Momentum Sukses di Liga Europa, Solskjaer Harus Membuang Egoisme Pemain

Senin, 10 Agustus 2020 - 10:35 WIB
Solskjaer berulang kali menegaskan tidak ada anak emas dalam tim. Menurut dia, kepentingan tim lebih penting daripada gelar individu. Pemain egois yang hanya mengincar rekor pribadi harus bersiap menerima risiko tersingkir dari tim utama. Cara ini membuat hampir semua pemain tampil maksimal saat diturunkan. Paling gampang dilihat adalah soal produktivitas tim. Lihat saja bagaimana MU tak bergantung pada satu atau dua pemain. Semua mendapatkan kesempatan sama besar sehingga memunculkan rivalitas internal positif pada pemain.

Seperti yang diperlihatkan Marcus Rashford, Anthony Martial, dan Mason Greedwood. “Bagi saya, tidak akan pernah ada rivalitas antarpemain dalam satu tim. Kami memiliki satu penyebab yang sama: menang. Jika saya merasakan pemain bermain untuk diri sendiri, penghargaan individu, saya tidak akan memiliki mereka di tim. Itu mudah,” kata mantan pelatih Molde tersebut. (Baca juga: Anies Baswedan Bikin Keok Kang Emil, Ganjar, dan Khofifah)

Situasi positif itu diharapkan berlanjut saat melawan Copenhagen di RheinEnergieStadion di Kota Koln, Jerman, pada pertandingan perempat final Liga Europa, dini hari nanti. Meski diunggulkan, Copenhagen tetap tidak bisa dianggap enteng. “Tim Stale (Solbakken) selalu terorganisasi dengan baik dan sulit dilawan. Pemain muda yang sangat berbakat dengan pengalaman. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit,” ujar Solskjaer.

Dari dua pertemuan, Copenhagen satu kali menang 1-0 (2/11/06) dan satu kali kalah 0-3 (18/10/06) di fase grup Liga Champions. “MU adalah favorit. Ini tentang menjalankan permainan kami sebaik mungkin. Mereka sangat cepat dan pandai melakukan serangan balik sejak (Bruno) Fernandes tiba,” kata Stale Solbakken, pelatih Copenhagen.

Ambisi besar juga dimiliki Inter Milan yang akan menghadapi Bayer Leverkusen di Merkur Spiel-Arena, Dusserdorf. Menemukan kembali stabilitas di bawah Antonio Conte pascafinis di urutan kedua klasemen akhir Seri A dan menyingkirkan Getafe 2-0 di babak 16 besar Liga Europa, (6/8), penyerang Romelu Lukaku menuturkan, I Nerazzurri telah memiliki mentalitas kuat sehingga harus dipertahankan bila ingin menjuarai Liga Europa pada musim ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!