Jika Latih Milan, Rangnick Bakal Buang Zlatan Ibrahimovic
Kamis, 20 Agustus 2020 - 18:07 WIB
"Apa yang harus Anda tanyakan adalah mengapa Milan berpaling dari saya? Apa yang ingin mereka lakukan? Mungkin mereka mencari perubahan arah," kata Rangnick kepada La Gazzetta dello Sport, Kamis (20/8/2020). (Baca juga : Tak Cuma Jadi Pelatih AC Milan, Ralf Rangnick Juga Gusur Posisi Maldini )
"Bukan gaya saya untuk fokus pada pemain berusia 38 tahun. Bukan karena bakat, tetapi karena saya lebih suka menciptakan nilai dan mengembangkan bakat."
"Tidak masuk akal bagi saya gagasan untuk mengandalkan Ibrahimovic atau (bek) Simon Kjaer. Namun itu hanya cara saya melihat sesuatu, itu belum tentu benar atau salah. Ketika Ibra mengatakan dia tidak mengenal saya, dia tidak salah. Saya pun belum pernah bertemu dengannya."
Membalik kisah bagaimana sampai Rangnick masuk dalam bursa pelatih Milan. Ia menceritakan awalnya dihubungi pihak Milan pada Oktober. Saat itu tim terpaut tiga poin dari zona degradasi.
"Saya tidak pernah membicarakannya di depan umum. Saya ingin menjelaskan bahwa saya tidak pernah menandatangani kontrak atau memiliki klausul. Hingga tiga pekan lalu, saya terikat dengan Red Bull. Adapun Milan, mereka adalah tim terbaik. Akibat lockdown akibat virus corona mengubah semuanya," jelas Rangnick.
"Bukan gaya saya untuk fokus pada pemain berusia 38 tahun. Bukan karena bakat, tetapi karena saya lebih suka menciptakan nilai dan mengembangkan bakat."
"Tidak masuk akal bagi saya gagasan untuk mengandalkan Ibrahimovic atau (bek) Simon Kjaer. Namun itu hanya cara saya melihat sesuatu, itu belum tentu benar atau salah. Ketika Ibra mengatakan dia tidak mengenal saya, dia tidak salah. Saya pun belum pernah bertemu dengannya."
Membalik kisah bagaimana sampai Rangnick masuk dalam bursa pelatih Milan. Ia menceritakan awalnya dihubungi pihak Milan pada Oktober. Saat itu tim terpaut tiga poin dari zona degradasi.
"Saya tidak pernah membicarakannya di depan umum. Saya ingin menjelaskan bahwa saya tidak pernah menandatangani kontrak atau memiliki klausul. Hingga tiga pekan lalu, saya terikat dengan Red Bull. Adapun Milan, mereka adalah tim terbaik. Akibat lockdown akibat virus corona mengubah semuanya," jelas Rangnick.
Lihat Juga :