dengan kondisi saat ini, hanya PT. Liga yang bisa menggulirkan kompetisi. Karena itu, pihaknya berupaya agar QNB League ini bisa tetap jalan sesuai jadwal yang ada. "PT. Liga layak jalankan kompetisi, kami hanya ingin bertanding. Untuk itu diharap seluruh pihak bisa mendukung langkah ini,"kata dia saat dikonfirmasi.
Penghentian kompetisi yang dilakukan oleh PSSI pada 2 Mei lalu, mengundang sanksi dari FIFA. Bahkan, otoritas sepak bola dunia tersebut mengancam menjatuhkan sanksi pada sepak bola Indonesia jika kompetisi Liga Indonesia tidak dijalankan hingga 29 Mei mendatang.
Kondisi ini, lanjut Sumirlan membuat seluruh klub kukuh menjalankan kompetisi di bawah kendali PT Liga. Bahkan seharusnya pihak PSSI dan Menpora harus menyelesaikan persoalannya masing-masing. "Kalau memang nanti ada Tim Transisi tugasnya hanya mengawasi, kami tetap berjalan di bawah kendali PT. Liga,"ungkapnya lagi.
Untuk itu lebih jauh Sumirlan menerangkan permasalahan Kemenpora dan PSSI seharusnya tidak merugikan setiap klub. Apalagi, saat ini sudah banyak pengeluaran klub untuk menghadapi kompetisi. "Kami ini kan hanya ingin bertanding. Jadi, kita harap ada jalan keluarnya," jelasnya.
(aww)