Artur Beterbiev vs Dmitry Bivol di Arab Saudi? Bob Arum: Pasti Terjadi
Selasa, 16 Januari 2024 - 10:10 WIB
Beterbiev, seorang Muslim yang taat, tidak bertanding selama bulan Ramadan yang dimulai pada awal Maret dan berakhir pada awal April, karena ia harus berpuasa. Alalshikh sendiri mempublikasikan sebuah postingan di X (sebelumnya Twitter) yang nampaknya menunjukkan keinginannya untuk melihat kedua petinju kelas berat ringan Rusia ini akhirnya bertukar pukulan di atas ring: postingan tersebut menampilkan foto Beterbiev dan Bivol dalam sebuah laga informal yang berlangsung seminggu sebelum laga Fury vs. Ngannou di Riyadh bulan Oktober lalu.
Baca Juga: Artur Beterbiev: Aku Mau Dmitry Bivol, Aku Butuh Sabuk Lainnya
Alalshikh juga mempublikasikan sebuah postingan lain yang menunjukkan kesukaannya atas kemenangan destruktif Beterbiev atas petinju Inggris, Callum Smith, dengan menulis, "Performa yang mengesankan... selamat saudaraku, terima kasih kepada Tuhan, saya dapat tidur dengan tenang..." Ia melanjutkannya dengan sebuah foto Beterbiev yang berpose dengan ketiga sabuknya.
Para penggemar tinju berteriak-teriak untuk pertarungan antara Bivol dan Beterbiev, namun politik bisnis mengganggu pertarungan tersebut selama bertahun-tahun. Smith dari Liverpool belum pernah terjatuh ke atas kanvas sebagai petinju amatir atau profesional sampai ia melawan Beterbiev, yang menjatuhkannya dua kali pada ronde ketujuh yang menentukan, yang membuat pelatih Smith, Buddy McGirt, menyerah.
Dengan kemenangan ini, Beterbiev, yang akan berusia 39 tahun akhir bulan ini, mempertahankan rekor tak terkalahkannya (20-0, 20) dan rasio kemenangan KO yang sempurna.
Baca Juga: Artur Beterbiev: Aku Mau Dmitry Bivol, Aku Butuh Sabuk Lainnya
Alalshikh juga mempublikasikan sebuah postingan lain yang menunjukkan kesukaannya atas kemenangan destruktif Beterbiev atas petinju Inggris, Callum Smith, dengan menulis, "Performa yang mengesankan... selamat saudaraku, terima kasih kepada Tuhan, saya dapat tidur dengan tenang..." Ia melanjutkannya dengan sebuah foto Beterbiev yang berpose dengan ketiga sabuknya.
Para penggemar tinju berteriak-teriak untuk pertarungan antara Bivol dan Beterbiev, namun politik bisnis mengganggu pertarungan tersebut selama bertahun-tahun. Smith dari Liverpool belum pernah terjatuh ke atas kanvas sebagai petinju amatir atau profesional sampai ia melawan Beterbiev, yang menjatuhkannya dua kali pada ronde ketujuh yang menentukan, yang membuat pelatih Smith, Buddy McGirt, menyerah.
Dengan kemenangan ini, Beterbiev, yang akan berusia 39 tahun akhir bulan ini, mempertahankan rekor tak terkalahkannya (20-0, 20) dan rasio kemenangan KO yang sempurna.
(aww)
Lihat Juga :