Hasil China Masters 2023: 2 Ganda Putra Rontok, Pramudya/Yeremia ke Perempat Final
Kamis, 23 November 2023 - 20:40 WIB
Ini merupakan kemenangan pertama Liang/Wang atas Ahsan/Hendra di tahun ini. Kemenangan ini juga sekaligus membarui rekor pertemuan melawan ganda putra Indonesia menjadi 3-2.
Berbeda dengan Fajri dan Ahsan/Hendra. Indonesia berhasil menambah satu wakilnya ke perempat final China Masters 2023, setelah Pramudya Kusumawardana/ Yeremia Yacob Rambitan menghajar duet Denmark, Rasmus Kjaer/ Frederik Sogaard 21-18 dan 21-16.
Di sektor ganda putri, Apriyani Rahayu/ Siti Fadia Silva gagal melanjutkan langkahnya setelah memutuskan mundur di babak kedua China Masters 2023. Mereka tidak bisa melanjutkan laga melawan pasangan Prancis, Margot Lambert/ Anne Tran, saat tertinggal di game pertama dengan skor 9-16.
"Saya memilih mundur mengingat saya belum pulih dari cedera dan mengingat saya harus mempersiapkan menghadapi pertandingan yang masih banyak di tahun depan. Saya memilih mundur ini juga untuk memikirkan nasib masa depan saya," ujar Apriyani dikutip dari BADMINTON INDONESIA (@INABadminton).
"Saya tidak berani memaksakan diri karena mulai tahun depan masih begitu banyak kejuaraan. Saya tidak mau hanya berpikir untuk mengejar gelar di China Masters saja. Saya tetap harus berpikir tentang nasib masa depan saya. Tadi saat bertanding masih terasa sakit. Sempat meminta medical break dan disemprot. Tetapi cedera saya masih terasa sakit. Jadi cedera saya itu masih membutuhkan perawatan untuk menghadapi turnamen-turnamen selanjutnya," imbuhnya.
Berbeda dengan Fajri dan Ahsan/Hendra. Indonesia berhasil menambah satu wakilnya ke perempat final China Masters 2023, setelah Pramudya Kusumawardana/ Yeremia Yacob Rambitan menghajar duet Denmark, Rasmus Kjaer/ Frederik Sogaard 21-18 dan 21-16.
Di sektor ganda putri, Apriyani Rahayu/ Siti Fadia Silva gagal melanjutkan langkahnya setelah memutuskan mundur di babak kedua China Masters 2023. Mereka tidak bisa melanjutkan laga melawan pasangan Prancis, Margot Lambert/ Anne Tran, saat tertinggal di game pertama dengan skor 9-16.
"Saya memilih mundur mengingat saya belum pulih dari cedera dan mengingat saya harus mempersiapkan menghadapi pertandingan yang masih banyak di tahun depan. Saya memilih mundur ini juga untuk memikirkan nasib masa depan saya," ujar Apriyani dikutip dari BADMINTON INDONESIA (@INABadminton).
"Saya tidak berani memaksakan diri karena mulai tahun depan masih begitu banyak kejuaraan. Saya tidak mau hanya berpikir untuk mengejar gelar di China Masters saja. Saya tetap harus berpikir tentang nasib masa depan saya. Tadi saat bertanding masih terasa sakit. Sempat meminta medical break dan disemprot. Tetapi cedera saya masih terasa sakit. Jadi cedera saya itu masih membutuhkan perawatan untuk menghadapi turnamen-turnamen selanjutnya," imbuhnya.
(yov)
Lihat Juga :