Perbandingan Market Value Timnas Indonesia U-23 vs Korea Selatan U-23 di Piala Asia U-23 2024
Selasa, 23 April 2024 - 17:05 WIB
Menurut data situs Transfermarkt, total market value Korea Selatan U-23 lebih unggul dari Timnas Indonesia U-23. Garuda Muda memiliki total nilai pasar sekitar Rp83,43 miliar, sementara Korea Selatan U-23 punya angka mencapai Rp168,17 miliar.
Jika dibandingkan, angkanya terpaut lebih dari dua kali lipat. Hal ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan mengingat sudah banyak penggawa Korea Selatan U-23 yang bergabung di klub besar atau bahkan bermain di luar negeri.
Pada kubu Timnas Indonesia, pemain dengan market value tertinggi dipegang oleh Rizki Ridho. Penggawa klub Persija Jakarta itu punya nilai pasar mencapai Rp6,95 miliar.
Sementara sisanya, slot diisi oleh pemain-pemain yang berlaga di luar negeri. Contohnya seperti Nathan Tjoe A-On (Rp6,08 miliar), Marselino Ferdinan (Rp5,21 miliar) hingga Ivar Jenner (Rp5,21 miliar)
Beralih ke Korea Selatan U-23, pemain termahalnya adalah Jeong Sang-bin. Bomber asal klub Minnesota United itu punya nilai pasar mencapai Rp43,45 miliar.
Jika dibandingkan, angkanya terpaut lebih dari dua kali lipat. Hal ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan mengingat sudah banyak penggawa Korea Selatan U-23 yang bergabung di klub besar atau bahkan bermain di luar negeri.
2. Pemain dengan Market Value Tertinggi
Pada kubu Timnas Indonesia, pemain dengan market value tertinggi dipegang oleh Rizki Ridho. Penggawa klub Persija Jakarta itu punya nilai pasar mencapai Rp6,95 miliar.
Sementara sisanya, slot diisi oleh pemain-pemain yang berlaga di luar negeri. Contohnya seperti Nathan Tjoe A-On (Rp6,08 miliar), Marselino Ferdinan (Rp5,21 miliar) hingga Ivar Jenner (Rp5,21 miliar)
Beralih ke Korea Selatan U-23, pemain termahalnya adalah Jeong Sang-bin. Bomber asal klub Minnesota United itu punya nilai pasar mencapai Rp43,45 miliar.
Lihat Juga :