Joshua Franco Mundur dari Tinju usai Gelarnya Dirampas Kazuto Ioka
Senin, 26 Juni 2023 - 16:53 WIB
Joshua Franco Mundur dari Tinju usai Gelar Dirampas Kazuto Ioka/DAZN/Top Rank
Joshua Franco mundur dari tinju usai kehilangan gelar kelas terbang super WBC dikalahkan Kazuto Ioka pada akhir pekan lalu. Sabtu malam lalu, Kazuto Ioka merebut gelar juara kelas terbang super WBA dengan kemenangan angka mutlak atas Joshua Franco dalam pertandingan ulang mereka di Ota City General Gymnasium, Tokyo, Jepang.
Joshua Franco dilucuti dari sabuk kelas terbang supernya karena gagal menambah berat badan. Berat badannya lebih dari 54,8 kilogram - dua divisi di atas batas berat badan divisi terbang super, yaitu 52,1 kilogram. Franco kini mengumumkan pengunduran dirinya dari olahraga ini.
"Saya ingin memulai dengan mengucapkan Terima Kasih kepada semua orang yang telah mendukung saya dalam karier saya. Saya menghargai semua orang atas dukungan mereka. Saya dapat mewujudkan mimpi masa kecil saya untuk menjadi seorang Juara Dunia. Saya mempertahankan gelar saya beberapa kali di seluruh dunia dan selalu mencoba yang terbaik untuk mewakili San Antonio, TX dengan bangga," kata Franco di media sosial.
Baca Juga: Pantaskah Petinju Tak Terkalahkan Edgar Berlanga Lawan Golovkin
Pada tanggal 31 Desember 2022, kedua petinju ini bertarung hingga dua belas ronde dalam pertarungan penyatuan dua sabuk, dengan Ioka bertarung sebagai juara kelas terbang super WBO. Ioka kemudian mengosongkan sabuknya untuk menghadapi Franco dalam pertandingan ulang.
Dalam pertarungan kedua, Ioka mendapat kemenangan dari dua juri yang memberinya nilai 116-112, sementara juri lainnya masing-masing 115-113. Ioka, satu-satunya petarung Jepang yang meraih gelar juara dunia di empat divisi, membawa rekornya menjadi 30-2, termasuk 15 kemenangan KO dan satu hasil imbang. Franco turun ke rekor 18-2-3 dengan delapan KO.
Joshua Franco dilucuti dari sabuk kelas terbang supernya karena gagal menambah berat badan. Berat badannya lebih dari 54,8 kilogram - dua divisi di atas batas berat badan divisi terbang super, yaitu 52,1 kilogram. Franco kini mengumumkan pengunduran dirinya dari olahraga ini.
"Saya ingin memulai dengan mengucapkan Terima Kasih kepada semua orang yang telah mendukung saya dalam karier saya. Saya menghargai semua orang atas dukungan mereka. Saya dapat mewujudkan mimpi masa kecil saya untuk menjadi seorang Juara Dunia. Saya mempertahankan gelar saya beberapa kali di seluruh dunia dan selalu mencoba yang terbaik untuk mewakili San Antonio, TX dengan bangga," kata Franco di media sosial.
Baca Juga: Pantaskah Petinju Tak Terkalahkan Edgar Berlanga Lawan Golovkin
Pada tanggal 31 Desember 2022, kedua petinju ini bertarung hingga dua belas ronde dalam pertarungan penyatuan dua sabuk, dengan Ioka bertarung sebagai juara kelas terbang super WBO. Ioka kemudian mengosongkan sabuknya untuk menghadapi Franco dalam pertandingan ulang.
Dalam pertarungan kedua, Ioka mendapat kemenangan dari dua juri yang memberinya nilai 116-112, sementara juri lainnya masing-masing 115-113. Ioka, satu-satunya petarung Jepang yang meraih gelar juara dunia di empat divisi, membawa rekornya menjadi 30-2, termasuk 15 kemenangan KO dan satu hasil imbang. Franco turun ke rekor 18-2-3 dengan delapan KO.
Lihat Juga :