Aset Madrid Kalahkan Barcelona dan MU
Jum'at, 08 Mei 2015 - 08:54 WIB
Aset Madrid Kalahkan Barcelona dan MU
A
A
A
Real Madrid belum tergeser dari daftar klub sepak bola terkaya versi majalah ekonomi ternama, Forbes. Untuk ketiga kali secara beruntun, Los Blancos menempati posisi pertama dengan aset senilai USD3,26 miliar.
Nilai Madrid sebenarnya turun sekitar 5% dibandingkan 2014 menjadi USD 3,26 miliar. Namun, tingginya pemasukan yang mencapai USD746 juta, sudah cukup membuat tim asuhan Carlo Ancelotti tersebut terus bertengger di puncak. Mereka mengalahkan sejumlah klub besar Eropa lainnya seperti Barcelona atau Manchester United (MU).
Walau gagal menjuarai Primera Liga, pendapatan Madrid tetap tinggi karena sukses memenangkan Liga Champions dan Copa del Rey musim lalu. Meningkatnya pendapatan dari hak siar televisi dan sponsor dari seragam ikut berkontribusi terhadap besarnya uang yang masuk ke rekening klub asal ibu kota tersebut.
Karena alasan itulah total kekayaan Madrid tahun ini tetap melebihi Barcelona, yang bernilai USD 3,16 juta. Bahkan, jauh meninggalkan MU yang hartanya menembus USD 3,10 miliar. Di bawah kedua tim besar itu ada Bayern Muenchen dengan USD2,35 miliar dan Manchester City (Man City) dengan USD1,35 miliar.
“Yang terpenting dalam mengelola tim adalah memiliki fondasi keuangan yang bagus. Dengan neraca keuangan yang sehat, tim bisa mendatangkan banyak pesepak bola terbaik. Saya percaya dengan kualitas kami dalam menjaga aset yang ada,” ujar Presiden Madrid Florentino Perez, dalam sebuah kesempatan, dikutip As. Bukan hanya lima klub papan atas saja yang pendapatannya terjaga.
Naiknya bayaran dari hak siar televisi dan iklan membuat pendapatan 20 tim terkemuka lainnya melonjak. Rata-rata kini memiliki harta hingga USD1,16 miliar atau terjadi peningkatan sebesar 84 % dari lima tahun lalu. Sebanyak delapan dari 20 tim terkemuka itu berasal dari Liga Primer. Forbes menyatakan, hal itu disebabkan kecenderungan meningkatnya nilai tukar pounds terhadap euro serta USD akibat pelemahan ekonomi di beberapa negara Eropa.
Faktor lainnya adalah bertambahnya kesepakatan hak siar televisi yang baru untuk musim 2016/2017. Di lain pihak, kekayaan tim Seri A belum ada yang menembus USD 1 miliar. Juventus masih terkaya di Italia dengan harta USD837 juta. Lalu, AC Milan (USD775 juta), Inter Milan (USD439 juta), dan Napoli (USD353 juta).
Walau masih masuk daftar tim yang menembus 20 besar, posisinya masih sembilan ke bawah. Kurang banyaknya pendapatan klub-klub Seri A diduga karena maraknya skandal pengaturan pertandingan dan bertambahnya utang. Belum lagi penurunan kualitas Seri A serta stadion yang sudah lawas selama sekian tahun terakhir. Bukan rahasia lagi kalau jumlah penonton Seri A di dunia terus menurun.
M Mirza
Nilai Madrid sebenarnya turun sekitar 5% dibandingkan 2014 menjadi USD 3,26 miliar. Namun, tingginya pemasukan yang mencapai USD746 juta, sudah cukup membuat tim asuhan Carlo Ancelotti tersebut terus bertengger di puncak. Mereka mengalahkan sejumlah klub besar Eropa lainnya seperti Barcelona atau Manchester United (MU).
Walau gagal menjuarai Primera Liga, pendapatan Madrid tetap tinggi karena sukses memenangkan Liga Champions dan Copa del Rey musim lalu. Meningkatnya pendapatan dari hak siar televisi dan sponsor dari seragam ikut berkontribusi terhadap besarnya uang yang masuk ke rekening klub asal ibu kota tersebut.
Karena alasan itulah total kekayaan Madrid tahun ini tetap melebihi Barcelona, yang bernilai USD 3,16 juta. Bahkan, jauh meninggalkan MU yang hartanya menembus USD 3,10 miliar. Di bawah kedua tim besar itu ada Bayern Muenchen dengan USD2,35 miliar dan Manchester City (Man City) dengan USD1,35 miliar.
“Yang terpenting dalam mengelola tim adalah memiliki fondasi keuangan yang bagus. Dengan neraca keuangan yang sehat, tim bisa mendatangkan banyak pesepak bola terbaik. Saya percaya dengan kualitas kami dalam menjaga aset yang ada,” ujar Presiden Madrid Florentino Perez, dalam sebuah kesempatan, dikutip As. Bukan hanya lima klub papan atas saja yang pendapatannya terjaga.
Naiknya bayaran dari hak siar televisi dan iklan membuat pendapatan 20 tim terkemuka lainnya melonjak. Rata-rata kini memiliki harta hingga USD1,16 miliar atau terjadi peningkatan sebesar 84 % dari lima tahun lalu. Sebanyak delapan dari 20 tim terkemuka itu berasal dari Liga Primer. Forbes menyatakan, hal itu disebabkan kecenderungan meningkatnya nilai tukar pounds terhadap euro serta USD akibat pelemahan ekonomi di beberapa negara Eropa.
Faktor lainnya adalah bertambahnya kesepakatan hak siar televisi yang baru untuk musim 2016/2017. Di lain pihak, kekayaan tim Seri A belum ada yang menembus USD 1 miliar. Juventus masih terkaya di Italia dengan harta USD837 juta. Lalu, AC Milan (USD775 juta), Inter Milan (USD439 juta), dan Napoli (USD353 juta).
Walau masih masuk daftar tim yang menembus 20 besar, posisinya masih sembilan ke bawah. Kurang banyaknya pendapatan klub-klub Seri A diduga karena maraknya skandal pengaturan pertandingan dan bertambahnya utang. Belum lagi penurunan kualitas Seri A serta stadion yang sudah lawas selama sekian tahun terakhir. Bukan rahasia lagi kalau jumlah penonton Seri A di dunia terus menurun.
M Mirza
(bbg)