Ini Alasan RFEF Bekukan Liga Spanyol

Jum'at, 08 Mei 2015 - 05:09 WIB
Ini Alasan RFEF Bekukan...
Ini Alasan RFEF Bekukan Liga Spanyol
A A A
MADRID - Ketidakpuasan terhadap peraturan terbaru pemerintah tentang pembagian pendapatan hak siar, menjadi alasan Asosiasi Sepakbola Spanyol (RFEF) menghentikan kompetisi Liga Spanyol terhitung pada tanggal 16 Mei 2015, mendatang. Keputusan ini jelas berdampak pada persaingan gelar juara antara Barcelona dan Real Madrid yang tengah memanas, apalagi tengah bulan ini final Copa del Rey akan digelar yang mempertemukan Barcelona kontra Athletic Bilbao.

"Tidak seperti organisasi lain, RFEF tidak menerima rancangan peraturan tersebut padahal sudah kami minta dengan niat memberikan kontribusi dan juga memperbaikinya. Barulah pada saat-saat terakhir mereka (Pemerintah) menawari kami sebagian informasi dari data yang dibutuhkan," bunyi pernyataan RFEF, Jumat (8/5/2015).

RFEF menilai merasa tidak dilibatkan dalam pembahasan peraturan baru itu, sementara hal senada juga dikatakan Asosiasi pemain Spanyol (AFE) dan mengeluhkan kecilnya porsi pendapatan yang mereka dapatkan. RFEF juga beranggapan aturan baru tersebut tidak menyelesaikan masalah apapun yang sedang menimpa sepakbola Spanyol.

Selain pengaturan hak siar, RFEF juga menganggap Kementerian Pendidikan, Budaya, dan Olahraga Spanyol tidak memberikan solusi apa pun dalam tiga bulan terakhir untuk membenahi masalah di level sepakbola amatir. "Sikap kami ini lantaran tidak setuju dengan isi peraturan baru yang menurut dewan direksi RFEF sebagai tindakan yang tidak menghargai otoritas sepakbola Spanyol, yang diabaikan dan dipinggirkan oleh Pemerintah Spanyol," sambungnya.

Permasalahan ini bermula ketika Pemerintah Spanyol meluluskan peraturan baru yang menegaskan 50 persen pendapatan dari hak siar televisi harus dibagi rata di antara 20 tim peserta Primera Liga. Aturan ini mendorong agar RFEF mengelola pemasukan hak siar secara kolektif. Sebelumnya pada peraturan lama, Barcelona dan Real Madrid mengantungi tiga kali pemasukan lebih besar dibandingkan klub lain.

Namun bukannya merasa tertolong karena pemerataan, sebagian peserta Liga Spanyol justru menolak hal tersebut. Bahkan menurut RFEF aturan baru itu tidak akan menyelesaikan masalah, namun justru memberikan masalah baru.
(akr)
Berita Terkait
Real Madrid Kembali...
Real Madrid Kembali ke Santiago Bernabeu saat Menjamu Celta Vigo Pekan Ini
Griezmann Pilih Nomor...
Griezmann Pilih Nomor 8 Karena Kobe Bryant
Benzema Cedera, Luka...
Benzema Cedera, Luka Jovic Tebar Pesona di Laga Real Madrid vs Real Sociedad
Peta Aneh Klasemen Liga...
Peta Aneh Klasemen Liga Spanyol dan Liga Italia
Pertandingan Olahraga...
Pertandingan Olahraga di Spanyol Akan Segera Digelar
Pelatih Leganes Bocorkan...
Pelatih Leganes Bocorkan Tanggal Dimulainya Laga Tersisa Liga Spanyol
Berita Terkini
5 Fakta Menarik Spanyol...
5 Fakta Menarik Spanyol Singkirkan Belgia di Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Spanyol Tantang Prancis...
Spanyol Tantang Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Spanyol Lolos ke Semifinal...
Spanyol Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Belgia 2-1
2 jam yang lalu
Belgia Patahkan Rekor...
Belgia Patahkan Rekor Clean Sheet Spanyol di Babak Pertama
3 jam yang lalu
Cawe-cawe Trump Disebut...
Cawe-cawe Trump Disebut Biang Kerok Kegagalan Timnas AS di Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Kemahalan, FIFA Masih...
Kemahalan, FIFA Masih Kesulitan Jual Tiket Final Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved