Persipura Kesulitan Tampil di Liga Independen
Jum'at, 08 Mei 2015 - 13:26 WIB
Persipura Kesulitan Tampil di Liga Independen
A
A
A
JAKARTA - PT Liga Indonesia (Liga) memutuskan akan memutar lagi kompetisi QNB League 2015 pada September 2015-Mei 2016. Namun, Liga menunggu RUPS Liga dan 18 klub peserta pada 12 Mei mendatang.
Nah, di tengah kekosongan kompetisi antara Mei hingga Agustus, Liga dan 18 klub sedang memformulasikan sebuah turnamen atau Liga Independen. Namun, seperti apa bentuk turnamen yang kabarnya akan dibagi dalam tiga wilayah itu, semuanya baru bisa jelas didapat selepas digelarnya RUPS antara Liga dengan 18 klub.
''Tadi sempat ada diskusi antara Liga dengan 18 klub untuk mengisi kekosongan di bulan Mei sampai akhir Agustus apa yang akan dilakukan. Itulah yang nantinya akan diputuskan bersama-sama antara Liga dengan 18 klub dalam agenda baru di RUPS mendatang,” tutur CEO Liga Joko Driono.
Terkait rencana turnamen itu, Persipura Jayapura menyatakan jika pihaknya kemungkinan besar akan mengalami kesulitan untuk bisa ambil bagian. Selain karena tampil di kompetisi kelas dua Asia itu, Persipura juga terbentur dengan masalah sponsor.
''Ada opsi turnamen. Turnamen akan dibuat dengan beberapa tahap seperti 16 besar, delapan besar, semifinal dan final. Namun bagi Persipura itu menguntungkan. Tapi di sisi lain kami tidak mungkin mengikuti kompetisi itu karena kami ada kalender di Piala AFC. Lalu terkait sponsor juga akan jadi pertanyaan karena di dalam kontrak hanya tertera kami tampil di AFC dan ISL,” jelas Sekertaris Umum (Sekum) Persipura, Rocky Bebena.
Nah, di tengah kekosongan kompetisi antara Mei hingga Agustus, Liga dan 18 klub sedang memformulasikan sebuah turnamen atau Liga Independen. Namun, seperti apa bentuk turnamen yang kabarnya akan dibagi dalam tiga wilayah itu, semuanya baru bisa jelas didapat selepas digelarnya RUPS antara Liga dengan 18 klub.
''Tadi sempat ada diskusi antara Liga dengan 18 klub untuk mengisi kekosongan di bulan Mei sampai akhir Agustus apa yang akan dilakukan. Itulah yang nantinya akan diputuskan bersama-sama antara Liga dengan 18 klub dalam agenda baru di RUPS mendatang,” tutur CEO Liga Joko Driono.
Terkait rencana turnamen itu, Persipura Jayapura menyatakan jika pihaknya kemungkinan besar akan mengalami kesulitan untuk bisa ambil bagian. Selain karena tampil di kompetisi kelas dua Asia itu, Persipura juga terbentur dengan masalah sponsor.
''Ada opsi turnamen. Turnamen akan dibuat dengan beberapa tahap seperti 16 besar, delapan besar, semifinal dan final. Namun bagi Persipura itu menguntungkan. Tapi di sisi lain kami tidak mungkin mengikuti kompetisi itu karena kami ada kalender di Piala AFC. Lalu terkait sponsor juga akan jadi pertanyaan karena di dalam kontrak hanya tertera kami tampil di AFC dan ISL,” jelas Sekertaris Umum (Sekum) Persipura, Rocky Bebena.
(aww)