PB Perbakin Gelar 12th Asian Youth Training & Coaching Camp Air Rifle
Minggu, 02 Juli 2023 - 18:51 WIB
Asian Shooting Confederation (ASC) juga menilai di bawah kepemimpinan Ketua Umum PB Perbakin Joni Supriyanto, program 12th Youth Training & Coaching Camp Air Rifle 2023 ini disiapkan dengan baik.
Untuk diketahui, Indonesia ditunjuk langsung oleh Presiden ASC Syeikh Salman untuk menggelar 12th Asian Youth Training & Coaching Camp Air Rifle sebagai wujud apresiasi ASC kepada Perbakin yang telah melakukan pengembangan dan pembinaan olahraga menembak, dengan menunjukkan peningkatan signifikan baik pembangunan sarana prasarana, pola pembinaan latihan atlet dan kualitas prestasi yang diperoleh
“Bonus demografi Indonesia menjadi potensi yang sangat besar untuk melahirkan atlet kelas dunia dan pelatih yang baik,” kata Ketua Umum PB Perbakin Joni Supriyanto.
Selama 11 hari pelatihan, para atlet muda dan pelatih akan mendapat materi pelatihan mulai baik teknik menembak maupun kepelatihan, serta ilmu tentang nutrisi bagi atlet dan pendalaman tentang alat senjata yang digunakan dan peraturan internasional menembak ISSF.
“Bagi Indonesia, target pelatihan ini diharapkan menambah pengalaman bagi atlet, dan pelatih mendapatkan ilmu kepelatihan yang standar dunia,” tutup Joni Supriyanto.
Untuk diketahui, Indonesia ditunjuk langsung oleh Presiden ASC Syeikh Salman untuk menggelar 12th Asian Youth Training & Coaching Camp Air Rifle sebagai wujud apresiasi ASC kepada Perbakin yang telah melakukan pengembangan dan pembinaan olahraga menembak, dengan menunjukkan peningkatan signifikan baik pembangunan sarana prasarana, pola pembinaan latihan atlet dan kualitas prestasi yang diperoleh
“Bonus demografi Indonesia menjadi potensi yang sangat besar untuk melahirkan atlet kelas dunia dan pelatih yang baik,” kata Ketua Umum PB Perbakin Joni Supriyanto.
Selama 11 hari pelatihan, para atlet muda dan pelatih akan mendapat materi pelatihan mulai baik teknik menembak maupun kepelatihan, serta ilmu tentang nutrisi bagi atlet dan pendalaman tentang alat senjata yang digunakan dan peraturan internasional menembak ISSF.
“Bagi Indonesia, target pelatihan ini diharapkan menambah pengalaman bagi atlet, dan pelatih mendapatkan ilmu kepelatihan yang standar dunia,” tutup Joni Supriyanto.
(sto)
Lihat Juga :