Sulit Pertahankan Gelar, Awal Tragis Marquez Bermula di Jerez
Selasa, 21 Juli 2020 - 14:32 WIB
Meski begitu, Marquez tampaknya membutuhkan waktu lebih untuk bisa kembali ke lintasan. Hal itu dikatakan spesialis traumatologi MotoGP, Xavier Mir. Dia mengungkapkan, jika Marquez mengalami cedera yang parah. Rider berusia 26 tahun itu diprediksi tidak akan bisa balapan lagi di Sirkuit Jerez yang berlangsung pada akhir pekan depan.
Direktur Medis MotoGP Angel Charte menyarankan sang juara bertahan untuk beristirahat dan fokus menjalani pemulihan cederanya itu. Dia juga memberikan masukan kepada Marquez untuk kembali balapan pada seri ketiga di Sirkuit Brno atau bahkan seri keempat di Red Bull Ring. Jika itu terjadi, peluang untuk tetap mempertahankan gelar juara dunia MotoGP 2020 semakin sulit. (Baca juga: Erdogan Lakukan Kunjungan Kejutan ke Hagia Sophia Usai Jadi Masjid)
“Kita tidak bisa mengatakan dalam setiap istilah mutlak apakah dia bisa berada di balapan berikutnya atau ikut ambil bagian di Brno atau Austria. Ini bukan saatnya, kita akan membicarakannya minggu depan,” ucap Charte.
Sementara itu, rider tim Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo berhasil keluar sebagai pemenang di GP Spanyol. Bahkan, keberhasilannya itu membuatnya menjadi pembalap termuda kedelapan yang menang di kelas utama Grand Prix (GP) dengan usia 21 tahun 90 hari. Catatan itu lebih muda dari juara dunia sembilan kali, Valentino Rossi pada usia 21 tahun 144 hari di Donington Park tahun 2000.
Meski menjadi pembalap pertama yang memenangkan balapan dengan motor satelit, Quartararo ternyata mengaku belum puas sepenuhnya dengan motornya. Dia sadar bahwa masih ada yang salah pada YZR M1, khususnya cengkeram yang masih kurang maksimal dan sesuai harapan. Dia juga bisa menang karena terbantu insiden Marquez. Apabila Marquez tidak tergelincir dan terjatuh, bukan tidak mungkin Quartararo masih puasa kemenangan.
Direktur Medis MotoGP Angel Charte menyarankan sang juara bertahan untuk beristirahat dan fokus menjalani pemulihan cederanya itu. Dia juga memberikan masukan kepada Marquez untuk kembali balapan pada seri ketiga di Sirkuit Brno atau bahkan seri keempat di Red Bull Ring. Jika itu terjadi, peluang untuk tetap mempertahankan gelar juara dunia MotoGP 2020 semakin sulit. (Baca juga: Erdogan Lakukan Kunjungan Kejutan ke Hagia Sophia Usai Jadi Masjid)
“Kita tidak bisa mengatakan dalam setiap istilah mutlak apakah dia bisa berada di balapan berikutnya atau ikut ambil bagian di Brno atau Austria. Ini bukan saatnya, kita akan membicarakannya minggu depan,” ucap Charte.
Sementara itu, rider tim Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo berhasil keluar sebagai pemenang di GP Spanyol. Bahkan, keberhasilannya itu membuatnya menjadi pembalap termuda kedelapan yang menang di kelas utama Grand Prix (GP) dengan usia 21 tahun 90 hari. Catatan itu lebih muda dari juara dunia sembilan kali, Valentino Rossi pada usia 21 tahun 144 hari di Donington Park tahun 2000.
Meski menjadi pembalap pertama yang memenangkan balapan dengan motor satelit, Quartararo ternyata mengaku belum puas sepenuhnya dengan motornya. Dia sadar bahwa masih ada yang salah pada YZR M1, khususnya cengkeram yang masih kurang maksimal dan sesuai harapan. Dia juga bisa menang karena terbantu insiden Marquez. Apabila Marquez tidak tergelincir dan terjatuh, bukan tidak mungkin Quartararo masih puasa kemenangan.
Lihat Juga :