Masuk Anggota Satgas Independen Anti Mafia Bola, Ini Tugas Najwa Shihab
Kamis, 21 September 2023 - 03:25 WIB
Najwa Shihab menjadi salah satu anggora yang direkrut untuk Satgas Independen Anti Mafia Bola. / Foto: Ilham Sigit
JAKARTA - Najwa Shihab menjadi salah satu anggora yang direkrut untuk Satgas Independen Anti Mafia Bola. Ketua Satgas, Maruarar Sirait pun memberikan penjelasan terkait penugasan Najwa di keanggotaan tim pemberantas pengaturan skor tersebut.
Menurut Maruarar Sirait, Najwa di Satgas Independen Mafia Bola ditugaskan sebagai penanggung jawab layanan pengaduan masyarakat.
"Tadi kita juga sudah sampaikan dengan Mbak Najwa yang sangat andal berkomunikasi, ada call center untuk bisa memberikan laporan masukan dan nanti juga kayak di KPK itu ada Humas, pengaduan masyarakat," terang Maruarar saat konferensi pers di Menara Danareksa, Jakarta, Rabu (20/9/2023).
Baca juga: PSSI Perkenalkan Satgas Independen Mafia Bola, Anggotanya Orang-orang Bernyali
Najwa sendiri pernah membentuk konsorsium antar media untuk menginvestigasi pengaturan skor. Dia pernah mengajukan penemuannya kepada Kapolri sebelumnya, Tito Karnavian.
"Jadi kalau kita menyampaikan hasil investigasi atau kerja-kerja jurnalistik yang dilakukan oleh teman-teman wartawan misalnya, kayak yang kemarin itu 15 media yang ketika masih Kapolri-nya Pak Tito, itu kerja sama," jelas Najwa.
Menurut Maruarar Sirait, Najwa di Satgas Independen Mafia Bola ditugaskan sebagai penanggung jawab layanan pengaduan masyarakat.
"Tadi kita juga sudah sampaikan dengan Mbak Najwa yang sangat andal berkomunikasi, ada call center untuk bisa memberikan laporan masukan dan nanti juga kayak di KPK itu ada Humas, pengaduan masyarakat," terang Maruarar saat konferensi pers di Menara Danareksa, Jakarta, Rabu (20/9/2023).
Baca juga: PSSI Perkenalkan Satgas Independen Mafia Bola, Anggotanya Orang-orang Bernyali
Najwa sendiri pernah membentuk konsorsium antar media untuk menginvestigasi pengaturan skor. Dia pernah mengajukan penemuannya kepada Kapolri sebelumnya, Tito Karnavian.
"Jadi kalau kita menyampaikan hasil investigasi atau kerja-kerja jurnalistik yang dilakukan oleh teman-teman wartawan misalnya, kayak yang kemarin itu 15 media yang ketika masih Kapolri-nya Pak Tito, itu kerja sama," jelas Najwa.
Lihat Juga :