Profil dan Prestasi Maria Sharapova: Ratu Tanah Liat yang Penuh Kontroversial

Selasa, 18 Juli 2023 - 12:08 WIB
Dia berhasil mempertahankan stempel tersebut selama tujuh minggu, sebelum menyerahkan predikat itu kepada Justine Henin. Saat kariernya mulai menanjak, Sharapova justru dihantui masalah cedera. Hampir di setiap turnamen penting ia absen tampil. Setelah kembali ia kerap gagal menunjukkan penampilan terbaiknya.

Parahnya, Sharapova sempat turun peringkat ke urutan 369 dunia versi WTA usai dikalahkan Donna Vekic melalui dua set langsung pada babak pertama Australia Open 2020. Kekalahan dari Vekic di Melbourne merupakan pertandingan terakhir Sharapova dalam kariernya di olahraga tenis. Sebab, pada 26 Februari 2020, Sharapova mengumumkan pensiun.

Baca Juga: Rafli Mursalim, Striker Muda Indonesia Gabung Liga Kamboja

Peran Martina Navratilova di Balik Kesuksesan Sharapova

Sharapova sudah sepatutnya berterima kasih pada Martina Navratilova. Berkat saran sang legenda tenis, ia bisa mendapatkan popularitasnya hingga saat ini.

Pertemuan Sharapova dan Navratilova terjadi pada 1993. Setelah menerima beberapa saran, petenis yang identik dengan rambut pirangnya itu akhirnya memutuskan pindah ke Florida bersama ayahnya pada 1994, dan mendapatkan beasiswa di akademi tenis. Saat berusia 14 tahun, Sharapova sudah menjadi petenis profesional. Sejak saat itu kariernya mulai melejit.

Bisnis dan Kehidupan Pribadi Sharapova

Meskipun menjauh dari olahraga tenis bukan berarti popularitas wanita yang dikenal dengan julukan Claypova meredup. Di luar lapangan, Sharapova mendapatkan dukungan komersial besar dari beberapa brand ternama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!