Pesan FIFA Jadi Alasan Zainudin Amali Mundur dari Menpora
Jum'at, 10 Maret 2023 - 14:13 WIB
Amali menceritakan awal mula memilih untuk fokus mengurus sepak bola Indonesia. Hatinya tergerak setelah kejadian tragedi Kanjuruhan yang membuat sepak bola turun drastis. Apalagi FIFA Gianni Infantino yang bertemu dengan Presiden Indonesia Joko Widodo, menjelaskan bahwa sepak bola bola Indonesia harus terus maju.
“Yang disampaikan dia (Infantino), kita semua bersedih berduka merasa prihatin, tapi kita tak boleh berhenti berdebat. Sepak bola harus naik, harus menatap ke depan. Saya kira filosofinya sangat dalam apa yang disampaikan Infantino,” ucap Amali di Wisma Kemenpora, Jumat (10/3/2023).
Selain itu, Amali juga mengatakan bahwa Infantino ingin menjadikan Indonesia sebagai episentrum sepak bola Asia, salah satunya selain Qatar. Hal ini membuktikan bahwa Indonesia menjadi salah satu tujuan utama sepak bola di Asia. Apalagi, FIFA organisasi sepak bola dunia itu akan berkantor di Jakarta.
“Artinya ini serius. FIFA nya serius, AFC serius, Indonesia akan maju. Padahal sepakbola menurut survei digemari 70 persen rakyat Indonesia, tapi tak diurus dengan baik. Pak Presiden sampaikan sejak 2015 ingin sepakbola maju. Bahkan beliau sampai terbitkan Inpres bola. Dari diskusi itu, saya menyimpulkan harus ada orang yang serius fokus untuk mengurus sepakbola. Itu kira kira,” lanjut Amali.
Presiden Jokowi, sebut Amali, sejatinya mempersilakan Zainudin Amali untuk merangkap jabatan menjadi Menpora sekaligus Wakil Ketua Umum PSSI. Namun dengan syarat mampu membagi waktu. Akan tetapi tawaran tersebut, tak dia terima.
“Yang disampaikan dia (Infantino), kita semua bersedih berduka merasa prihatin, tapi kita tak boleh berhenti berdebat. Sepak bola harus naik, harus menatap ke depan. Saya kira filosofinya sangat dalam apa yang disampaikan Infantino,” ucap Amali di Wisma Kemenpora, Jumat (10/3/2023).
Selain itu, Amali juga mengatakan bahwa Infantino ingin menjadikan Indonesia sebagai episentrum sepak bola Asia, salah satunya selain Qatar. Hal ini membuktikan bahwa Indonesia menjadi salah satu tujuan utama sepak bola di Asia. Apalagi, FIFA organisasi sepak bola dunia itu akan berkantor di Jakarta.
“Artinya ini serius. FIFA nya serius, AFC serius, Indonesia akan maju. Padahal sepakbola menurut survei digemari 70 persen rakyat Indonesia, tapi tak diurus dengan baik. Pak Presiden sampaikan sejak 2015 ingin sepakbola maju. Bahkan beliau sampai terbitkan Inpres bola. Dari diskusi itu, saya menyimpulkan harus ada orang yang serius fokus untuk mengurus sepakbola. Itu kira kira,” lanjut Amali.
Presiden Jokowi, sebut Amali, sejatinya mempersilakan Zainudin Amali untuk merangkap jabatan menjadi Menpora sekaligus Wakil Ketua Umum PSSI. Namun dengan syarat mampu membagi waktu. Akan tetapi tawaran tersebut, tak dia terima.
Lihat Juga :