Eng Hian Bongkar Penyebab Apriyani/Fadia Melempem di Tur Eropa
Jum'at, 05 April 2024 - 21:30 WIB
Eng Hian Bongkar Penyebab Apriyani/Fadia Melempem di Tur Eropa. Foto: IST
JAKARTA - Pelatih ganda putri Indonesia, Eng Hian, menyebut Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti , salah fokus dalam target mereka di Tur Eropa lalu. Kata dia, seharusnya mereka masih fokus untuk membuat Apriyani bermain senormal mungkin dalam masa penyembuhan cederanya, tetapi mereka malah melenceng dan mengincar hasil pertandingan.
Prifad -sebutan Apriyani/Fadia- memulai Tur Eropa dengan gugur di babak 16 besar French Open 2024. Kemudian, pada pekan berikutnya mereka tersingkir di babak yang sama dalam pagelaran All England 2024.
Pada turnamen terakhir di Swiss Open 2024, Apriyani/Fadia berhasil melangkah hingga ke semifinal. Namun, langkah mereka dihentikan kompatriot mereka, yakni Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto, yang kemudian keluar sebagai juara.
Dilihat dari segi hasil, pencapaian selama tiga turnamen tersebut jelas buruk bagi pasangan ranking sembilan dunia tersebut. Apalagi, tiga pasangan ganda putri Indonesia lainnya, Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Mayasari, Lanny/Ribka dan Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi, masuk ke final secara berurutan dalam tiga pekan beruntun di Benua Biru dengan menghasilkan dua gelar juara.
Prifad -sebutan Apriyani/Fadia- memulai Tur Eropa dengan gugur di babak 16 besar French Open 2024. Kemudian, pada pekan berikutnya mereka tersingkir di babak yang sama dalam pagelaran All England 2024.
Pada turnamen terakhir di Swiss Open 2024, Apriyani/Fadia berhasil melangkah hingga ke semifinal. Namun, langkah mereka dihentikan kompatriot mereka, yakni Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto, yang kemudian keluar sebagai juara.
Dilihat dari segi hasil, pencapaian selama tiga turnamen tersebut jelas buruk bagi pasangan ranking sembilan dunia tersebut. Apalagi, tiga pasangan ganda putri Indonesia lainnya, Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Mayasari, Lanny/Ribka dan Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi, masuk ke final secara berurutan dalam tiga pekan beruntun di Benua Biru dengan menghasilkan dua gelar juara.
Lihat Juga :