Casey Stoner Yakin Dominasi Ducati Bikin Yamaha Kehilangan Motivasi di MotoGP
Senin, 24 Juli 2023 - 04:04 WIB
Pada MotoGP 2023, Pecco -sapaan Bagnaia- terus mendominasi dengan meraih empat kemenangan dari lima podium yang didapatnya pada paruh pertama musim ini. Sang juara bertahan bercokol di puncak klasemen dengan torehan 194 poin, unggul 35 dan 36 poin dari dua rider Ducati lainnya, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi.
Bahkan, lima pembalap Ducati menempati posisi enam teratas klasemen sementara MotoGP 2023. Sementara El Diablo -julukan Quartararo- menghadapi kesulitan untuk bersaing di papan atas musim ini, hanya naik podium sekali dan terdampar di peringkat sembilan dengan raihan 64 poin.
Baru-baru ini, Stoner menyatakan bahwa tim pabrikan Jepang, Yamaha dan Honda, sulit mengembangkan perangkat aerodinamika seperti yang dilakukan Ducati sehingga mereka kalah bersaing dari tim-tim pabrikan Eropa. Selain itu, menurutnya, Yamaha juga kurang memiliki komitmen kuat untuk membantu Quartararo meraih gelar MotoGP 2022 sehingga mereka menghadapi tantangan di musim ini.
“Saya mengerti mengapa pabrikan Jepang menunjukkan komitmen yang lebih rendah daripada Eropa. Tahun lalu, Fabio Quartararo kalah tipis sebagai juara,” kata Stoner dilansir dari Crash, Minggu (23/7/2023).
“Mereka seharusnya melakukan segala yang mereka bisa untuk meraih gelar kedua berturut-turut. Jika itu dilakukan, maka Yamaha akan menjadi juara dunia saat ini,” tambahnya.
Bahkan, lima pembalap Ducati menempati posisi enam teratas klasemen sementara MotoGP 2023. Sementara El Diablo -julukan Quartararo- menghadapi kesulitan untuk bersaing di papan atas musim ini, hanya naik podium sekali dan terdampar di peringkat sembilan dengan raihan 64 poin.
Baru-baru ini, Stoner menyatakan bahwa tim pabrikan Jepang, Yamaha dan Honda, sulit mengembangkan perangkat aerodinamika seperti yang dilakukan Ducati sehingga mereka kalah bersaing dari tim-tim pabrikan Eropa. Selain itu, menurutnya, Yamaha juga kurang memiliki komitmen kuat untuk membantu Quartararo meraih gelar MotoGP 2022 sehingga mereka menghadapi tantangan di musim ini.
“Saya mengerti mengapa pabrikan Jepang menunjukkan komitmen yang lebih rendah daripada Eropa. Tahun lalu, Fabio Quartararo kalah tipis sebagai juara,” kata Stoner dilansir dari Crash, Minggu (23/7/2023).
“Mereka seharusnya melakukan segala yang mereka bisa untuk meraih gelar kedua berturut-turut. Jika itu dilakukan, maka Yamaha akan menjadi juara dunia saat ini,” tambahnya.
Lihat Juga :